FAZ VS ALEX. Demi Kanzha

FAZ VS ALEX. Demi Kanzha
Perasaan Rio(Rahasia)


__ADS_3

faz datang dengan segera ke garasi rumahnya dengan penampilan yang berbeda. kaos hitam dengan logo superhero dan bawahan sarung hitam polos. satria dan Rio sudah menunggu disana. penampilan satira tidak beda dengan faz sedang rio masih dengan sragam sekolah tapi sudah ganti dengan kaos yang tadi jadi daleman.


faz mulai beraksi membongkar mesin motor rio. satria membantu sebisanya. sedang rio melihat dengan diam dan masih di penuhi banyak lagi pertanyaan di dalam kepalanya.


"rio kapan kau bongkar kabulasimu?". tanya faz sambil melihat betapa mengenaskan mesin motor rio.


"sepertinya sudah lama.... emmm sekitar 4 bulan lalu" jawab rio sambil berfikir.


"pantas saja kotor seperti ini" guman satria yang membersihkan setiap bagian dengan kuas dan bensin.


"apa bisa pengaruh di bagian lain...." tanya rio khawatir.


"tentu saja.... kalo tidak di bersihkan akan gampang mogok" kata faz sambil membersihkan.


"tapi tenang saja setelah ini di jamin akan makin kencang"kata faz sambil senyum ramah pada rio.


"kamu bisa mesin....?"selidik rio


"aku dulu waktu di jepara ikut bantu bantu di bengkel ammun dhoni dia sepupu umi...." cerita faz


"seorang gus... bantu bantu di bengkel?" rio tak percaya.


"kenapa memangnya....yang penting khalal"jawab faz santai.


"aku tidak ngerti dengan jalan pikiranmu. ... menutup jari diri. ... mau bermusuhan dengan alex....." rio ngedumel.


"ngomong ngomong masalah alex.... sebagai teman nya tentu kau taun alasan dia memusuhiku?" faz bertanya dengan penasaran berharap dapat bocoran jawaban dari rio.


"sebenarnya dia tadinya cuma mau iseng.... tapi melihat perhatian semua gadis sekarang beralih padamu. membuat dia cemburu apalagi setelah lihat kedekatan mu dengan kanzha dia semakin benci" crita rio awal mula niatan alex.

__ADS_1


"kanzha...." faz tak percaya. semua berhubungan dengan gadis yang di idolakan itu.


"iya...alex sudah berkali kali nembak kanzha tapi selalu ditolak. dan kanzh selalu bicar hal aneh aneh" lanjut rio.


"hal aneh?" faz semakin penasaran.


"iya tentang alex bisa sholat tidak. ... bisa baca al quran tidak dan yang terakir kriteria cowok idamannya adalah seorang kahfit. ... saat. alex tanya dan aku jawab dia semakin marah dan mengira kanzha pecaran dengan mu" rio lanjut bercerita tentang pertanyaan kanzha sebagai alasan menolak pernyataan cinta alex.


" pacaran..." faz kaget dengan tuduhan itu.


"tak mungkin gadia seperti kanza itu pecaran"kata satria menjelaskan.


"lalu kenapa alex bisa berfikir seperti itu?" faz penasaran


"waktu itu kami melihat mu bertemu dengan kanzha di mushola dan kalian bicara sangat akrab... Alex pun tersulut cemburu" crita rio.


"dasar alex bodoh"satria yang dari tadi diam ikut angkat bicara.


"lalu kenapa kamu memperingati gus,?" tanya satria.


" aku hanya tak mau ada korban" alasan rio.


"kalaupun ada korban itu alex dan soni bukan gus faz"kata satria kesal.


acara memperbaiki motor sudah selesai. satria sudah kembali ke asrama pondok. faz mengajak rio masuk kerumah untuk makan siang yang telat. tadinya rio mau langsung pulang tapi sudah ketemu mimi naf. maka saat di bujuk rio tudaj bisa menolak.


"rio kenapa tak balik ke pondok lagi," tanya mimi naf.


" saya menemani bunda umi...." alasan rio.

__ADS_1


"kamu pernah tinggal di sini?" tanya faz kaget.


rio hanya mengangguk. malas malu dan entah apa lagi yang dia rasakan. rasanya bisa tinggal di pondok lagi itu sebuah obat rindu.


"tapi bundamu berharap kamu bisa kembali mengaji nak" kata mimi bijak.


"saya tau..." rio mendesah.


" apa kamu masih sedih.... ?" slidik mimi.


"tentu saja umi.... anak mana yang tak sedih memiliki keluarga yang terpecah belah" jawab rio gugup dia mulai berkaca kaca.


dulu rio dekat dengan satria selalu mempel bersama karena tinggal satu pesantren. Mereka teman saat dari smp. sikap rio berubah saat ayah dan bundanya bercerai dan ayahnya menikah lagi. mulai saat itu rio terpukul mulai pelarian dengan balapan dan mulai dekat dengan alex menjauhi satria


"sabar nak....ALLAH tidak tidur. .. tidak diam semua itu takdir..... ALLAH tidak akan memberi cobaan melebih kemampuan umatnya" nasehat mimi.


"trimakasih atas nasehatnya umi" rio tenang.


"rio pikirkan lagi tentang keinginan bundamu kau anak baik.... Mario al attar" tambah faz bijak.


faz menatap rio dengan seuntai senyum yang menenangkan. rio pon membalas senyum itu.


kini rio sedikit merasa lega setelah bercerita dengan seseorang dan mendapatkan nasehat. bicara dengan seseorang dan mendapat solusi itu menjadi obat yang terbaik. dari pada kita memendam masalah itu untuk sendiri


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2