FAZ VS ALEX. Demi Kanzha

FAZ VS ALEX. Demi Kanzha
Mereka Bertemu


__ADS_3

faz berangkat sekolah kali ini satria di minta menggoncengkan karena faz masih lelah. menggunakan motor judul keduanya melaju nenuju sekolah. saat sampai grombolan alex sedang menggangu seorang siswi. pemuda itu memarkirkan motor dan tertarik ikut melihat keributan yang ada di halaman sekolah.


" itu kan cewek waktu itu" pikir faz khawatir melihat kanzha di kerubinngi alex dan gens


" kanzha...." pekik satria yang tau siapa yang sedang di ganggu alex.


" sat... kamu kenal cewek itu?" faz penasaran menatap satria yang binggung.


" dia santri di pondok gus...." jawab satria dengan gugup melihat kanzha hampir teraniaya.


"benarkah.... alex keterlaluan." faz mulai geram mengepal tangannya. mendekat ke arah mereka.


faz mendekat dia mulai kawatir karena sikap tempramen alex yang tak main main. gadis itu mulai takut gugup dan tak bisa lari karena 2 orang teman alex ikut jaga jaga.teman teman gadis itu tidak ada yang berani membantu. takut disakiti karena mereka tau alex sangat kasar dan tempramen.


"ayolah zha... jadilah pacar ku!" bujuk alex dengan memaksa.


"aku tak bisa kak alex" tolak zha halus. tapi juga takut di dholimi alex.


"kenapa kurang apa aku....?" alex menuntut jawaban kenapa selalu ditolak.


"kamu tidak kurang apa apa kak alex. ... cuma kamu bukan tipe ku" mendengar jawaban itu alex senyum miring seperti menyeringai .


"eh.... bukan tipemu.... lalu seperti apa tipemu?" alex mulai penasaran.


"cowok yang kalem... gak urakan. ... pinter ngaji" kata zha tegas.

__ADS_1


"what...!!" alex kaget jelas kritetia yang di sebut zha bukan diri nya sama sekali.


"dan satu lagi dia meski hafal al quran." lanjutan kata kata kanzha membuat semua orang yang ada di sana melotot kaget termasuk faz.


"pokoknya aku tak perduli dengan tipemu apapun yang terjadi kamu harus jadi pacar ku" alex kehilangan akal berusaha memeggang tangan kanzha. di pegang erat sekali


" aaah... alex... lepas kan...." kanzha mulai meronta karena merasa sakit di pergelangan tangannya yang di cenkram alex.


sreeekkkk.....


" jangan kurang ajar alex.... hal seperti itu tidak boleh kau paksakan. dan kamu tidak menghormati hijab cewek ini" faz dengan cepat menarik tangan alex menghempaskan nya.


"kurang ajar kau faz....." triak alex


" he... faz jangan ikut campur...." soni ikut kalap melihat faz ikut campur. dia melayangkan pukulan tapi bisa di tangkis faz dengan mudah.


" anak kampung kurang ajar" rio jua melayangkan tendangan sepertinya mereka tak trima alex di ganggu atau memang benci pada faz


" walau aku anak kampung aku lebih bisa menghargai.... kalian punya ibu kan sodara perempuan bayangkan kalian menyakiti mereka..... " faz menghindar dan menangkis pukulan dan tendangan hinga ke 3 cowok itu jatuh ke tanah.


" bawa teman kalian pergi!" pinta faz saat tau semua siswa sedang melihat adegan faiteing mereka karena mereka ada di tengah halaman sekolahnya.


" trima kasih kak...." ucap teman kanzha


" ayo.... zha..." ajak yang lain.

__ADS_1


" shukron kasiron....." kanza ucap terima kasih pada faz


" afwan......" jawab faz.


kanzha yang kaget melihat penyelamatnya. dia pon tertegun melihat faz. dan ingat kalo mereka pernah bertabrakan di tangga dan kanzha mengumpat kasar.


alex sangat kesal dengan penuh emosi berbusa memukul faz. soni dan rio juga ikut membantu. dengan sigap faz bisa mengelak dan mencegah keributan.


"sudah.. alex kita jadi tontonan"


" iya lex faz benar...." bujuk rio


"kita lihat saja nanti aku akan balas. ..." alex masih emosi.


"iya ...aku tunggu...!" kata faz sambil senyum.


" dasar anak kampong...." umpat soni kesal.


pagi pagi mereka sudah menjadi tontonan gratis. siapa sangka ada yang akan berani melawan alex sang the most wantet. faz segera kembali ke kerasnya karena sebentar lagi bel.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2