Dua Saudara Iblis

Dua Saudara Iblis
Perjalanan Thunder Yang Baru


__ADS_3

Penulis: Untuk beberapa chapter ke depan, hanya akan menceritakan tentang Thunder dulu.


Setelah 2 hari Thunder terbang di atas lautan tanpa istirahat. Tapi meskipun Thunder tidak makan dan tidur disepanjang perjalanan.Thunder tidak merasakan lapar,karena Thunder menggunakan energi sihir yang ada didalam tubuhnya.Thunder pun akhirnya sampai dipulau pertamanya. Thunder sampai di sebuah pulau yang ditutupi oleh salju dan es.


Karena energi Thunder habis. Dia tidak bisa menggunakan sihir untuk sementara waktu. Thunder akhirnya berjalan menyusuri pulau itu untuk mencari sebuah tempat untuk istirahat. Tapi, saat dia berada di tengah perjalanan...


"Tolong! Siapapun! Aku mohon bantu aku! "


Suara seorang perempuan meminta tolong. Thunder melihat sekeliling untuk mencari siapa yang meminta tolong. Suara itu kembali terdengar...


"Awas! Cepatlah lari! Kau bocah yang di sana! Cepatlah lari! Jika tidak kau akan terluka! "


Thunder pun melihat kearah suara itu datang. Dia melihat seseorang gadis seumurannya sedang dikejar oleh sekelompok Bandit yang terlihat marah.


Gadis itu semakin dekat.


"Cepatlah lari jika kau tidak ingin terbunuh disini! "


"Ahk! Gawat! Apalagi sekarang aku sedang tidak memiliki energi sihir yang cukup! "


Thunder langsung lari sesuai apa yang dikatakan oleh gadis tadi. Gadis tadi mulai mendekati Thunder.

__ADS_1


"Lihat! Bocah itu juga ikut lari! Sepertinya dia adalah rekan gadis itu, Bos! " Kata bandit itu


"Kalau begitu! Bunuh keduanya sekarang juga! Cepat! " Kata Bos dari bandit itu.


"Apa yang kau lakukan sialan?! Kenapa kau membawa lari rombongan bandit itu kepadaku! " Thunder


"Aku tidak bermaksud untuk membawamu juga brengsek! " Kata gadis itu


"Apa katamu!? Gadis sialan! Setelah ini berakhir kau harus membayarnya! Sial, kenapa di awal perjalananku aku harus menerima masalah dari orang lain! "


"Siapa juga yang ingin membawamu kedalam masalahku. Jika kau tidak ada di situ tadi, aku juga tidak akan menyeret mu, Bodoh! "


"Kita tidak bisa terus berlari seperti ini! Cepat lakukan sesuatu! Gadis Sialan! "


"Ah... Kau benar-benar membuatku dalam kesulitan! Sialan! "


Thunder berhenti berlari dan membalikan badannya.


"Hei! Apa yang akan kau lakukan? Apa kau ingin mati? "


"Setelah ini! Kau harus membayarnya! "

__ADS_1


"Hah? Apa maksudmu? "


Thunder menundukkan badannya dan menyentuh permukaan salju yang tebal itu.


"Dengar! Ini adalah energi sihir terakhir milikku! Mungkin ini akan memperlambat mereka! Disaat itu, lari lah sekuat tenaga! "


"Tunggu! Jika kau menggunakan sihirmu sampai habis. Kau akan terluka. Itu terlalu beresiko. Lebih baik kita lari saja! "


Thunder tidak menanggapi perkataan dari gadis itu. Sementara itu, para bandit yang tadi sedang mengejar semakin dekat dengan mereka.


"Lihat! Bocah tadi berhenti! Sepertinya dia sudah menyerah. "


"Cepat bunuh dia sekarang juga! Setelah dia terbunuh! Tangkap gadis itu! Dia juga akan kita bunuh! Hahahaha!!.. " Kata Bos itu


"Hei! Cepatlah! Jika serangan terakhirmu ini gagal! Nyawamu hanya akan menjadi sia-sia! " Kata gadis itu


Tapi Thunder tetap mengacuhkannya. Para Bandit itu sudah semakin dekat dengan Thunder. Tetapi disaat para bandit itu tinggal berjarak beberapa langkah lagi dari Thunder.


"Spider Webs! "


Sebuah cahaya merah dari bawah tanah tiba-tiba muncul. Cahaya itu berbentuk seperti jaring laba-laba. Cahaya itu melebar dari hadapan Thunder. Cahaya itu tepat dibawah kaki para Bandit itu.

__ADS_1


Kaboomm!!!.....


Area tanah yang masuk didalam garis cahaya itu meledak. Tepat dibawah kaki para bandit. Hingga para bandit terhempas kemana-mana. Serangan sihir Thunder berhasil melumpuhkan gerakan para bandit itu. Para bandit itu tidak sadarkan diri. Semuanya tergeletak di tanah dengan tubuh yang babak belur.


__ADS_2