Dua Saudara Iblis

Dua Saudara Iblis
Dunia yang Dikenal Oleh Darkness


__ADS_3

"Lucifer! " Ucap Thunder yang masih frustasi


"Apa? " Tanya Lucifer sambil membersihkan alat-alat yang dia gunakan untuk memeriksa keadaan teman-teman Thunder.


"Kenapa kau tidak membunuh kami? Seharusnya kau sudah tahukan, tujuan awal kami! " Tanya Thunder


"Mudah, itu karena aku belum diberi perintah oleh Tuan Satan. Tuan Satan juga pasti sudah tahu akan membosankan jika melawan kalian yang sekarang. Kalian bahkan tidak akan mampu mengalahkan satu Iblis pun dengan kalian yang sekarang! " Jawab Lucifer sambil keluar ruangan itu.


Thunder tidak menyangkal perkataan Lucifer. Thunder hanya menggerakkan giginya menahan kemarahan dan kekesalan karena semua yang dikatakan oleh Lucifer adalah sebuah Fakta.


"Darkness! " Ucap Thunder


"Ya? Ada apa? " Tanya Darkness


"Kenapa kau tinggal disini? Bukankah Lucifer itu adalah tangan kanan dari musuh terbesar kita? " Tanya Thunder dengan kesal.


"Entahlah, tapi Lucifer itu bagiku adalah Iblis yang baik. Kau tahu, Lucifer itu belum pernah terlihat marah dari awal aku ada disini sampai sekarang. Seperti dia sedang menyembunyikan sesuatu. Tapi aku tidak tahu apa sesuatu itu. Dia seperti terbelenggu oleh sesuatu! " Ucap Darkness


Thunder tidak mengatakan atau menanyakan apapun lagi. Thunder berdiri dan pergi keluar.


"Kau ingin pergi kemana? " Tanya Darkness.


"Mencari udara segar! " Jawab Thunder. Thunder terlihat sangat kesal.


"Lebih baik aku keliling dulu kota ini! " Ucap Thunder dalam hati.


Setelah Thunder berjalan cukup jauh dari rumah Lucifer, dia pun bertemu dengan Iblis perempuan yang cantik. Sepertinya Iblis itu mengira Thunder adalah Darkness. Iblis itu menyapa Thunder, dan dia juga terlihat akrab dengan Darkness.


"Oh, halo Darkness? Kau ingin pergi kemana? " Tanya Iblis perempuan itu.


"Hah? " Thunder dengan wajah yang sangat kesal dan marah.


Iblis perempuan itu terlihat ketakutan dengan tatapan Thunder tadi. Thunder tidak balik menyapanya, Thunder hanya terus berjalan.


"Ada apa dengan Darkness itu? Sepertinya dia sedang kesal. " Gumam Gadis perempuan itu mencemaskan Thunder yang dianggapnya Darkness.


Lalu, tidak lama setelah itu, Thunder kembali ada yang menyapanya. Dan iblis itu masih iblis perempuan. Tapi rambutnya pirang dengan satu tanduk ditengah dahinya. Wajahnya juga tidak kalah cantik meskipun dadanya rata.


"Selamat siang Darkness! Kau mau kemana? " Ucap Gadis itu. Gadis itu terlihat sangat ceria.


Tapi Thunder hanya menatapnya dengan tatapan yang seram dan mengabaikannya. Gadis itu langsung terlihat frustasi setelah Thunder abaikan.


"Sepertinya Darkness terkenal di kota ini! " Ucap Thunder didalam hati.

__ADS_1


Thunder pun terus berjalan hingga akhirnya dia sampai di sebuah padang rumput yang sangat luas dan indah.


"Sepertinya wilayah ini cukup untuk melampiaskan segala amarahku! " Ucap Thunder.


Lalu Thunder melihat sebuah batu yang lumayan besar. Thunder pun menghampiri batu besar itu.


Wush! Energi sihir keluar dari tubuh Thunder dengan deras.


Setelah Thunder berada didepan batu besar itu, Thunder menarik kaki kanannya kebelakang.


"Haa! " Teriak Thunder


Bom!. Thunder menendang batu besar itu dengan energi sihir yang sangat besar dan kuat. Energi sihir itupun meledak hingga merambat ke depan batu besar itu. Batu besar itu hancur berkeping-keping.


"Hah! " Thunder menghela nafas.


"Sekarang sudah lega! Waktunya pulang! " Ucap Thunder dengan wajah yang sumringah.


Karena energi yang sangat besar dari Thunder, wilayah padang rumput yang ada di arah serangan Thunder tadi seluruhnya menghilang. Bahkan ada lubang yang besar di sana.


Ditengah jalan pulang, di kota.


"Yo Darkness! Bagaimana kalau kita kembali bertarung! Kali ini kau akan benar-benar menyesalinya! " Ucap seorang pria besar menantang Thunder yang dikiranya Darkness.


Thunder pun kembali berjalan.


"Sudah kubilang bertarung lah denganku brengsek! " Teriak pria itu sambil menahan Thunder.


Bom! Tubuh pria besar itu langsung meledak hingga membuatnya tidak sadarkan diri.


"Sudah kubilang jangan menggangguku kan! Sialan! " Ucap Thunder sambil kembali berjalan.


Orang-orang yang melihat itu pun terlihat saling membisikkan sesuatu.


Bom! Pria itu langsung ada dibelakang Thunder dan langsung menendang punggung Thunder hingga terpental. Tubuh Thunder menabrak satu rumah hingga rumah itu hancur.


"Sialan! " Ucap Thunder sambil bangkit dari puing-puing rumah yang tidak sengaja dia hancurkan.


"Apa itu tadi Darkness! Apa itu jurus barumu? " Tanya Pria itu sambil menyeka darah yang keluar dari mulutnya.


Di rumah Lucifer.


"Sepertinya aku akan pergi mencari Thunder. Aku takut dia tersesat! " Ucap Darkness kepada Lucifer sambil keluar.

__ADS_1


Di tengah jalan tidak jauh dari tempat Lucifer. Darkness bertemu dengan iblis perempuan yang tadi menyapa Thunder.


"Eh! Darkness, maafkan aku soal tadi! Aku tidak tahu bahwa kau sedang marah! " Ucap gadis itu meminta maaf pada Darkness.


"Eh? Apa maksudmu? " Tanya Darkness memastikan apa yang sebenarnya terjadi.


Tapi gadis itu tidak menjawabnya dan malah langsung lari meninggalkan Darkness.


Disaat Darkness ingin kembali berjalan untuk mencari Thunder. Dia bertemu dengan gadis pirang yang tadi juga menyapa Thunder.


"Maafkan aku Darkness, maaf jika aku hanya selalu mengganggumu! " Gadis iblis pirang itu juga langsung meminta maaf kepada Darkness tanpa memberitahukan alasan apapun kepadanya dan langsung lari meninggalkannya begitu saja.


"De-dejavu! " Ucap Darkness dengan pikiran yang penuh dengan kebingungan.


"Ini pasti ulah Thunder, mereka tidak bisa membedakan aku dan Thunder! Aduh, lebih baik aku segera menemukannya. " Ucap Darkness.


Darkness pun bergegas pergi ke kota untuk mencari Thunder.


Setelah beberapa lama Darkness keliling kota mencari Thunder, akhirnya Darkness pun menemukannya ditengah keributan yang sedang terjadi.


"Apa yang dia lakukan? Kenapa dia malah bertarung dengan Rocky! " Darkness bertanya kepada dirinya sendiri.


"Bagaimana? Apa kau sudah mengakui kekalahan! " Tanya Thunder.


"Brengsek! " Ucap Rocky yang sedang terkapar di tanah.


"Sialan! Sejak kapan dia mengubah gaya bertarungnya? Padahal aku sudah menyiapkan serangan khusus untuk gaya bertarung yang dulu! " Ucap Rocky didalam hatinya.


Thunder pun kembali berjalan untuk pulang.


Tapi langkahnya terhenti karena tanah yang dipijak nya langsung naik keatas.


"Kau ternyata cukup keras kepala. " Ucap Thunder dengan marah.


"Baiklah, sekalian saja aku mencoba beberapa jurus baruku! " Ucap Thunder.


Thunder pun melompat ke udara.


"Aliran langit!.. "


"Jurus apa yang ingin dia gunakan itu? " Langkah Darkness terhenti karena dia penasaran jurus apa yang akan digunakan oleh adiknya itu.


"Jurus kedua! Udara Musibah! " Thunder terlihat beberapa kali menendang kan kakinya di atas udara.

__ADS_1


Buk! Buk! Buk! Rocky yang sedang terkapar di tanah tiba-tiba saja seperti ada yang menyerang dadanya beberapa kali. Tanah pun hancur karena serangan itu. Lalu Rocky langsung batuk dan muntah darah sesudah terkena serangan Thunder tadi.


__ADS_2