FAZ VS ALEX. Demi Kanzha

FAZ VS ALEX. Demi Kanzha
kantin sekolah.


__ADS_3

faz sudah selesai duha di musola kini akan memenuhi janji mentraktir satria di kantin sebagai sambutan persahabatan mereka.


saat jalan semua menatap faz dan santri apalagi faz yang masih mencolok dengan sragam putih abu abu biasa. sedang semua siswa sedang memakai sragam almamater batik khusus. jadi semua tau kalo dia anak baru di sekolahan ini .


wajahnya yang tampan menarik perhatian para siswi. banyak yang seehai senyum semnyum curi curi pandang . melihat tingkah itu faz merasa risih apa lagi nelihat penampilan mereka yang terbuka membuat faz barpaling muka. rok bawahan yang sepaha.baju atasan yang di buat ketat. faz merasa ini zina mata semua . dosa faz menyesal tidak nemilih sekolah madrasah. yang di anjurkan sang abi.


" sat... mereka dada padamu tuh..." goda faz pada sahabat barunya.


" ah...masak faz..."satria salah tingkah tak sadar di goda faz


" iya... coba balesin deh..."pinta faz sambil menahan tawa . keusialan nya mulai muncul untuk mengerjai teman barunya itu.


" hai... aku satria..." satria melambai.


"ih.... itukan anak kelas 12 yan cupu itu" bisik se orang siswa


"udah dong pede aja" faz menyemangati agar satria tidak minder.


" ih... apa sih kita kan seehai sama babang tampan satu itu...." kata yang lain mereka berdiri di sepanjang jalan koridor sekolah.


" iya bukan sama kamu...." kata yang lain lagi tapi satria akhirnya malu juga mendengar teguran itu.


" kepedean.... tapi cogan. ... boleh kenalan nggak....?" kata dela salah satu siswa populer di SMA BINA BAKTI


" em...boleh..." jawaban faz menarik senyum di wajah dela.


" nama aku... dela... kamu siapa?" dela mengulurkan tangan santai faz masih menaruh tangan di saku celana tak mengngubris uluran tangan dela.


" apa..." jawab faz


" siapa...?" tanya dela bingung.


" apa...." jawab faz lagi lebih tegas.

__ADS_1


" kamu tuli... ya... dari tadi kok apa apa.... sebenarnya denger ngak sih..." dela mulai nyolot.mendengar di triaki faz melotot tajam.


" kamu tu yang tuli....." satria menimpali


"nama gue apa. ..." faz berlalu dari tempat itu.


mendengar itu dela seperti linglung sedang faz dan satria terdengar tertawa terbahak bahat karena berhasil mengerjai dela sang idola.


"gila... gila... lho ngerjain cewek idola di jelas 12...." ujar satria.


" gue gak ngerjain... jujur apa itu nama kecil gue." jujur faz sangat benar.


" apa...?"satria seakan tak percaya.


"jangan ikut ikutan deh lho....." faz mengingatkan.


mereka sampai di kantin suasana masih penuh sesak. kedatangan faz menarik perhatian lagi. semua menatap nya. tapi melihat tatapan itu faz tak perduli dan jalan nenuju tempat menu melihat pilihan menu yang disediakan di kantin itu.


" sat...lho mau makan apa?" tanya faz


" iya lah... gue kan janji..." faz serius.


" makasih ya faz..." satria senang sekali.


mereka pesen makanan. satria bakso dan teh manis.sedang faz nasi soto es jeruk. mereka memilih . agak pinggir supaya tak terganggu. suasa jadi tambah rame saat alex the gengs datang dan nembuat keributan di kantin.


" he...anak kampong jadi nih traktir temen cupunya" ledek alex menghampiri fsz dan satria.


tapi faz tenang tak menggubris sama sekali. bahkan dia tetap konsen makan sedangkan satria sudah mulai ketakutan dan mengajak faz pindah meja.


" eh... ini kan meja kit... ada yang nempatin nih...."rio tiba tiba datang membawa makanan untuknya dan alex.


" sat pindah. ...!" pinta soni dengan kasar

__ADS_1


"ayo faz...." ajak satria tapi faz menahan bahunya dan menatap tajam. masih ingin meneruskan makan.


" bentar ya nanggung ni.... bentar lagi abis...." jawab faz santai.


"oh... klawan berani ma kita...." alex mulai kesal padahal baru di pangil ke ruang bp sepertinya tak kapok.


" ini kan tempat umum... siapa saja boleh duduk di mana sajakan." ujar faz santai.


"oh.... nyolot ya....."sini mengulurkan pukulan dengan sigap faz menahan. di tatap mata alex yang nampak merah marah.


" kalo mau ribut jangan di sini lex... gue juga baru dateng masih lelah kladenin kalian..." taz memelas.


"lho maunya gimana....?" tanya alex.


" kapan kapan saja ya..." santai faz.


tapi alex tak terima. langsung melayangkan tinju kerah wajah faz. tapi dia bisa mengelak dengan cantik. tapi keributan itu benar terjadi meja yang mereka tempati jadi sasaran amukan.


"alex. ... kita baru ketemu.... kita tak punya dendam kenapa kamu musui gue?"


karena kesal alex pergi dari sana. meninggalkan semua keributan yang dia buat. dan faz yang ganti rugi semua kerusakan.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2