
Hari pertama aku magang, aku disibukkan dengan perkenalan semua orang yg ada di gedung pemerintahan itu, dan aku pun berkenalan dengan seorang pria tampan namun kurus dari sekolah lain, dari sekolahnya ada 4 orang, 2 gadis cantik dan 2 pria tampan. Sedangkan dari sekolahku hanya 2 orang saja tentunya gadis" cantik karna kami dari jurusan sekretaris(adm). Setelah itu prakrin kami pun dimulai, aku pun cepat akrab dengan mereka saat jam istirahat kami selalu bersama, hingga suatu saat masih jam kerja listrik di sini padam sontak saja ruangan jadi gelap gulita. Saat itu aku sedang mengetik dengan Abi, dan abi adalah pria yg aku suka ketika listrik tiba" mati akupun kaget karna ruanganku jauh diujung lorong dan sangat gelap saat listrik mati. Saat aku hendak keluar ruangan Abi menarik tanganku dan menawarkanku permen aku pun setuju ku kira dia akan memberikannya 1 bungkus ternyata dia memberinya melalui bibirnya dan itu membuatku kaget tapi entah mengapa aku tidak menghentikan kelakuannya hingga itupun menjadi sebuah ciuman. Tiba" suara nayla mengagetkan kami dan sontak langsung pergi keluar mencari sumber suara itu.. Saat itu teman" yang lain sudah menunggu untuk istirahat dan makan siang bersama di kantin kamipun makan bersama , tapi tiba" fitri bertanya tata kenapa wajahmu sangat merah? apa kau demam? Abi pun langsung melihatku dan bibirnya pun di naikkan nya sedikit keatas serta memainkan alis matanya yg tebal, semakin membuatku salah tingkah. Lina yang memahami tingkah kami pun langsung mengatakan PAJAK JADIAN sambil berteriak girang.. Dan itu membuatku kaget membatu, tak ku sangka Abi pun mengatakan "iya makan siang ini aku yg bayar" itu membuat mataku membulat tajam menatapnya. Sejak saat itupun Abi selalu menjemputku agar bisa pergi magang bersama dan pulang bersama hubungan kamipun bahagia. Akupun menceritakan kisah keluargaku diapun memelukku dan berkata dia mencintaiku hubungan kami pun berlanjut hingga kami lulus sekolah. Saat ini aku bekerja sebagai marketing di salah satu perusahaan terbesar di Indonesia karna memiliki banyak cabang di setiap kota. Hari ini Abi menjemputku pulang kerja karna pulang sudah malam kami pun langsung makan malam. Setelah selesai Abi mengajakku ketempat temannya sesampainya disana temanny hendak meninggalkan rumah katanya hanya sebentar kami duduk saja dan menonton TV saja. Dia meminta kami nenunggu, setelah menunggu 1jam lebih aku mulai bosan memainkan game di HP ku. Abi pun menyalakan tv akhirnya aku memutuskan untuk menonton juga Saat tengah asyik menonton tiba-tiba Abi mencium bibirku, Abi mencium bibirku terus selamatkan dalam hingga akhirnya lidahnya pun mencari celah untuk masuk ke dalam bibir ku aku pun akhirnya membalas ciumannya ciuman itu berlangsung cukup lama hingga membuatku sesak perlahan-lahan Abi mencium leher ku menggenggam tanganku , hingga menggigit kecil daun telingaku membuatku merinding. Abi kembali mencium bibirku kali ini aku merasa ciumannya berbeda tangannya pun menyentuh payudaraku Abi memainkan nya perlahan Abi menciummi leherku membuatku hilang kendali dia kembali mencium bibirku dan tangannya mencoba menaikkan rokku menggeser celana dalamku dan itu membuatku mendesah kecil Abipun mencium bibirku hingga ku rasa 1 jarinya menyentuh milikku mencoba memasukkan jarinya aku pun mencoba melepaskan tangan dan ciumannya tapi dia tak memberiku rongga sedikitpun. Dimasukkany jarinya keluar masuk membuatku semakin hilang akal entah kapan dia membuka bajuku hingga dia leluasa meng dadaku dan memnya aku pun mendesah " aagh . aghh hentikan bi pintaku , namun abi tidak mendengarkanku. Entah apa yang ku rasa saat itu tiba" aku ingin pipis dan Abipun tersenyum tiba" pipisku pun keluar Abi kembali merapikan pakaianku dan dia pun ke kamar mandi. Saat di kamar mandi aku mendengar desahannya itu membuatku penasaran apa yg di kerjakannya. Tapi aku tak berani membuka nya sekitar 30mnit kemudian dia keluar dan berkata mari pulang sudah pukul 22.30 aku pun mengangguk setuju..
saat tiba dirumah Abi berkata aku takkan melepaskanmu Tata , lalu Abipun pamit pada kakak dan mamaku. Kakakku yang notabennya tak suka akupun langsung menghinaku mengatakan kalau aku pasti sudah tidur dengan kekasihku. Aku tak menjawabnya karna tak ingin bertengkar tapi tiba" tangannya mendarat di pipiku dan mengatakan aku sama halnya dengan ibuku jalang murahan, akupun menangis mendengarnya , kakakku pun semakin menjadi" saat ku mulai menjawab baru aku mengatakan kakak kenapa memukulku? dia pun langsung menarik rambutku dan menyeretku ke dalam rumah. Saat dia di dalam dia membuka lemari bajuku dan menunjukkan uang 50rb 8lembar dan 100rb 10lembar. Belum aku mengatakan uang dari mana ini ? Dia langsung mengatakan bahwa aku pasti telah menjual diriku atau mencuri.