FAZ VS ALEX. Demi Kanzha

FAZ VS ALEX. Demi Kanzha
zora dan alex


__ADS_3

kedua nya masih duduk di ruang. tengah. saling diam alex menatap zora tak berpaling sedikit pun. menatap zora yang selalu menundukkan wajah nya. gadis itu bingung mesti bicara atau pergi dari itu. sedang faz tibatiba pergi meninggalkan mereka berdua saja.


keputusan abi alwi membuat kedua muda mudi itu terjebak dalam perasaan aneh. Bagaimana bisa mereka di jodohkan tiba tiba karena kesalahan pahaman. tapi alex berusaha menerima enah


sedang zora makin lama makin khawatir kalo lama lama bersama. Alex di ruangan itu dia bisa merasa bersalah semakin besar. rasa dosa saat kau cuma berdua saja dengan lain jenis. apalagi zora yang belum begitu mengenal alex tentu dia khawatir akan di apa apa kan.


"apa wajah gue sejelek itu hingga lo nggak mau liat?" tanya alex penasaran


" bukan begitu...." zora bingung salah tingkah.


" oh.... gue tau... Wanita seperti kalian memang selalu menunduk begitu ka di depan cowok" alex mengingat sesuatu.


"kamu gerti....?" zora mendongak sedikit sambil berpikir apa yang di maksut alex dengan kalian.


"kok kalian siapa yang kamu maksud?" tanya zora penasaran


"yah lo dan kanzha sama ... stetiap hari lihat kanzha begitu..menunduk kalo lihat cowok kayak lho gitu..." alex menjelaskan maksudnya


"kamu suka dengan kak kanzha...?" selidik.zora. karena dia melihat ada gelora di mata alex. lalu dia harus bagai mana sekarang kalo pemuda yang di jodohkan dengan nya menyukai wanita lain.


"dulu..." jujur.alex.


"dulu. ....?" tanya zora.


"ya sebelum gue tau dia tunangan dengan faz.... gue kira dia nolak karena gue buruk tapi ternyata karena ada fazha... tidak gue kira orang alim macam faz sudah tunangan" alex menjelaskan tidak ingin ada kesalahan pahaman lagi.


"alim.. kak faz. . ... bohong kalo percaya dia alim dan penurut... satu satunya aturan abi dan umi yang di turuti kakak cuma tunangan dengan kanzha" zora tersenyum miring menceritakan sang kakak.


"maksudnya?" tanya alex tidak faham.

__ADS_1


"dia bandel nakal suka bolos.. kebut kebutan.... muncak jago beladiri" cerita zora panjang lebar mengenai sang kakak.


"faz.... nggak mungkin.... kalo dia yang alim begitu....? kalo bela diri gue tau karena pernah kena bogem tinjunya" alex seakan tak percaya mendengar cerita zora.


"apa....? kok bisa?" zora meringis mengidik ngeri mendengar sang kakak pernah memukul alex.


"karna gue ganggu kanzha di tempat lapangan. " jawab alex santai.


faz tiba tiba datang duduk di sisi alex dia segera pulang setelah menyampaikan tugas dan memulangkan satri di madrasah. abi sudah minta faz mengajar di kelas sore di madrasah putri.


" lho pantas dapat itu .... kalian


ku suruh ngobrol bukan gibah" potong faz seketika mengagetkan ke duanya.


"fazha..." alex kaget.


"sudah... " jawab faz menatap wajah adik nya lalu alex


"kok nggak dengar salam" protes zora.


"kalian asik ngobrol. .. tapi anfaidah... malah ngomongin kakak" faz kesal mendengar semua tadi.


" afwan aak..."


rio datang bersama faz dia masih berdiri di belakang faz. Mereka janjian mau ke sirkuit.


"gus jadi tidak. ...?" tanya rio


"jadi..."

__ADS_1


"kakak mau berangkat sekarang" tanya zora.


"iya... doain kakak yandek... mulai besok kakak latihan" faz berharap bayak dukung an.


"kalian mau kemana?" tanya alex kepo.


"sirkuit. .. rio tunggu di mobil kayak nya mau hujan" perintah faz.


"baik. ."


faz pergi kekamar dan ganti baju dengan penampilan anak bet boy. celana jins kaos oblong dan jaket kulit sepatu buts benar benar mempesona.


sampai di parkir semua tercengang dengan penampilan gus mereka yang berbeda.


"lah.. Salah kostum kit rio. .." ujat satria saling melihat dirinya lalu ke faz.


"masak kamu gitu kita gini gus faz..." protes rio


"ganti...sana....!"


"gue boleh ikut tidak?"


"jangan kamu.istirahat dulu... lagi pula gie mau latihan belom tau kondisi lapangan kalo ada musuh melihatmu bagai mana" terang faz


"kamu tinggal dulu.... lex..."


"kamu jaga kondisimu dulu."


"oke...."

__ADS_1


__ADS_2