Dua Saudara Iblis

Dua Saudara Iblis
Janji dari anak-anak


__ADS_3

"Yah... aku sudah tahu dan mengerti. " Thunder


"Dan kami akan berjanji! " Darkness


"Kami akan menghancurkan dirimu! Raja Iblis Satan! Dan kami akan menghancurkan kerajaan milik mu! "


Mereka berdua pun mengucapkan janji pada Ayah mereka.


Lalu, beberapa bulan setelah sebuah kejadian yang benar benar mengejutkan. Di Akademi Teratai Putih.


"Hei Thunder apa kalian akan benar-benar pergi? " Emelie


"Yah... Kami akan pergi. Kami akan berlatih. Tapi dengan jalan masing-masing. Aku dan Darkness akhirnya akan berpisah. "


Emelie tidak mengeluarkan kata kata lagi. Keadaan pun menjadi hening. Suara angin yang berhembus secara perlahan terdengar. Saat itu Thunder sudah tau apa yang terjadi. Emelie langsung memeluk Thunder dengan sangat Erat. Suara tangisan terdengar dari belakang tubuhnya. Waktu pun berlalu. Dan keesokan harinya.


Sebelum matahari terbit.


"Thunder, Darkness, apa sudah tidak ada barang yang tertinggal? " Guru besar


"Tidak! " Mereka menjawab


"Hey apa kalian tidak ingin berpisah dengan mereka? " Guru besar


"Tidak, kami sudah melakukannya kemarin. Tidak perlu melakukannya lagi. Itu merepotkan. " Thunder sambil menggaruk rambutnya.

__ADS_1


Thunder dan Darkness pun berdiri. Mereka lalu berpamitan pada Guru besar. Guru besar pun memeluk mereka. Guru besar pun menangis.


"Hey! Guru kenapa kau malah menangis. Kau itu Giru besar yang terkenal akan kedisiplinan dan ketegasan nya dalam mengajar loh! Jika ada orang yang melihatmu menangis karena muridnya akan pergi. Kehormatanmu akan hilang! " Thunder


"Ya! Thunder benar. Dan ini membuatku sesak. " Darkness


"Kalian ini! Kalian benar-benar dingin. " Guru besar


Guru besar pun melepaskan pelukkan nya. Dan Thunder dan Darkness pun pergi meninggalkan Akademi. Merekapun pergi memulai perjalanannya yang baru.


Merekapun sampai di ujung pulau.


"Thunder! Kau akan pergi ke arah mana? "


"Aku akan pergi ke arah kanan! Kau ke kiri! "


"Lalu, untuk apa tadi kau bertanya padaku? "


"Baiklah, kita tentukan dengan suit! Yang menang akan pergi ke kanan! "


" Setuju! "


Merekapun melakukan suit di sana! Dan yang menang adalah Darkness.


"Hahaha! Aku menang, kalau begitu aku akan pergi. "

__ADS_1


"Darkness ingat! Kita akan bertemu sepuluh tahun dari sekarang! Dan selama kita tidak bertemu. Kita akan terus berlatih hingga menjadi mahkluk terkuat di dunia ini. Dan setelah kita menjadi mahkluk terkuat. Kita akan pergi untuk menepati janji kita! Yaitu, menghancurkan kerajaan milik Satan. Sekaligus kita akan membunuh Azazel. "


"Yah... Aku berjanji. Setelah 10 tahun menjalankan latihan. Kita akan kembali bertemu dirumah kita! "


"Kalau begitu! Kita pergi! "


Thunder pun menggunakan sihir cahaya miliknya, dan langsung melesat pergi ke arah kanan.


"Woy! Kamprett, aku yang seharusnya pergi kesana! "


Darkness pun menggunakan sihir kegelapan nya dan pergi ke arah kanan dengan raut wajah agak kecewa!


Matahari pun mulai terlihat. Di Akademi Teratai Putih. Di pagi hari.


"Emelie! Emelie! Cepat bangun! Mereka berdua sudah tidak ada! Cepatlah bangun! "


Elie berusaha membangunkan Emelie


Emelie pun terbangun dan bertanya pada Elilie.


"Thunder dan Darkness! Mereka sudah pergi! " Elilie menjelaskan situasinya


Wajah Emelie langsung memucat. Emelie langsung lari dari tempat tidurnya dia berlari ke beberapa tempat yang sering didatangi oleh Thunder. Tapi dia tidak menemukan siapapun di sana. Emelie langsung pergi ke tempat Guru besar. Disaat dia membuka pintu ruangan Guru besar. Dia melihat Guru besar sedang menangis.


Guru besar memberitahukan semuanya tentang apa yang terjadi pada Thunder dan Darkness. Emelie pun menggunakan sihirnya dan membuat sayap api dari sihirnya. Diapun pergi ke ujung pulau. Tapi dia sudah terlambat. Dengan air mata di wajahnya. Dia pun berteriak.

__ADS_1


"Thunder! Aku akan menunggumu! Meskipun kau pergi selama berabad-abad pun aku pasti akan menunggumu. Dirumahmu. Aku akan merawat rumahmu. Setelah kau kembali. Aku akan mengalahkanmu dan menjadikanmu sebagai suamiku! Aku berjanji! "


Air mata dari Emelie pun bercucuran. Elie dan Elite yang baru datang. Langsung menemani Emelie.


__ADS_2