
AHMAD FAZHA TANZALA HASAN SALAM
remaja alim tampan. murit pindahan dari kudus. wajahnya yang berkarisma dan lembut membuat semua orang kagum walo baru melihatnya. sikapnya yang arif tak jauh dari abinya. otaknya yang encer turunan uminya. apa lagi nasab yang baik dari keluarga besarnya. tapi di balik itu dia menyimpan keusialan dan kenakalan anak remaja pada umun nya yang agak bandel.
pagi ini faz berangkat mengendarai motor astrea gerd jadul milik abinya. menolak pakai motor sport yang baru di beli sang abi. memilih pakai motor tua ke sekolah. faz memarkirkan di parkiran dan ternyata tempat itu milik anak idola di sana. beberapa motor sport terparkir di sana. tapi faz tak perduli kali ini dia sudah telat gara gara lelah malam tadi baru nyampai jakarta dan umi sudah langsung minta faz sekolah di sekolah luar pondok..
dengan langkah tegap faz pergi keruang kepala sekolah setelah melihat denah dan tanya pada penjaga sekolah. ruang paling ujung barat di lantai 1. gedung terpisah dari bangunana lain. disampingnya ada perpus dan uks.
tok....tok....tok....
"assalamualaikum. ..." faz berdiri di depan kantor kepsel yang terbuka.
" waalaikum salam. ...masuk" printah suara dari dalam ruangan.
" Selamat pagi buk... " sapa faz saat masuk dia duduk setelah di kode kepsel dengan tangan.ternyata kepsel nya wanita berhijab.
"pagi... ada perlu apa...?" tanya kesel ramah.
"ini buk..menyerah kan formulir pindah. ..saya fazha pindahan dari kudus" faz menyodorkan sebuah map biru di meja kepsel.
"oh.... putra kyai alwi.... Alkhamdulillah. .. abi kamu sudah mengabari tentang kepindahan kamu" kata kepsel seketika setelah memetiksa kekengkapan surat menyurat itu.
__ADS_1
" oh... syukurlah kalo begitu. ... lalu kelas saya di mana bu." tanya faz.
"kalas kamu di lantai 3 .kekas 12 ipa 1. lantai paling ujung barat."urai kepsel.
"baik bu trimakasih. .. tapi tolong rahasia kan indentitas saya ya buk....!" pinta faz memohon
"kenapa....?" kepsel bingung dengan permintaan itu.
"pesan umi...." jawab faz asal. pada hal tidak itu maunya sendiri.
" ya baiklah selamat belajar. ...." kepsel mengatupkan tangan pada faz
" waalaikum salam" jawab kepsel.
faz langsung berlalu dari ruang itu. waktu sudah nenunjuk jam 08.00 langkah kaki di percepat dengan sedikit berlari menaiki tangga. tapi tidak sengaja dia bertabrakan dengan seorang gadis yang sedang membawa setumpuk buku. buku itu jatuh berhamburan kemana mana. gadis itu pon terjatuh terduduk.
" kamu tak apa apa. ..." faz hanya menatap gadis itu dengan bingung
"sakit..."keluh gadis itu. sambil berusaha berdiri.
" afwan. .. eh....sorry. ...." faz bingung mau bantu bukan muhrim. di biarkan saha kok kasian. akhirnya faz hanya diam nematung menatap lekat gadis itu sambil tersenyum senang.
__ADS_1
" bukunya jadi berantakan semua deh.... makanya kalo jalan tu hati hati" gadis itu nyolot marah melihat buku tugas temanya berantakan.
faz ikut memunguti buku buku itu. tak perduli gafis itu sedang mengumpat kesal padanya. dia seperti menikmati nyanyi an.
" nih gue bantuin.... dan jaga tu mulut.... gaya alim kok mulut liar banget" faz menaruh buku buku di tumpukan yang sudah di bawa gadis itu.
faz pon lanjut ke lantai 3 . mencari kelasnya dan ternyat paling ujung. dia nerasa sial banget hari ini. masih lelah akibat perjalanan sang umi maksa segera sekolah biar cepat adaptasi. udah kesiangan telat pake ada insiden lagi. tambah membuatnya kesal.
gadis itu berfikir lagi siapa gerangan cowok itu. dia mulai penasaran apa lagi kata katanya yang menohok
" sepertinya anak baru... songong amat udah nabrak... malah dak nolongin.... mengkritik gaya gue lagi" gadis itu kesal dan masih menggerutu nenuju kelas nya di lanta 2.
itu pertemuan faz dan gadis pujaan nya untuk pertama kali setelah sekian lama. Setelah ini akan di mulai drama persahabatan di kisah faz.
.
.
.
.
__ADS_1