
Kini Alex sudah ada di keimanan kyai alwi di komplek pondok al azhar. dia masih sanggat lemah karena sakit dan sedih karena kehilangan orang tuanya. sampai saat ini Alex belom pulang ke rumahnya. yang Alex dengar kediaman wibiwo kini sudah di kuasai omnya.
pak anton sang asisten sesekali mengabari ke abi alwi perihal kedaan perusahaan dan kabar keluarga tuan fero. tapi tidak boleh mengutarakan secara detail ke alex dengan kondisi perusahaan .
kini alex sedang istirahat di kamar faz. Selama pemulihan dan bersembunyi akan tinggal di pondok. faz merelakan kamarnya di gunakan bersama dengan alex.
faz sadang mengaji di pondok. sedang alex baru bangun tidur . Setelah minum obat alex selalu tidur lelap semua karena evek dari obat yang dia konsumsi secara tetatur.
karena gerah alex baru selesai mandi dan dengan santai berdiri di depan lemari faz mencari baju ganti
tapi tiba tiba pintu kamar terbuka.
braaaak......
seorang gadis masuk tanpa permisi kedalam kamar. berusaha mencari sesuatu di atas rak kitap mengambil sebuah buku kitap. dia belom Sadar dengan kehadiran alex yang berdiri dengan memegang kaos dan celana pendek yang belom dia pakai. saat berbalik sia malah syok dan teriak keras sekali. alex hanya terpaku menatap gadis itu
"aaakkkkhh" triak sang gadis.
pasalnya alex hanya memakai handuk sebatas lutut. dan kaos juga celana masih saja dia tenteng belom di pakai.
"hei... kamu kenapa tria?" tanya alex gugup saat gadis itu malah jongkok sambil menutup mata nya.
"kamu.... siapa? kenapa tidak pakai baju?"tanya sang gadis yang nampak syok.
"kamu yang siapa. ..?. kenapa tiba tiba masuk tanpa permisi ?" alex penasaran dengan tingkah sang cewek. yang tiba 2 jongkok dan nampak gemetar
__ADS_1
"ini kan kamar kakak saya. ... pakai baju kamu!" printah zora. ternyata dia yang datang mencari kitap kakaknya karena faz lupa membawa nya.
"iya.... iya.... dasar cewek aneh" alex sewot segera masuk kamar mandi untuk ganti baju di sana.
"kamu yang aneh" grtutu zora sambil mendekap kitap.
setelah alex masuk kamar mandi zora segera pergi dan keluar dari kamar kakak nya. Dia berlari dengan cepat hingga sang mimi bingung meliat tingkah sang putri yang lari seperti melihat setan menuju kamarnya di lantai 2.
pemandangan yang jarang di lihat. zora. apa lagi alex memiliki tubuh yang sangat bagus. tapi kini zora malah merasa bersalah karena ini termasuk zina mata. dosa zora sudah berbuat dosa.
sedang alex yang sudah selesai ganti baju mengingat tingkah zora malah senyum aneh. Bagaimana ada cewek yang terang menolak melihat tubuhnya yang bagus. alex semakin penasaran siapa gerangan sang gadis yang datang barusan.
"siapa dia...?" tanya alex pada dirinya sendiri sambil duduk di sofa.
"dia bilang ini kamar kakak nya....." pikir alex masih mencerna kejadian tadi.
"kalo faz tau pasti marah.
alu bagaimana abi alwi. ... beliau tidak akan memaafkan saya" alex mulai khawatir.
alex masih bingung dengan kebodohannya. memikirkan semuanya membuat kepalanya sakit. karena sibuk dengan dirinya sendiri alex sampai tidak sadar dengan kehadiran faz.
faz sibuk memeriksa rak seperti mencari sesuatu. Sebuah kitap yang di minta pada sang adik
"alex tadi ada seorang gadis kesini?" tanya faz
__ADS_1
"i...i..ya.. faz" alex gugup
"ya sudah kamu kenapa?" faz penasaran
"aku.... aku. .. sudah berbuat salah. ... maafkan aku" alex berusaha jujur walo dia bandel tapi prinsip jujurnya sangat besar
"kamu berbuat apa? kamu tidak salah lex"faz menatap alex memiringkan mata
"aku... tadi....." alex mulai cerita jujur.
alex menceritakan pada faz kejadian yang baru dia alami. walo itu bukan 100% kesalahan alex tapi dia tau zora sangat shok.
"apa. ... dia lihat kamu.... telanjang dada,?"faz kaget marah penuh emisi.
"iya... Maafkan aku.... itu bukan sepenuh salahku" alex membela diri.
"kau harus tanggung jawab!"printah faz
"tanggung jawab faz... baiklah aku sedia untuk ganti rugi berapa yang kau minta?" elex pasrah dan mau janji untuk tanggung jawab.
"nikahi zora... adikku. ..." pintu faz sangat tegas sekali.
" nenikah.......????" alex triak sangat histeris mendengar tuntutan pada nya.
.
__ADS_1
.