FAZ VS ALEX. Demi Kanzha

FAZ VS ALEX. Demi Kanzha
Benih permusuhan


__ADS_3

ternyata ada yang melihat pertemuan itu. seseorang yang sangat mengharapkan bisa mendapatkan kanzha. seseorang yang selalu memiliki rasa iri dan dengki. seseorang yang tidak bisa melakukan semuanya kalau tidak dengan paksaan.


pemuda itu hanya bisa memperhatikan dari kejauhan. melihat kedekatan dari kanzha dan fazha saat di toko buku. Dia melihat dengan penuh kebencian sampai timbul niat jahat di pikiran nya. niat jahat untuk menyakiti dan berbuat buruk.


rasa ketertarikan pada kanzha sudah membutakan mata hatinya. dia sudah tidak ada bedanya dengan keluarga nya. sepertinya dia memang di besar kan dengan rasa benci dan keinginan untuk membalas dendam. tapi kehadiran orang itu tidak di sadari fazha dan kanzha sama sekali. sedari tadi dia cuma jadi penguntit saja. Tidak berani menunjukkan batang hidung nya di hadapan fazha sama sekali.


"aku akan mendapatkan mu kanzha" gumam pemuda itu menatap faz dan zhs dari balik rak buku.


"aku sangat menyukaimu sejak pertama kita bertemu" menatap kanzha yang tersenyum pada fazha dengan penuh asa


"kuharap kau bisa menerima ku" pemuda itu berharap penuh ingin.


"kalau tidak , aku bisa berbuat apa pun, agar bisa bersama dengan mu kanzha aku akan terus berjuang" pemuda itu masih penuh ambisi.


"aku tidak peduli sama sekali kalau kau kini bersama siapa?" pertanyaan yang sukar dia jawab sendiri.


"tapi tekat ku bulat. .. . untuk bisa mendapatkan mu sentuhnya" harapan dan keinginan yang membawa petaka.

__ADS_1


"hanya untuk ku..." ambisi memiliki.


"kalau ada penghalang. .. aku akan membuang halangan itu" harap semu dia pupuk sendiri.


"kalau ada dinding pelindung. ... aku akan merobohkan dinding itu" ke egoisan demi cinta.


"kalau kau ingin menjauh aku akan mengikat mu di sisiku" harapan yang memaksa kehendak.


"bagaimana pun kau hanya boleh menjadi milikku" harap pemuda itu dengan penuh kekesalan dan cemburu


"semua penghalang akan aku buang semua perlindungan mu akan aku hancurkan apa pun yang terjadi kau hanya boleh menjadi milikku selamanya" ambisi untuk memiliki


pemuda itu tidak bergeming. selalu memperhatikan buruknya dengan tatapan elang dari sepasang mata hazel coklat nya. rasa dan ambisi sudah memenuhi diri. hasratnya untuk bisa memiliki seakan tidak bisa terkendali lagi.


melihat kanzha dengan orang lain membuat dada nya sakit bergejolak dan penuh amarah. ingin rasanya menyingkirkan fazha dari sisi kanzha. tapi keinginan cuma sekadar keinginan dia pun belum berani untuk bertindak sedikit pun hanya bisa menahan asa dan keinginan saja.


raut muka pemuda itu sudah merah padam. memendam kemarahan dan kebencian pada fazha sangat menyiksa jiwa nya. kini cemburu pun mulai ikut campur juga dalam menguasai perasaannya. Hingga kini semua rasa itu menyatu dengan penuh di dalam hati dan otaknya. semua kini akan mulai merusak akal pikirannya.

__ADS_1


Wanita begitu besar pengaruhnya terhadap hidup seseorang. tapi bagi yang berhati murni dan bersih wanita akan menjadi kekuatan dan penyemangat hidup untuk menuju ke arah yang baik. tapi bila yang berhati kotor wanita akan menjadi racun yang sangat ganas dan mematikan bahkan menjadi kelemahan. wanita bila di paksa hanya akan sengsara saja.


kita butuh cara untuk bahagia.


bukan hanya hawa nafsu belaka tapi juga keikhlasan hati. bukan dengan memaksa rapi dengan kerelaan dan kepasrahan. bukan juga dengan mengekang tapi dengan ke bebasan. semuanya itu baru akan mendatangkan kebahagiaan.


tapi permusuhan di hati pemuda itu sudah mulai dia taman. tinggal kapan dia akan mendapatkan hasil dan menuwai dari hasil tersebut.


Karena semua pikiran nya. sudah tertutup dengan rasa benci dan nafsu untuk bisa memiliki. keinginan yang terlalu dia paksakan sendiri hingga mungkin orang lain tidak akan mampu mencegah atau menghalangi semua keinginan yang sudah terlanjur.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2