Dua Saudara Iblis

Dua Saudara Iblis
Keseruan Bersama


__ADS_3

"Hah?!.... Siapa kau ini!? " Teriak teman-teman Thunder yang terkejut setelah Darkness masuk.


"Wah! Reaksi yang tidak aku sangka, Thunder kau juga belum menceritakannya kepada teman-temanmu kan? " Tanya Liana masuk menghampiri Thunder.


"Sudah, lebih baik lepaskan aku dulu dari sihir Lucifer ini! " Ucap Thunder


"Baiklah, baiklah! " Ucap Darkness.


"Lepaskan! " Ucap Darkness.


Tapi tidak ada yang terjadi.


"Kenapa ini? Kenapa aku masih tertekan sihir ini? " Tanya Thunder kebingungan.


"Yah, Lucifer memiliki wibawa yang lebih tinggi daripada diriku. Jadi percuma saja, aku tidak akan bisa melepaskan mu. Menyerah saja! " Ucap Darkness sambil duduk di ranjang Izy.


"Hah! Mana mungkin begitu! Cepat! Suruh Lucifer kemari! Aku tidak ingin seperti ini selamanya! " Teriak Thunder marah.


"Tunggu Thunder! Lebih baik kau jelaskan ini dulu! Kenapa kau ada dua? " Tanya Izy sambil menatap Darkness.


"Ah Sialan! Sebenarnya aku tidak ada dua! Dia adalah kakak kembar ku! Darkness Storm! " Jawab Thunder.


"Eh! Kakakmu? Aku tidak tahu bahwa kau memiliki saudara kembar! " Ucap Alex.


"Yah, bahkan kalian benar-benar mirip, aku bahkan tidak bisa membedakan salah satu dari kalian! " Ucap Syela.


Vina hanya mengangguk menandakan bahwa dia juga beranggapan sama dengan temannya yang lain.


"Benarkan! Kami ini memang mirip! " Ucap Darkness sambil menepuk-nepuk kepala Thunder.


"Apa yang kau lakukan? " Tanya Thunder kesal.


"Nama dia juga aneh! " Ucap Izy dan Alex didalam hatinya.


"Jadi, teruskan penjelasan mu, Thunder! " Ucap Izy.


"Ya, baiklah! Kami berdua adalah anak dari Satan. " Ucap Thunder.


"Sihir perkataan adalah sihir yang mewujudkan semua perkataan kita, setidaknya itulah yang aku tahu. Sisanya, Darkness jelaskan! " Ucap Thunder.


"Kenapa kau malah memerintahkan ku? " Tanya Darkness kesal.


"Aku tidak terlalu mengerti dengan definisi dari sihir perkataan itu! Dan juga, bukankah kau bisa menggunakannya? Jadi sudah pasti kau tahu tentang detail detailnya kan! Jadi cepatlah jelaskan pada mereka! " Jawab Thunder.


"Hah! ~ " Darkness menghela napas.

__ADS_1


"Sepertinya dia benar-benar tidak ingin menjelaskannya kepada kami. Apa dia membenci kami atau apa? " Ucap Alex didalam hatinya merasa sedikit tidak nyaman dengan perilaku Darkness.


"Tadi Thunder sudah jelaskan arti dari sihir perkataan itu. Sebenarnya sihir perkataan akan lebih berguna jika penggunanya memiliki wibawa yang sangat tinggi. Jika pengguna sihir perkataan itu adalah seorang gelandangan. Dia hanya akan bisa menggunakan sihir itu terhadap anak-anak dibawah 5 tahun saja.


Tapi, jika penggunanya seorang pemimpin dari suatu negri, atau organisasi. Sihir perkataan akan lebih berguna. Karena batas penggunaan sihir perkataan tergantung dari wibawa kita.


Tapi, sihir ini tetap memiliki batas, yaitu sihir ini tidak mampu menyuruh orang untuk bunuh diri. Bahkan sihir ini tidak bisa membuat korbannya untuk melukai dirinya sendiri.


Sihir ini adalah sihir khusus untuk para Iblis, jika ini digunakan oleh manusia atau ras lain. Manusia tersebut akan mati karena termakan oleh api hitam dari Nether. " Darkness menjelaskan.


"Oh, begitu ya. Karena kau adalah keturunan dari Satan, kau tetap aman meskipun kau mempelajari sihir dari Iblis, begitu kan?! " Ucap Izy.


"Yah, kurang lebih seperti itu! " Ucap Darkness.


"Berarti, Thunder! Kau juga bisa menggunakannya kan? Apa kau akan mempelajarinya, tidak kau malah harus mempelajarinya! Jika kau bisa menggunakan sihir Perkataan! Maka perjalanan kita akan lebih aman! " Ucap Alex.


"Oh begitu! Cara itu boleh juga! " Ucap Vina setuju dengan Alex.


"Tidak, aku tidak akan mempelajarinya. Aku tidak tertarik dengan sihir itu! " Ucap Thunder.


"Eh, kenapa? Padahal dengan ini, kita akan sedikit lebih aman! " Ucap Alex.


"Tenang saja, karena kita akan bersama Darkness, kita tidak perlu seseorang dengan tipe sihir yang sama. Benar kan, Darkness! " Ucap Thunder.


"Eh, bukannya kita akan bersama 10 tahun lagi? " Tanya Darkness memastikan.


"Oh! Yah, aku akan ikut dalam perjalanan kalian! " Ucap Darkness.


"Wah! Hebat, apa kau juga sama seperti Thunder? " Tanya Alex.


"Tidak, untuk sekarang mungkin aku sedikit lebih kuat daripada Thunder! " Jawab Darkness.


"Waha! Hebat! " Ucap Alex dan Syela terkesan.


Sementara itu Liana terus melangkah mundur karena merasa terasingkan.


"Hei! Kau mau kemana! Tentu saja kau juga harus ikut Liana! Karena kita sekarang sudah berteman! " Ucap Thunder.


"Eh? A-apa aku boleh ikut? " Tanya Liana.


"Eh! Apa yang kau katakan, tentu saja aku akan membawa dirimu, dan juga Via tentunya! " Ucap Darkness sambil tersenyum.


"Perasaan apa ini? Kesepian? Iri? Senang? Bahagia? Semuanya tercampur aduk. Aku malah menjadi bingung. Kadang aku merasa seperti sedang dibodohi. Tapi, selalu juga muncul rasa bahagia. Apa ini? " Liana bertanya-tanya didalam hatinya sambil menatap Thunder.


"Kenapa kau melihatku terus, lebih baik kau cepat segera merapat kemari dan perkenalkan dirimu! " Ucap Thunder.

__ADS_1


Disaat Thunder berkata seperti itu. Semua perasaan yang ada didalam hatinya langsung hancur, dan tersisa satu perasaan baru. Liana tiba-tiba saja langsung tersipu malu. Izy, dan Syela langsung menyadari hal itu.


"A-apa yang kau katakan! Tentu akan memperkenalkan diriku tanpa kau suruh, bodoh! " Ucap Liana dengan pipi yang merah.


"Eh, padahal tidak perlu ditambah kata bodoh juga! " Ucap Thunder.


Liana pun menghampiri mereka, dan mulai berbincang-bincang dengan mereka semua. Mereka tertawa, saling bercanda satu sama lain.


...----------------...


...Sore pun tiba. ...


"Hah! ~ " Thunder menghela napas.


"Ternyata sudah sore saja! " Ucap Thunder.


"Yah, kita terlalu asik ngobrol sampai lupa waktu. Haha! " Ucap Darkness.


"Kalau begitu, aku pulang dulu! Sampai jumpa esok! " Ucap Liana sambil keluar dari ruangan itu.


"Karena sudah sore, aku akan pergi mengantarkan Liana. " Ucap Darkness sambil mengikuti Liana.


"Yah! Sampai jumpa esok hari! " Ucap teman-teman Thunder sambil melambaikan tangan mereka.


"Haha! Aku pikir Darkness akan mengerikan seperti dirimu Thunder! " Ucap Alex.


"Siapa yang kau bilang mengerikan Brengsek! " Ucap Thunder merah.


"Syela! Kau menyadari itu? " Tanya Izy.


"Yah! Sepertinya kita akan mendapatkan sahabat sekaligus rival yang baru! " Ucap Syeka dengan mata yang membara.


"Yah kau benar! " Ucap Izy.


Mereka berdua pun saling tos.


"Apa yang kalian berdua bicarakan? " Tanya Thunder.


"Tidak ada apa-apa! " Ucap Izy dan Syela.


"Oh ya, Alex! Kenapa kau sebegitu takutanya terhadap Lucifer tadi! Padahal dia itu sangat baik loh, jika sedang tidak ada misi. Bahkan kemarin dia menyembuhkan seekor kucing hitam yang sudah hampir sekarat! " Ucap Thunder.


"Eh, benarkah! " Tanya semua orang ragu dengan apa yang dikatakan Thunder.


"Ya, kucingnya bahkan sekarang dia pelihara! " Ucap Thunder.

__ADS_1


"Eh!. Lucifer benar-benar berbeda dengan yang ada didalam cerita yang pernah aku dengar! " Ucap Alex.


__ADS_2