
Akhirnya kedua saudara pun menjadi murid yang diurus oleh guru besar secara khusus. Akhirnya kedua saudara pun kembali ke pondok mereka.
"Hey.. Thunder, apa yang kalian bicarakan dengan Guru besar? " Emelie
"Hah~rupanya kau ingin tahu yah. Kasih tahu gak yah~hehe..!? " Thunder mempermainkan Emelie
"Oy Bodoh!! Aku benar benar ingin tahu! cepat beritahu aku! " Emelie marah
"Mmhb... Hahahaha! " Semuanya tertawa
Mereka pun pergi ke pondok mereka untuk beristirahat.
"Hey Emelie. Kau menyukai Thunder yah.!? " Eve
"Apa.. Ti...tidak." Emelie dengan muka memerah
"Haha... Wajahmu memerah. Kau memang menyukainya. " Eve
"DIAM BODOH! " Emelie langsung tidur karena malu
"Eeeh dia marah. " Eve
"Berhentilah menggoda Emelie. Lebih baik kita cepat tidur! "Elilie
" Baiklah Elie. "Eve
Akhirnya semua orang tidur
Keesokan harinya
" Ayo bangun semua! " Emelie
"Hah sudah pagi rupanya! " Eve
"Eh.. Dimana dua saudara?! " Emelie
__ADS_1
"Entah." Eve
"Baiklah sekarang kita akan pergi ke hutan kabut. Disana ada banyak hewan jiwa yang lemah. Jika kalian berhasil membunuh salah satu dari mereka maka akan muncul jiwa roh mereka. " Guru besar
"Lalu setelah itu? Kami harus melakukan apa?" Thunder
"Menyerapnya.! " Guru besar
"Baiklah ayo kita berangkat.! " Guru besar
Mereka pun berangkat menuju hutan kabut
Singkat Cerita akhirnya mereka sampai
"Jadi ini hutan kabut. " Darkness terpesona
"Baiklah ayo kita cari hewan dengan kekuatan yang cocok untuk kalian! " Guru besar
Mereka pun memasuki hutan tersebut
*sfx: Grrrr
"Mode bertarung! " Dua saudara
Tiba-tiba monster serigala muncul
"Itu Adalah serigala Badai petir. Itu cocok untukmu Thunder. Bunuh dia! " Guru besar
"Eeh~untukku yah. " Thunder bersemangat
"KECEPATAN CAHAYA! PEDANG PEMBELAH LANGIT! " Thunder
Tiba-tiba Thunder langsung berada di belakang monster itu. Juga serigala itu langsung terpenggal secara tiba-tiba.
"Eeh~hanya satu gerakan. " Thunder
__ADS_1
Langsung muncul roh dari monster serigala tadi.
"Seraplah! " Guru besar
"Baiklah! " Thunder langsung menyerap Jiwa roh Monster tadi
"Akhirnya Thunder masuk dalam proses penyerapan. Hey Darkness apa kau tidak merasakan hawa yang aneh disini!? " Guru besar
"Yah.. Aku merasakan hawa racun yang begitu mematikan dan juga nafsu akan darah yang besar. " Darkness
"Apa kau tadi tidak menyadari sesuatu. Biasanya Monster Serigala badai petir selalu berkelompok. Sepertinya dia terluka dan dikejar kejar sesuatu yang lebih berbahaya. " Guru besar
"Jadi itu yang mengganjal perasaan ku tadi?! " Darkness
Tiba-tiba
"AWAS DARKNESS! " Guru besar
"Hah?... TELEPORTASI! " Darkness
Tiba-tiba gumpalan hitam hampir mengenai seluruh tubuh Darkness. Dan gumpalan hitam itu adalah Racun.
"Racun ini! Ular Hitam Nether! " Guru besar terkejut
"Giliranku! " Darkness dengan semangat
"Jangan gegabah! Jika kau terkena racunnya kau akan langsung mati!" Guru besar
"Tidak akan! Hey Ular bodoh tampakan dirimu! " Darkness
Tiba-tiba ular besar muncul dan menerkam Darkness.
"Tidak kena bodoh! SERANGAN TELEPORTASI! " Darkness
Sama dengan Thunder. Darkness langsung menghabisi Ular itu dengan mudahnya.
__ADS_1
"A.. Apa!? Mereka berdua menghabisi hewan berusia lebih dari 150 tahun dengan satu gerakan. Mereka monster. Jika mereka berada dibawah kepemimpinan Azazel atau Satan. Pasti dunia ini akan dengan mudah dikuasai mereka. Pada usia 9 tahun mampu menyerap Jiwa roh berusia 150 tahun. Ini adalah keberhasilan bagi umat manusia! " Guru besar bergumam.
Akhirnya dua saudara pun selesai menyerap jiwa roh mereka. Mereka pun berada di peringkat ke 14. Merekapun akhirnya pulang.