
"Suara apa itu?! " Eve
"Dan.. ledakan itu?! " Emelie
"Tu... tunggu? Ledakan itu berasal dari pondok kita! " Elilei
"Dua saudara itu berada di sana! " Emelie
"Cepat periksa! Ayo kita kembali! " Eve
"Oke! " Elilie
"Yah... Ayo! " Emelie
Merekapun bergegas untuk kembali menuju pondok untuk memeriksa apakah temannya baik baik saja atau tidak disana. Tetapi saat mereka sampai disana. Mereka banar benar terkejut saat melihat keadaan disana. Mereka melihat wujud asli dari dua saudara itu, mereka sedang melihat dua iblis sedang bertarung melawan seseorang dengan jubah.
"A... apakah iblis itu Thunder dan darkness? " Emelie dengan bingung bertanya pada dua sahabatnya
"Yah kau benar, itu Thunder dan Darkness! " Eve
"THUNDER APAKAH ITU KAU?!! THUNDER! ~" Emelie sambil menangis berusaha untuk memastikannya
"Memangnya siapa yang kau lihat selain kami disini! Tentu saja ini aku, BODOH! " Thunder menjawab sambil tersenyum
__ADS_1
"Te... ternyata kau sadar! " Emelie sambil mengusap pipinya
"Cepat kalian pergi dari sini! Cari tempat yang aman! " Thunder
"Ba... Baiklah" Elilie dengan gemetar
"Bisa kita teruskan? " Orang berjubah
"Mode Bertarung! MODE PERTAMA! PEDANG HALILINTAR! " Thunder
Tiba-tiba Muncul beberapa tulang dari punggung Thunder seperti kaki Laba-laba dan pedang hampir berbentuk seperti petir berada di tangannya
"Mode Bertarung! MODE PERTAMA! PEDANG KEKELAMAN! " Darkness
Hal yang sama terjadi pula pada Darkness. Dari punggungnya muncul beberapa tulang tangan yang diselimuti aura kegelapan begitu dua buah pedang yang berada di tangan Darkness
*sfx: hiyaa~~~
Pertarungan pun akhirnya terjadi. Tulang tulang yang ada di tubuh Thunder bergerak dengan cepat begitu pula tangannya Thunder yang benar benar cepat. Tubuh Thunder seperti petir yang bergerak. Tangan tangan yang diselimuti aura kegelapan yang ada di punggung Darkness pun tak kalah cepat.
Saat mereka berdua bertarung bersama, meskipun mereka baru berumur sembilan tahun, pertarungan itu seperti pertarungan seorang kesatria yang benar benar terlatih, mereka berdua seperti cahaya dan kegelapan yang menghancurkan segala yang ada di depan mereka.
"HALILINTAR PENGHANCUR!, KECEPATAN CAHAYA!, PEMBELAH BAYANGAN, HUJAN HALILINTAR! " Begitu banyak jurus yang dikeluarkan oleh Thunder
__ADS_1
"KEGELAPAN ABADI!, KEPUTUSAN ASAAN TANPA DASAR, NGARAY PENGHANCUR!, PERUSAK ALAM! " Begitu pula Darkness
Begitu besar kekuatan yang dikeluarkan oleh dua saudara itu Bahkan sampai seperti hujan deras, tetapi serangan mereka hanya membuat beberapa goresan pada orang berjubah itu.
"Hahaha~Kalian lumayan bisa membuatku terpojok seperti ini. Tapi kalian tidak akan pernah bisa membunuhku! hahahah~! PERISAI DEWA PEMBALIK!"Orang berjubah
" Heeee~Apa kau pikir kami melontarkan serangan secara acak haah~? "Thunder
" Apa? "Orang berjubah
" Tidak. Tentu saja tidak "Darkness sambil menyerang orang berjubah itu
" Apa yang akan kau lakukan? "Orang berjubah
" TARIAN EMPAT PEDANG CAHAYA! "Thunder dan Darkness
(tarian empat pedang cahaya: serangan beruntun tanpa henti dengan pola tertentu)
" Tunggu apa yang terjadi! Kenapa perisai ku hancur! "Orang berjubah
" TARIAN DUA NAGA SURGAWI! " Thunder dan Darkness
Perisai orang berjubah itu pun akhirnya hancur oleh jurus kombinasi dua saudara. Saat dua saudara sedang menari dengan pedang mereka. Kekuatan mereka tidak tertahan oleh orang berjubah itu. Akhirnya perisainya hancur berkeping-keping dan tanpa perisai, yang akan menerima serangan dua saudara adalah tubuh orang berjubah itu. Akhirnya tubuh orang berjubah itu pun terpotong potong.
__ADS_1
"Hehe~hancur! " Thunder
"Mereka berhasil, Thunder berhasil. Thunder menang! " Emelie