
setelah sarapan dengan gangguan rio dan satria faz masih ingin bertemu dengan kanzha. ingin tau perasaan kanzha dan ingin tau pendapat kanzha dengan masalah perjodohan mereka. Maka itu faz mengirim pesan pada kanzha. mengajak bertemu di luar pondok dan sekolah seusai pulang sekolah.
faz minta izin umi naf dan di bolehkan ketemu kanzha asal pulang je pondok sebelum magrib. sang mimi mengerti kalau sang putra sedang di mabuk cinta. dan ingin tau kepribadian sang calon masa depan nya.
ini baru petama kalinya faz meng cet kanzha. Selama ini faz tidak tau no kanzha. itupun setelah faz dapat no pujaan hatinya dari sang papa amar tercinta.
di sela sela pelajaran faz mengirim pesan pada kanzha. gfaz bidak konsentrasi sama sekali sebelum bisa ketemu dengan kanzha dan bicara secara pribadi.
faz:
"assalamualaikum kanzha ini kak faz"
faz: faz mengetik lagi saat kanzha belom membalas pesan cetting nya.
"zha kakak ingin ketemu... kita jalan bareng ya"
kanzha: dia khawatir saat membaca pesan dari faz.
"waalaikum salam kak.... tapi kalau ada yang lihat"
faz; "dia khawatir" beo faz pelan.
"aku sudah izin umi... kamu izin namamu ya!"
kanzha: zha ragu untuk setuju
"tapi...?"
faz: meyakinkan.
"ayolah zha ... kita lama tidak ngobrol tadi sudah di ganggu rio dan satria"
kanzha: zha melunak . sebenarnya Dia bingung
"baiklah. .. tapi kita langsung ketemu di tempat janjian saja kak"
faz: "akhirnya dia setuju.
"ya... nanti ku sherlook"
kanzha:
__ADS_1
"iya... assalamualaikum"
faz:
"waalaikum salam"
faz tersenyum senang sambil menyimpan hp nya di dalam saku barunya . ahirnya kanzha setuju dia ajak pergi. sedang rio bingung melihat sang gus yang dari tadi sibuk dengan dunia nya sendiri .
"satria tuh. gus kenapa?" tanya yang memperhatikan faz yang dari tadi asik sendiri dan sambil bergumam.
"mana gue tau rio?kesambet kali" jawab satria santai
"hus... ngawur" saut faz
"hei ada apa ,?"tanya rio penasaran
"nggak...." elak faz tak mengaku.
sedang kanzha di kelas nya juga sibuk dengan henpone nya setelah dapat pesan dari fazha kanzha segera meminta izin pada mama tiara yang ada di kantornya.
Princess:
"assalamualaikum ma..."
"waalaikum salam nak. .. ada apa jam pelajaran kok ngirim pesan,?"
Princess:
"anu ma .. gus"
mama: ada apa dengan fazha.
"gus kenapa zha?"
Princess: kazha ragu takut mamanya marah.
"gus faz ngajak kanzha pergi ma?"
mama: tersenyum
"oh... mama kira ada apa?"
__ADS_1
Princess: minta persetujuan
"bagaimana ma?"
mama: "dasar anak muda"
"kalau kamu mau pergi saja nak. biar kalian saling kenal. tapi jangan keempat sepi ya!"
Princess: kanzha tidak percaya mama nya mengizinkan dia pergi dengan cowok.
"boleh ma...?"
mama: meyakinkan.
"boleh... jaga diri ya! "
mama:berpesan.
"ingat jangan macam macam jaga jarak!"
Princess: kanzha mencibir.
"ih.. mama apa coba maksudnya"
Princess:
"makasih ya ma assalamualaikum"
mama:
"waalaikum salam sama sama nak".
Setelah dapat izin dari sang mama. kanzha merasa sedikit tenang. tapi dia penasaran kenapa sang gus ingin bertemu dengan nya. selama ini dia melihat pemuda itu sangat alim tidak neko neko. dengan lawan jenis pun tidak mengubris. Lalu kenapa tiba tiba mengajak keluar. banyak pertanyaan memenuhi pikiran kanzha. sampai faz mengirim lokasi dimana mereka akan betemu. Dia merasa sedikit lega saat faz akan mengajak ke alun alun di tengah kota.
kini dia berusaha menyiapkan diri apa yang akan di bicarakan faz pada nya. dan kini saatnya konsentrasi lagi pada pelajaran. Mereka berdua dari tadi memilih sibuk sendiri tidak perhatikan guru sama sekali.
.
.
.
__ADS_1
.
.