
kemarahannya sudah memuncak. niat buruk dan jahat sudah mendarah daging di dalam diri nya. sudah tidak bisa di pungkiri lagi kalau semua yang di inginkan karena demi harta dan tahta yang sebenarnya hak milik orang lain. tapi sepertinya keinginan itu terbentur dengan hilangnya sang penakan tanpa jejak sama sekali.
kini kemarahan itu di lampianskan pada rio. pemuda itu disekap di sebuah gudang setelah mengantar faz ke bandara. dia yang sedang naik motor di kejar beberapa orang yang tidak dia kenal. karena kalah jumlah dan rio tidak begitu mahir bela diri al hasil dia berakhir di sekap di gudang beberapa hari. matanya selalu ditutup dan tidak di perbolehkan kemana mana. kondisi rio mengenaskkan dan memperhatikan.
mulut rio di bekap menghindari dia berteriak minta tolong. tangan dan kaki rio di ikat tidak bisa bergerak kemana mana. perasan rio mengatakan kalau ini semua perbuatan orang yang menginginkan nyawa alex dan rio di sekap karena dia di duga menyembunyikan pemuda itu. Beberapa kali rio berusaha melepaskan diri tapi belum berhasil sama sekali.
mau berteriak tidak mungkin sama sekali rio pun di Biarkan sendiri tidak di beri makan dengan layak. kondisinya sangat lemah tidak bisa berbuat apa apa.
langkah kaki mendekati rio. dengan lemah rio sangat hafal langkah kaki yang di seret itu. Itu langkah seseorang yang sudah lama dekat dengan nya. tapi kini dia memilih untuk berkhianat dari para sahabatnya.
dengan kasar pemuda melepas penutup mata rio dan menarik lakban yang di gunakan untuk membuat menutup mulut rio. Dia tidak di siksa dengan cara pukulan tapi di sekap di biar kan kelaparan.
lamat lamat rio bisa mengenali siapa yang sudah menyekap nya. tebakan nya tidak salah. itu soni yang pernah menjadi sahabat nya walau sikapnya memang sedikit kasar pendendam dab mudah tersulut provokasi.
"soni....." pekik rio tersentak kaget.
"hai.... mantan sahabat ku.... kamu. kelihatan mengenaskkan" soni memegang rahang rio dan menatap dengan sesama.
"apa maumu. ...?" tanya rio berpaling memalingkan muka.
"mauku.... sederhana di mana alex?" tanya soni memaksa .
"alex mana aku tau" pura pura rio.
"tidak mungkin lho tak tau yo... katakan di mana alex" soni tersenyum miring dia tidak percaya.
__ADS_1
"lho sudah jadi keset reza son.... hanya akan di injak injak" ledek rio melihat tingkah mantan sahabatnya itu.
"kamrek.... " triak dan umpat soni tersulut eosi.
"haa ..ha....ha... penghianat seperti lho ... hanya akan menjadi kambing hitam saja" rio semakin membuat soni semakin tersulut amarah yang memuncak.
"gue tanya di mana alex. ..." triak soni tidak sabar dan lupa dengan sikap rio yang tidak mudah menyerah.
"gue tidak tahu. .. kalau pun tau gue tidak akan bilang di mana dia" rio puas melihat soni marah tapi tidak berani menyakiti secara fisik pada rio.
"b4ng9s4t... k4mpr3t... lho rio. ..." umpat soni sesukanya. Dia mulai kesal dengan ucapan rio yang menusuk.
"lagi pula kenapa lho cari alex. .. ada keperluan apa?" rio pura pura tidak mengerti dengan niat buruk soni karena reza dan Papa nya.
"bukan urusan lho.... t0l0l...." umpat soni.
"pereksa hp rio...." soni memerintah anak buah nya.
"sudah bos... tidak ditemukan hal yang aneh bos ..." laporan itu tidak memuaskan.
"bener kan gue nggak tau son.. tolong lepas gue. ... lho tak kasian ma nyokap gue. .. Dia pasti hawatir" rio mengingat sang mama yang mungkin sangat histeris karena tidak mendapati sang putra selama 2 hari.
tidak mudah mengorek keterangan dari rio. dia terlalu menyayangi alex sepenuh hati bak saudara tidak mungkin semudah itu menunjukkan persembunyian alex. Untuk saat ini justru tempat sembunyi yang paling aman bagi alex adalah London tempat yang selama ini jadi tempat persembunyian keluarga alvaro. walau harus berkorban nyawa itu akan rio relakan.
sementara itu. ..
__ADS_1
mama diaz menangis penuh emosi. pasalnya sudah 2 hari sang putra tidak kembali setelah pamit untuk mengantar sang gus ke bandara. padahal besok mereka akan pindah ke solo karena rio akan kuliah di sana. tempat asal sang mama. tapi sang putra malah tidak ada kabar sama sekali. Mereka sudah lapor polisi dan berusaha melacak papa amar selaku om dari rio juga tidak berpangku tangan. abi alwi pun sduah mengarahkan dan beberapa santri untuk melacak dengan bantuan manan dan rifat yang masih setia mengikuti sang kyai sampai sekarang.
"aku yahkin.... ini karena mereka... aku tidak habis pikir kenapa mereka menyeret rio dalam masalah alex" ujat papa amar mulai kehilangan kesabaran . dia tidak habis pikir kenapa rio mesti menjadi target neraka. apa kesalahan rio.
"tenang mas.... kita akan menegakkan kebenaran kalau memang terbukti mereka pelaku nya" abi menenangkan. Dia datang dengan umi nafik ke kediaman papa amar karena dapat kabar rio menghilang sudah 2 hari .
"aku akan melakukan apa yang bisa aku lakukan" tekat papa amar sudah memutuskan keinginannya.
"kau mau apa?" tanya abi alwi penasaran.
"menekan mereka dengan perjanjian perusahaan" jawab papa ajar serius. itu bidang nya tidak bisa di pungkiri kalau amar fauzan syahreza adalah seorang pebisnis ulung yang ternama.
"mas serius. ...?" abi alwi khawatir.
"iya....." papa amar tak bergeming sama sekali.
abi melakukan apa yang menjadi kemampuannya. sedang papa amar melakukan rencananya kalau berhubungan dengan keluarga dia tidak akan main main.
sedang para wanita sedang duduk di ruang keluarga. Mereka saling menghibur satu sama lain. mama diaz duduk menangis dalam pelukan mama tiara sedang umi naf menghibur dengan ucapan bijak nya.
.
.
.
__ADS_1
.