F4 : Love Proposal

F4 : Love Proposal
BAB 46 : F4 dan kerandomannya


__ADS_3

"Hah bisa-bisanya Felix masih santai aja." ucap Fardan.


"Hidup itu harus di bawa santai, kalau terlalu serius ntar cepat tua!" ucap Felix.


"Hahaha makanya Dan, jangan serius amat. Kalau Fayyana lu seriusin mah gak apa." ucap Frizy.


"Hahaha, lu nasihatin gua? Lu gak ada cermin di rumah? Hazel emang lu seriusin?" tanya Fardan.


Jleb! Frizy langsung terdiam. Ia memang ada niat untuk serius dengan Hazel, hanya orang tuanya saja yang tidak ada respons atau cuek.


"Au ah." kesal Frizy.


"Samlekom!" teriak seseorang datang.


"Victor Witton!" kesal Fardan.


"Beban lu datang tuh Dan." ucap Fito lalu tertawa. Fardan memegang kepalanya lalu menggeleng.


"Kapan pulang?" tanya Fardan.


"Tadi, kan lu mau nikah bang. Sebagai adik yang baik, gua harus pulang. Sekalian ngecek calon jodoh." jawab Victor.


"Emang calon jodoh lu siapa?" tanya Felix.


"Adik lu yang tercantik dong bang. Masa gak peka." jawab Victor. Sontak satu ruangan tertawa dengan jawaban Victor.


"Kenapa?" tanya Victor polos.


"Nice Try banget lu hahaha, walaupun adik gua belum berpawang, gua gak bakalan kasih ke lu juga Victor!" jawab Felix.


"Jahat banget lu bang. Udah gua di tolak masuk F4, lagian nama gua sama sama F kok depannya." ucap Victor.


"Nama lu depannya V, Victor Bukan F." jawab Felix.


"Kakak!" panggil Vara lari dan memeluk Felix.

__ADS_1


"Dasar bocil, gak pernah dewasa. Udah nikah, masih aja jadi bocil. Kasian Dino tuh bukan ngurus istri malah ngurus bocil." ucap Felix mengejek adiknya.


"Kakak!" kesal Vara.


"Eh ada kak Victor." ucap Vara saat menoleh.


"Halo calon jodoh." sapa Victor.


"Calon jodoh? Oh jadi jodoh orang jadi jodoh kamu?" tanya Dino baru saja datang.


"Uh seru nih." ucap Frizy.


"Hah? Maksudnya?" tanya Victor.


"Gak liat tuh cincin di jari manisnya dan jari manis saya? Artinya dia punya saya bukan punya kamu." ucap Aldino.


"Bang! Kok lu gak bilang Vara udah nikah?" tanya Victor seperti ingin menangis.


"Lebay lu!" kesal Fardan. Jika adiknya sudah pulang, siap-siap Fardan menanggung pusing seharian penuh dengan sifat tengil adiknya ini. Ia sudah senang menjadi anak tunggal selama ini, eh Victor pulang.


"Permisi, maaf ganggu." ucap Qila datang bersama Ervan dan Arsen.


"Alhamdulillah, bener kata orang. Mati satu tumbuh seribu. Jodoh baru gua udah datang bang, cakep lagi." ucap Victor melihat ke arah Qila.


"Heh! Istri gua lu godain juga?!" kesal Felix.


"Eh iya bang? Mumpung lu lagi di rumah sakit gua tungguin deh, mana tau dia jadi janda muda." ucap Victor.


"Victor Axsel Witton!" kesal Felix.


"Eh, lu mau sama bang Felix? Dia gak peka, terus isi otaknya kerja, dia serem kalau marah, anaknya mood an parah. Tahan lu?" tanya Victor.


"Lebih baik sama gua, ganteng, rajin menabung, crazy rich, tinggi." ucap Victor.


"Se kaya-kayanya kamu, masih kaya kak Felix. Seganteng-gantengnya dan setinggi-tingginya kamu masih tinggi dan ganteng kak Felix. Kak Felix itu orangnya baik, dia memang agak cuek dan gak terlalu menunjukkan perasaan dia tapi dia tulus kok." jawab Qila.

__ADS_1


"Nah bini gua tuh!" bangga Felix. "Sini La," panggil Felix. Qila pun berjalan mendekati Felix.


"Bang!" sedih Victor.


"Paansih gak jelas lu." kesal Fardan.


"Lu emang gak pernah sayang ama gua yak?" tanya Victor.


"Astaga, bukan gitu. Lu sadar gak sih lu itu ngeselin? Semua diembat." kesal Fardan.


"Hehe, ga apa masih ada adiknya bang Frizy yang cakep." ucap Victor.


"Heh! Gua diem loh dari tadi. Adik mau lu embat juga!" kesal Frizy.


"Boleh lah abang ipar." ucap Victor.


"Aish, dah lah. Ribet mulu masalah jodoh. Gua yang belum dapat jodoh diem aja tuh. Lu masih muda udah mikirin jodoh." kesal Arsen.


"Ya kan abang tuh dokter militer, mau ngajuin pernikahan ribet." ucap Victor.


"Mulut lu bisa diam bentar gak sih? Tadi kita sepi, senyap, aman, tentram. Setelah datang lu, buyar semua." ucap Fito.


"Ye." jawab Victor.


"Oke, F4. Kenapa kita gak di kasih tau kalau Felix udah nikah?" tanya Arsen.


"Hah? Kak Felix udah nikah? Kapan kak? Kok aku gak di kasih tau? Mana orang yang kakak nikahin? Aku liat sini." ucap Vara.


"Diem dulu Vara, kita dengerin dulu penjelasan Felix." ucap Arsen.


"Panjang sih kalau di jelasin. Gua jelasin setelah pulang dari rumah sakit deh." ucap Felix.


"Hah, lu baru keluar dari kediaman Altezza 3 bulan. Tapi udah dapat aja istri. Perasaan kemarin baru bilang sama gua, 'Van gua gak mau percaya cinta lagi, percaya cinta itu sakit'. Heleh banyak bacot lu Felix." kesal Ervan.


"Nyenyenyenye." balas Felix kesal.

__ADS_1


•••Bersambung...


__ADS_2