FAZ VS ALEX. Demi Kanzha

FAZ VS ALEX. Demi Kanzha
unit kesehatan sekolah


__ADS_3

kanzha menuntun rio dengan penuh perhatian. dia tidak mengira rio akan membela sampai marah seperti tadi .kini cowok itu terluka parah.


Rio segera dapat pengobatan dari dokter sekolah. pelipis nya terluka dan butuh di perban. kazha sangat. miris melihat nya sampai dia menangis dalam diam duduk di samping rio. cocok itu melihat dalam iba rio membaringkan diri si bangkrak zha masih setia menemani. raut muka gadis itu mulai pucat apa lagi dengan menahan derai airmata.


"sudah lah zha kakak tak apa apa" rio menenangkan kanzha yang mulai sedih


"kenapa kak rio melawan mereka?" zha menahan isakan tapi air mata membanjiri pipinya


"dan membiarkan adik kakak yang cantik di sakiti" hibur rio


"kak rio" beo zha.


"memang konskwensinya sangat besar bermusuhan dengan alex....apa lagi sekarang ada reza" kat rio sambil memegang kepalanya yang mulai sakit.


seseorang masuk tampa mereka sadari. rio dan kanzha madih asik ngobrol masalah Alex dan the gengs.


"siapa reza.....?" tany faz yang tiba tiba masuk dan menyibak korden penutup


"fazha...." rio kaget


"gus faz....." kanzha juga terhentak kaget.


"reza... itu sepupu Alex. ... dia lebih gila dari. Alex" jawab rio pada pertanyaan faz


"lalu langkah apa yang lau pikir untuk selanjutnya?" tanya faz


"aku belom tau gus....." elak rio. benar dia belom. punya solusi untuk itu.


"bagai mana kalo lapor ke guru bp atau kepsel langsung !"ide faz

__ADS_1


"itu. percuma.... ancaman alex terhadapmu saja belom dia lakukan.... yang pesti sekarang mereka semakin bahaya" tolak rio. kalo bunda kanzha sampai tau bisa berabe.


"kak rio istirahat saja" bujuk zha.


"kanzh kamu kembalilah ke kelas mu" printah faz


"tapi gus...." zha ragu


"gus benar zha... kembali lah ke kelasmu!" dukung rio atas perintah faz


"baik lah kak rio istirahat ya!" pint zha


"hemmmmm"


"aku yang akan menjaganya" ide faz menenangkan


"ya sudah... assalamualaikum. .." zha pamit.


kanzah sudah pergi. faz ikut berbaring di bangkrak yang lain. memainkan hp nya sambil menngiri cet.


"bagaimana gus tau aku di pukuli" selidik rio.


"kau tidak di pukuli rio tapi memukul lalu dapat balasan sehingga bisa bocor kayak begini" faz mengingat kan kejadian sebenarnya.


"gus lihat...." rio senyum getir sambil menahan sakit.


"aku.. di mushola... aku hampir ikut campur kalo tisak lihat kanzha membawamu ke sini tadi" jawab faz


"untung kau tak ikut campur....kalo iya itu akan merusak reputasi sang gus" rio tenang.

__ADS_1


"ocehan macam apa itu? " grutu faz


"aku tau selama ini gus menghindari adu ceek cok dengan alex" kata rio


"aku cuma tidak mau mengulang masa lalu rio. ... gara gara adu jotos aku membuat 5temanku masuk rumah sakit" crit faz tentang masa kelam nya.


"benarkah?" tio seakan tak percaya. faz yang alim punya masa lalau kelam.


"kaki patah... tangan patah kepala bocor. aku sendiri tidak sadar sebegitu liar diriku dulu...." lanjuy faz bercerita. baru pada rio dia certa semua.


"keren ternyata gus betboy juga" puji atau meledek.


"betboy mungkin keu benar.... rio biaa kau ceritakan semua tentang mantan teman mu itu! " pinya faz penasaran


"mantan teman?" rio meng oh bingung


"alex soni dan reza.....!" terang faz


"mulai dari mana?" rio binggung


"terserah. ..."


rio mulai menceritakan senuanya. mulai jati diri siapa mereka. masalah dab sebab mereka bisa begitu. keluarga mereka.semua rio ceritakan tidak ada yang terlewat kan walo rio tidak tau kenapa faz memintanya bercerita hal itu. dia menurut saja.


rio pun sudah memutuskan akan kembali ke pondok. melanjutkan ngajinya walo sudah kuliah nanti rio akan terus melanjutkan mengajinya semua dia lakukan demi mama.


.


.

__ADS_1


...


..


__ADS_2