FAZ VS ALEX. Demi Kanzha

FAZ VS ALEX. Demi Kanzha
Sesuai Harapan


__ADS_3

Fazha sudah menemukan semua teka teki kebenaran orang tua alex tapi semua itu hanya berita palsu. tuan alvaro tidak curiga sama sekali dengan faz. karena target mereka memang rio jadi faz bisa bebas melakukan apa pun termasuk mencari di mana reza.


"gue tau di mana reza? dia ada di Italia" ucap Fazha di tengah percakapan telpone dengan alex yang ada di london.


"Biarkan dia bernapas dengan tenang dulu baru kita hancurkan sampai ke akar. ... saat ini prioritas kita kepulihan rio" ucap alex bijak dan tenang dia benar benar berusaha dengan kuat menahan kemarahan.


"apa kita perlu memberi tau mereka?" maksud faz para orang tua yang ada di Indonesia.


"jangan. ... ini urusan gue..... biar gue yang balas dendam" alex menggebu penuh amrah dan kekecewaan karena saudara satu satunya malah menjadi musuh.


"ingat alex..... jangan macam macam. ... Dalam suasana tenang ini kita fokus saja belajar dulu" pinta faz menenangkan amarah dari alex yang masih membara dan menggebu penuh dendam.


"lho bener faz" alex melunak bicara dengan faz membuat emosi nya sedikit mereda.


"lalu perasaan lho ke zora?" selidik faz mengalihkan pembicaraan agar alex tidak menggebu gebu.


"gue belum ngerti perasaannya ini apa namanya" beo alex yang masih bimbang.


"lho mesti setia.... kalau tidak gue akan jadi musuh lho..... dan orang pertama yang pukulin lho sampai pincang adalah gue" ancam faz serius dengan mata tajam menusuk.


"ha.... ha.... ha.... iya kakak ipar.... aku tau" seloroh alex tertawa kencang. dia sedang ada di unit apartemen nya di london.


"kakak ipar. .. kakak ipar. .. lho kledek?" faz gemas dia baru usai perkuliahan sudah tidak berasa sudah 2 tahun mereka pergi.


"ampun gus.... ana tak berani" alex memohon dengan bercanda.


"ha.... ha.... ha... ha ..." kedua tertawa bersama.


"lalu kanzha bagaimana?" ganti alex menyelidiki.

__ADS_1


"dia sama papa mamanya" celoteh faz sesukanya.


"ceek.... lho pura pura gus..." alex. berdecak kesal.


"pura pura apa?" faz sok tidak mengerti.


"pura pura polos.... sok tak mengerti urusan cinta" alex gemas dengan mimik wajah faz yang ada di layar hapenya.


"tau apa kamu tentang cinta lex...." seloroh Fazha santai.


"kamu memang pura pura... tidak rindu kah sama kanzha?" alex menjelaskan saja karena gemas dengan sikap sok pura pura dari sahabat nya itu.


"balum saat nya rindu rindu lex...." faz benar saat ini belum ada nama dari hubungannya dengan kanzha.


"ya... ya.... tuan alim yang tampan" alex memuji dengan memajukan bibir nya kesal.


"ha... ha....ha.... Bagaimana kuliah mu?" faz pendai mengalihkan pembicaraan.


"bagus. ... jangan pikir macam.... macam kita saat ini kita harus mulai mengumpulkan kekuatan" ide faz menggebu semangat.


"iya gus banar... kita harus membuat rencana baru untuk menghadapi om ku" alex setuju.


mereka masih sering komunikasi dengan baik terpisah jarak tidak menghalang mereka saling berhubungan. saling menjaga dengan semua upaya mereka sepenuh hati.


soni dan ayah nya tuan anggara sudah di adili. sini di dakwah penganiayaan terhadap Mario di hukum 1 tahun penjara sedang tuan anggaran terbukti kepemilikan senjata ilegal percobaan pembunuhan zora dan penyelundupan narkoba kelas besar di fonis hukuman mati dari pengadilan. semua itu karma dari kejahatan yang di lakukan.


Setelah suami dan anaknya di penjara nyonya sinta anggara mama dari soni sakit parah. sakit yang dia pendam tanpa di ketahui suami dan anak nya. Dia sudah di jauh i sanak saudara karena kasus kini harus menderita sendirian di rumah sakit. Selama ini dia juga tidak diperlakukan baik oleh suami karena bagi anggara sinta hanya wanita biasa yang mau menikah dengan nya karena harta saja. Jadi selama dia sakit tidak ada yang peduli karena sikap soni hampir sama dengan sang ayah.


kini sini duduk menangis di samping bangkrak sang mama yang terkulai lemas sakit tak berdaya. Dia sungguh menyesal tidak percaya saat sang mama mengeluhkan sakit pada dadanya. Dia pun selalu tidak peduli kalau papa menyakiti karena sudah termakan omongan papa perihal mama sinta yang pernah berselingkuh. padahal semua bohong. walaupun tidak berhijab mama sinta tidak pernah meninggalkan kewajiban nya sebagai muslimah. dia tau kalau hanya berserah diri pada Allah tempat yang paling baik.

__ADS_1


akhirnya setelah sakit 2tahun lamanya wanita yang baik itu meninggal dunia. kini tinggal soni sebatang kara saudara tidak ada yang mau menampung nya. aoa lagi dia sudah menyandang residifis. semua aset di sita karena hutang perusahaan yang banyak dan tabungan di gunakan untuk pengobatan sang mama.


"ayo..... soni?" seorang yang asing bagi soni mengajak dia beranjak dari makam mamanya yang baru di kebumikan.


"kemana?" tanya soni sambik menyeka air mata nya.


"pesantren!" soni kaget.


"tidak....." tolak soni dengan sangat


"jangan keras kepala bawa dia?" paksa ustadz manan. dia menjalankan perintah saja.


"baik... tadz....".kata 2 orang santri mengapit soni dan menarik paksa.


"tidak aku tidak mau" tolak soni terus memberontak dan meronta.


"masuk......" paksa ustadz manaf.


saat masuk mobil soni tercengang dengan adanya seorang pria dengan tatapan teduh dan lembut penuh kasih sayang. dia adalah abi alwi beberapa kali menengok soni di penjara selama satu tahun masa penahanan nya. soni masih bingung dan belum tau siapa pria setengah baya ini. setaunya beliau adalah seorang kyai dan ulama besar. dan putrinya sudah menjadi target ayahnya atas perintah alvaro.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2