
"Jadi kalian adalah cahaya dan kegelapan!? " Guru besar
"Ya.. kau benar!, dan diam sebentar disana ada beberapa tikus lagi yang datang ke sini~." Thunder
"Sisi gelap Thunder muncul lagi. " Eve
"Oouh ternyata kau menyadari kami. Hebat untuk seorang bocah. " Dengan nada sombong
"Beri tahu aku namamu aku tidak ingin memanggil kalian dengan sebutan orang berjubah lagi. " Darkness
"Baiklah.Namaku Tirant. Yang lainnya bebas kalian sebut apa saja. " Tirant
"Begitu.Tapi aku tidak perlu menyebutkan nama mereka. " Darkness dengan sebuah senyuman yang mengerikan
"Aku tidak terkejut. Aku sudah tahu ada keturunan satan disini. "Tirant
" Tunggu, Thunder menghilang!? "Elilie
" Thunder tidak menghilang tapi lihatlah orang orang yang disana. Mereka..?! "Guru besar
" Mati!? "Eve
Thunder tiba-tiba saja langusng membunuh orang orang yang dibawa Tirant dalam 1 gerakan
" Hey Thunder jangan bermain main sendiri. Ajak aku juga dong~." Darkness
"Pedang Halilintar! SABITAN HALILINTAR! " Thunder
"Mode bertarung! JIWA IBLIS! " Tirant
__ADS_1
Serangan Thunder terhenti secara tiba-tiba. Bahkan Thunder pun terdorong balik oleh angin yang ditimbulkan oleh iblis Tirant itu.
"Sudah ku duga dia bukanlah manusia. Tapi aku tidak menyangka bahwa dia adalah salah satu pasukan dari Azazel. " Guru besar
"Lagi lagi... Aku tidak didengarkan. KUHANCURKAN KAUU! BADAI TENGKORAK NETHER! " Darkness dengan marah karena ia tidak didengarkan oleh adiknya
Munculah sebuah badai besar yang dipenuhi suara jeritan iblis yang begitu menyakitkan.
"Kau pikir jurus seperti itu akan mempan terhadap ku hah! PERISAI MATA NETHER! " Iblis Tirant
Badai besar yang dikeluarkan oleh darkness tertahan oleh sebuah perisai besar.
Tiba tiba
"Tentu saja tidak.! " Darkness langsung muncul di depan Tirant
Dan mata kiri Darkness berubah dan terdapat seperti luka di mata kirinya Darkness.
Lalu saat Darkness berada tepat di depan mata Tirant. Muncul dipunggung Darkness tangan yang diselimuti oleh aura hitam
"Tangan Dewa nether. " Darkness berbisik pada telinga Tirant
Tirant pun langsung di cengkram oleh tangan itu. Tangan itu seperti sedang menggerogoti tubuh Tirant. Tirant pun menghilang tersedot oleh tangan itu.
"Kenapa kau mengincar buruanku hah!? " Thunder berkata dengan marah
"Kenapa kau juga menghabiskan bawahan si iblis kaleng tadi hah.? " Darkness dengan sama marahnya
"Sudah hentikan Thunder! " Emelie sambil meleraikan mereka berdua
__ADS_1
"Yah hentikan yang paling penting, Kalian berdua ikut aku keruangan ku! " Guru besar
"Baiklah guru" Dua saudara
Merekapun lalu mengikuti Guru besar ke ruangannya.
"Kau lihat mereka benar-benar hebat. Bisa mengalahkan para penjahat dengan cepat. " Eve
Diruangan Guru besar
"Kalian.Apa Benar kalian keturunan dari Satan si raja iblis itu!? "Guru besar
" Jangan sebut nama itu atau kubunuh kau! "Thunder sambil menodongkan tulang runcing nya kedepan wajah guru besar
" Tenang Thunder. Ya... Memangnya kenapa!? "Darkness
" Tenang saja. Aku tidak akan memberitahukan pada siapa pun bahwa kalian anak dari raja iblis. Kalau begitu apa Kalian mau menjadi muridku.? "Guru besar
" Hah..? Apa!? "Thunder dengan bingung
" Kenapa kami harus menjadi murid yang di latih oleh dirimu secara pribadi!? "Darkness
" Aku tadi melihat kalian benar benar ingin menghancurkan para iblis didunia ini. Apalagi setelah aku menyebutkan nama si Raja iblis tadi, Thunder benar benar marah. Aku yakin kalian dapat mengubah dunia ini. Jadilah muridku. Aku akan memberi tahu jurus jurus Cahaya dan kegelapan. "Guru besar
" Sepertinya dia serius. Siapa dia sebenarnya? "Darkness bergumam dalam hati.
" Kami akan mendiskusikan nya. "Darkness
" Hey Thunder apakah kau ingin jadi muridnya. Sepertinya dia benar benar serius!? "Darkness berbisik
__ADS_1
" Yah.. Ayo! "Thunder
" Baiklah kami akan menjadi murid khusus anda! Mohon kerja samanya Guru besar! "Dua Saudara