
mobil faz sudah stan parkir di area rumah sakit. dengan segera 3 santri itu menuju UGD. alex masih di periksa secara intensif dan mulai akan di pindah di ruang perawatan. kondisinya sudah mulai stabil dari sebelom nya.
faz segera menemui abinyang ternyata baru keluar dari ruang dokter. dokter. sudah memaparkan keadan penyakit alex yang dia derita selama ini.
penyakit yang orang tuanya pun tidak tau karena mereka sangat sibuk dengan semua urusan pekerjaan. bahkan saat ini mereka sedang ada kunjungan keluar negeri untuk mengurus sebuah pekerjaan.
"assalamualaikum bi....."salam ketiga cowok alim itu dan menyalami sang abi penuh takdim
"waalaikum salam " abi menyambut salim mereka.
ke tiga cowok alim dengan penampilan mereka karena sangat mencolok dengan pakai sarung dan baju takwa. namun faz lebih santai dengan atasan kaos pendek dengan dobelan jaket kulit. tetap dengan sarung sebagai status kebesaran.
"bagai mana kondisi Alex abi?" tanya Rio khawatir.
Sebagai teman yang pernah dekat dengan Alex perasaan nya sangat sedih di saat sendiri dia tidak ada yang menemani
"dia sudah sadar dan akan dipindahkan" jawab abi berusaha nenu
"sebenarnya dia sakit apa bibi?" faz ikut khawatir
" ternyata dia punya riwayat sakit jantung" ucapan abi al lemah dengan nada halus.
"apa,?" ucap ke 3 cowok kaget.
"jantung bi?" faz ingin menyahkinkan atas apa yang abi sampaikan.
"iya. .. seprtinya saat ini kondisinya tidak begitu membahayakan" ucapan abi selanjutnya membuat semua menjadi tenang.
"syukurlah" ucap semua.
"alhamdulillah ya ALLAH" Rio sedikit lega
"rio .. tolong kamu hubungi keluarganya" perintah faz
__ADS_1
"iya gus..." Rio setuju.
"ya sudah kalo begitu abi pergi dulu ya. . sudah mau telat nih" abi pamit pergi untuk tausiah
"iya bi hati hati. !" pesan faz
"kalian jaga teman kalian baik baik... kalo ada apa apa telpon abi"pesan abi
abi sudah pergi. kini faz rio dan satria sedang duduk menemani alex di ruang rawat. dia baru saja di pindahkan. rio berusaha menghubungi no arang tua alex. mengabarkan tentang kondisi sang putra tapi ternyata mereka sedang kaluar naegri.
"bagaimana rio?" tanya faz ingin memastikan
"mereka tidak bisa segera datang guz dan hanya bisa terhubung dengan asisten nya saja." jawab rio lesu.
"orang tua macam apa itu?" satria ikut geram mendengar nya.
"Biarkan saja...." sambung alex dengan siara lemah khas orang sakit. membenarkan posisi tidurnya agar nyaman
"kalian pergi saja jangan pedulikan gue" alex sedikit emosi.
"sudah lho istirahat saja!" pinta rio menenagkan.
"lho nggak usah peduli. gue. .dasar pengkhianat. ." alex masih marah dengan kejadian kemarin berhubungan rio dan kanzha.
"lex.... sudah lupakan saja masalah itu!" mohon rio memasang wajah memelas dan seakan tak percaya
"gue tetap akan menuntut balas sama lho rio..." alexa masih dendam apa lagi rio itu sahabat baik nya.
"lek... gue.. dan kanzha....it" rio berusaha menerangkan tapi di tahan faz1
" sudah rio... biar alex istirahat kita di sana saja" potonh faz menenanahkan rio.
" tapi gus...." rio tak trima.
__ADS_1
" nanti. alex pesti akan mengerti tapi sekarang di butuh istirahat" terang faz agar rio tidak mengebu perihal masalah kanzha.
"faz... nggak usah sok suci lho.... " sarkats alex
"oh... anak ini. sedang sakit masih saja menyebalkan" sambung satria gemas.
"apa lho cupu" alex mencibir
"kalo nggak sakit gue yabok lho...." ancam satria kesal
"sudah ayo.... kalian keluar" printah faz menarik tangan rio dan satria.
"tapi gus.... dia nyebelin" satria tidak trima.
"aku mau nunggu dia si sini gus.." pinta rio memohon.
"tapi ingat jangan bikin alex emosi takut buat ida anfal lagi....! dan masalah itu jangan kau beritau alex dulu atau dia akan makin memebencimu!" ptintah faz tegas mencegah kemungkinan kabar itu membuat alex drop.
"baik lah... saya tau gus" rio setuju
"ya sudah. .. kami keluar duli cari makan kamu jaga alex jangan dekat dekat biar dia istirahat ..... ayo sat" pamit faz mengajak satria keluar.
"baik"
"oke..."
faz dan stria pergi keluar untuk mencari mekanan san.cemilan menungui orang sakit itu yanh ada bosan dan melelahkan sekali.
butuh stamina ektra juga untuk bisa mendukung si pasien agar lekas sembuh dan kembali pulih.
.
....
__ADS_1