FAZ VS ALEX. Demi Kanzha

FAZ VS ALEX. Demi Kanzha
Panggil Saja Kakak


__ADS_3

kanzha yang akhirnya tau tentang faz merasa binggung. kenapa dengan bodohnya dia tak sadar selama ini. dia jug merasa kenapa sang gus meski menyembunyikan identitasnya memilih di musui alex dan temannya itu selama sekolah di jakarta. dia pun binggung mesti bersikap bagaimana pada pemuda tampan itu.


sejak kejadian yang di lihat nya sore tadi zha kehilangan keberanian. apa lagi dia hanya memangil gus nya hanya dengan nama. ingin dia marah pada satria yang tak bilang perihal ini. tapi dia tak berani interaksi dengan lain jenis yang selalu dia hindari.


" kenapa aku juga sebodoh itu?" grutu zha kesal pada dirinya sendiri.


"siapa yang bodoh?" seseorang yang zha pikirkan tiba tiba muncul.


kedatangan faz yang tiba tiba mengagetka zha yang sedang duduk di tangga mushola. gadis itu mendongak kaget dengan pertanyaan faz.


"eh..... gus faz...." zha merasa kikuk dan kaget binggung salah tingkah dan Grogi.


"Panggil saja seperti biasa zha... kak faz!" pinta faz pelan agar tidak di dengar orang lain tentang obrolan mereka.


" mana boleh. ..." tolak zha


"khusus buat kamu boleh kok atau mau Panggil dengan sebutan lain juga boleh" faz menyungingkan seuntai senyum indah.


"zha. tak berani" gafis itu menunduk malu. tiba tiba dadanya berasa berdebar lebih kencang sekarang. hingga dia tidak bisa mengatur napas.


" setidaknya di sekolah zha... panggil lah kak faz!" pinta faz lagi.


" baik lah kak" terima zha dengan terpaksa.


"eh... ngomong2 apa Alex masih ganggu kamu?" tanya faz.


"masih sih kak... tapi tidak ngeyel kayak biasanya" jawab zha tak berani menatap sang gus yang berdiri dengan memasukkan tangan ke saku celananya.


"alhamdulillah kalo gitu" faz senyum lagi .zha mencuri pandang lagi tapi lagi lagi jantungnya tidak mau di ajak kompromi.


"kalo ada apa apa. ..bilang saja pada ibumu... dia kan kepsel atau bilang ke kakak!" saran faz yang melirik zha. dari tadibdia juga berusaha menjaga pandangannya.

__ADS_1


"nggak gitu juga kali kak. ... dikit dikit ngadu. ...apa lagi kalo papa tau bisa berabe kalo ngadu sama kak faz takut...." desah zha ucapannya terpotong.


"takut kenapa. .. semua orang tau?" selidik faz.


"kenapa kak faz tak bilang sudah kembali?" kanzha melirik faz yang ada di sampingnya jarak beberapa meter.


"kamu yang lupa sama kakak" faz menegur.


"afwan.... Untuk saat itu" zha sangat malu menunduk


"sudah jangan di pikir .... aku sudah Maafkan kamu" jujur faz


"kanzh jadi malu"


"kok gitu...."faz binggung.


" bisa bisa zha bicara kasar dan tidak tau kalo itu kakak..... zha memang benar benar bodoh tidak sebanding" zha senyum pahit getir menahan malu.


" gitu ya kak"


"ya......"


sedang satria yang dari tadi mengikuti faz hanya senyum mendengar obrolan mereka. gaya bicara faz yang lembut membuat siapapun terpana. tapi dia malah curiga ada kedekatan apa di antar faz dan kanzha. apa setelah kejadian itu mereka jadi begitu dekat.


di lain tempat ada beberapa orang yang melihat keakraban itu tidak senang. di wajahnya mulai memerah penuh amarah. apalagi kedua temanya yang mengompori. membuat perasaan pemuda itu makin kalut.


" eh... lihat lex. .. sekarang kanzha lagi dekat sama fazha" soni melihat lebih dulu.


"eh... mana?" Alex penasaran.


"tu... di depan mushola" soni menunjuk.

__ADS_1


" h....heh.... sial" umpat alex.


"kayaknya mereka pacaran deh...." kompat soni


"apa mungkin... selama ini kanzha selalu nolak orang" tolak rio.


"tapi kalo tidak pacaran masak sedekah itu" alex ikut terprofokasi


"gaya nya aja alim. .. anak pesantren ... deket cewek mau" kata rio.


"ya... udah anak kampung. .. apa coba istimewanya kok kanzha suka?" tanggap soni lagi.


" lebih juga gue kemana " alex pede.


"kapan kapan kita meski ngerjain dia lagi gimana?" ide soni.


"boleh juga. ..."


"iya..... tunggu pembalasan ku faz...." alex mebgebu gebu.


alex senyum penuh kebencian. selama ini banyak yang suka dengan nya bahkan terang terang mengejar tapi di tolak kanzhaa sekali membuatnya semakin penasaran dengan kanzha. apa lagi setelah tau kalo kanzha. putri kepala sekolah..


dari mereka bertiga memang rio lah yang paling pendiam. lebih bijak dengan bicaranya.


bukan seperti alex.....


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2