
pondok putri
kabar sang gus yang kembali sudah tersebar ke jadian siang tadi menarik perhatian para santri . sekarang semua membicarakan tentang gus faz. memuji membicarakan kebaikan kapintaran ketampanannya. seakan dia sangat sempurna.
nampak seorang santri berlari kecil mengendong muskhaf nya. baru datang dari dhalem setoran. dia khafit dan hampir hatam. semua orang membicarakan perihal gus tapi gadis itu tak tertarik sama sekali. sampai kamar dia masih di sibuk kan pr sekolah. mrnyibukkan diri dengan sesuatu yang lebih positif. gadis cantik dan pandai itu kanzha. dia salah satu santi fi pondok
"Al Azhar"
keributan kehebohan makin rame saat sampai di kamar. di setiap pojok pojok bergrombol menbicarakan topik yang sama tentang sang gus yang masih misterius.
" kanzha....kamu baru dari dhalem kan?" tanya sifa
" iya mbk...kenapa?" kanzha menjawab dengan penuh penasaran
"apa kamu tadi liat gus. ..?." tanya sifa antusias mengharap dapat jawaban bagus.
" dia tampan kan...?" ganti laila ikut nimbrung.
"wajahnya mirip siapa?" azizah juga penasaran.
" mirip abi apa umi.." della yang bar datangbikut nimbrung.
kanzha bingung mau jawab apa. semakin lama mereka semakin penasaran. tapi memang benar kanzha tidak tau apa apun perihal gus. dia bahkan baru dengar kalo gus datang karena dia baru pulang ke pondok setelah pulang ke rumah beberapa hari.
"afwan ya ...ukhti ukhti zha tidak tau"jawab zha jujur.
__ADS_1
"masak kamu tadi tidak lihat...."sifa nampak kecewa. mendengar jawaban kanzha.
" .iya.... lagian zha tadi kan setoran" jawab kanzha dengan halus.
"kamu ngak bohong kan zha...." dela masih penasaran
" kanzh tak mungkin bohong...." sifa membenatkan.
" bener mbak aku tak lihat. ... tadi saat datang cuma lihat ning zora saja kok" kanzha tetap bicara jujur.
"sudah...jangan ganggu zha. .. biar dia belajar. " pinta nita di salah satu pengurus.
" sana kembali hafalan" lanjut nita menatap kanzha yang kembali sibuk dengan buku dan kitap nya.
di pondok putra....
mana berani dia lalukan itu itu. bisa dekat dengan sang gus adalah sebuah kebanggaan bagi satria.
semua santri putra juga heboh dengan kabar kepulangan sang gus. sudah lama tak ada yang tau tentang sang gus. setau mereka ya anak sulung kyai mereka ya neng zora. tapi ternyata ada yang lain yakni gus fazha.
" sat.... gimana kamu bis bareng gus tadi?" tanya aziz kepo.
"kami satu sekolah... dan satu kelas" jawab satria sambil menaik kan kaca matanya.
"oh.... beliau bagaimana orangnya?" iman panasaran juga.
__ADS_1
" baik... saat semua anak sekelas menjauh... gus malah pilih sebangku denganku" crita satria semangat
"wah.... beliau baik ya....." lisin membenarkan.
" tadinya aku tak tau dia gus.... aku angap teman biasa eh.... ternyata....." lanju crita satria.
" gus tak marah.....?"ulin juga ingin tau mulai ikut mengorek keterangan.
" malah beliau bilang aku jangan menjauh.....dan jangan marah pada nya." satria senang kini dia di sekolah tak kesepian.
" wah... kamu beruntung sat...." ucap soib memuji.
"iya bisa jadi teman gus" tambah budi
"alhamdulillah. ..."satri bangga
di sekolah memang satria mendapat perlakuan tidak wajar dari teman . tapi kini ada fazha satria sediki kebih tenang.
beda di pondok tidak ada diskriminatif masalah fisik status kepintaran ataupun kekataan. karena di mata ALLAH semua sama saja . yang membedakan adalah amal ibadah mereka.
kini satria bisa sedikit bangga bisa berteman. dengan sang gus. sesuatu yang banyak di inginkan semua orang. satria mengerti budi. seorang gus memang harus luar biasa sempurna riada cacat.
.
.
__ADS_1
.
.