FAZ VS ALEX. Demi Kanzha

FAZ VS ALEX. Demi Kanzha
Tragedi..... 2 Diskusi dengan Tuan Ammar


__ADS_3

sudah beberapa hari alex mencari solusi untuk mengembalikan semua aset keluarga. namun semua nihil. papa amar dan tuan handoko sudah tidak bisa membantu banyak. mereka masing masing di serang perusahaanya jadi masing masing jadi kalang kabut.


saat dicari perusahan yang sudah menggu adalah perusahan milik reza alvaro. dia sudah kembali dan siap menghadapi Alexander. kini Alex sedang bertemu dengan papa amat di A R CROP .perusahaan besar dalam dunia perhotelan dan pariwisata. Alex ingin mencari solusi untuk permasalahan.


"bagaimana keadaan perusahan oom?" tanya alex khawatir karena mendengar perusahan papa amar juga di serang.


"jangan khawatir Alex. ... hal seperti ini sudah biasa kami lalui" ucap papa santai karena hal seperti ini sudah biasa dia alami.


"tapi ini imbas dari masalah Alex" alex merasa bersalah.


"jangan sedih..... mungkin suatu hari gantian om yang butuh bantuan mu." papa amar menenangkan pemuda tampan itu agar tidak terlalu risau.


"ternyata seperti ini kejammya dunia kerja" keluh alex. papa amar tersenyum mendengar ungkapan seorang CEO muda ternama itu.


"dunia bisnis memang kejam tidak jarang teman menjadi lawan. ... tinggal kita bisa tidak menjaga prinsip itu sendiri. .... jangan kamu sesali semuanya ada imbal baliknya. ... " urai papa amar berbagi pengalaman.


"Alex mengerti oom" alex menggaungkan kepala tanda faham.


"kamu sudah berpengalaman di luar negeri tentu sudah faham hal seperti ini" papa amar mengingatkan.


"om benar.... Lalu mengenai solusi masalah alex?" alex ingin dapat jawaban pasti.


"untuk beberapa aset penting seperti rumah peninggalan dan yang lain cuma bisa kamu tebus lex.... itu aturan bank" seloroh papa amar.


" kalo itu alex juga tau oom...." alex nampak tidak puas.

__ADS_1


"ha.... ha.. ha... uangmu sudah banyak. .. rakperlu lagi mengakuisisi perusahan aldo. grup kamu tidak akan kelaparan lex" canda papa amar menggoda alex.


" ah.... oom amar... tidak begitu juga oom... semua itu ada kisah peninggalan dari papi


dan mami" cerita alex.


"kalau itu oom tau...." papa amar setuju


"aaah..... " alex menarik napas panjang. Dia perlu seseorang yang bisa membantu nya diskusi.


"jangan ngoyo....lex... harta tidak di bawa mati. .... ha.... ha... h...." canda papa amar lagi.


"om benar..... biar Alex tanggung semuanya" alex setuju.


"kamu.... sudah pulang ke al azhar?" papa amar mengalihkan pertanyaan merasa alex sudah puas dengan ide dari nya.


"kapan kamu nikahi ning zora?" tanya papa amar.


"nanti nunggu gus....oom" beo alex ngasal.


"ah.... kamu malah lebih jentel dari faz...." keluh papa amar gemas pada calon mantu yang tidak kunjung kembali.


"ha... ha.... ha....."


"gus sudah siapa. .. nunggu kanzha saja kapan siap" selama ini hubungan pertemanan mereka masih baik baik saja.

__ADS_1


" kalau fazha datang pasti dia siap.... dia tidak tau apa kalau bayak yang datang melamar" akui oaoa amar mengenai sang putri yang sudah siap di lamar pujaan hati.


"kenapa tidak oom ancam saja biar gus segera kembali" canda alex.


"sudah.... tapi dia bilang nunggu kanzha lulus s3 sekalian" aku papa amar tidak senang.


"gus terlalu bebas dan mudah mendapat yang dia inginkan. ... seakan akan dia tidak pernah susah" nilai alex mengenai faz.


"kamu salah lex.... fazha justru dari kecil selalu menderita " papa amar menyalahkan penilaian alex.


"begitu ya...."


papa amar menceritakan semua tentang faz yang belum pernah alex , Rio dan satria tau . tantang faz yang tinggal jauh dari orang tua sejak kecil karena abi dan umi mesti merawat zora yang memiliki penyakit bawaan. Setiap hari mereka di sibuk kan mengurus pesantren dan merawat anak sakit hingga si sulung faz tidak terurus. apalagi masih ada si kembar zidn yang juga perlu perhatian. masa masa itu adalah masa yang sulit bagi abi al dan umi naf dalam merawat anak anak kebanggaan mereka. kondisi zora yang semakin buruk membuat dokter memutuskan untuk operasi dan mencari donor sumsum tulang belakang. zora pernah anval karena butuh donor sumsum dan kebetulan milik faz yang cocok karena milik abi tau umi tidak cocok. anak umur 10 tahun melakukan operasi besar demi sang adik yang kena kangker darah . Setelah itu hadir juga syam yang tanpa di rencana di masa pemulihan penyakit zora. zidn yang tau kepergian sang kakak karena dirinya dan zora memutuskan juga untuk pergi nyantri ke Demak tempat kyai ibra.


mendengar semua itu alex baru sadar ada kala nya sifat faz itu sangat temperamen dan sadis. tapi kini dia sudah banyak berubah sabar dan dewasa. kini menunggu kontrak selesai saja...


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


..


__ADS_2