
feri pun sampai dirumah. dia keluar mobil dengan sangat malas ingin masuk kedalam rumh.
kenapa aku lebih semangat masuk kerumah kecil itu dari pada rumh sendiri gumam feri.
feri memasuki rumah besar keluarganya dan ternyata mama papa feri berada di ruang tamu dengan seorang perempuan cantik kesayangan mamanya itu.
"feriiii"teriak erika berlari ke arah pintu masuk, tanpa ragu dia memeluk feri saat itu."udah lama gak ketemu kamu aku kangen"ucap erika dengan manjanya kepda feri
feri mempunyai pangglan sendiri sewaktu kecil dulu dan sampai saat ini dia tetap memanggil erika dengan mue. menurut erika panggilan itu sangat istimewa baginya. tdak dengan feri, panggilan itu hanya sebatas panggilan biasa yg dilakukan setiap orang dibumi ini. terkadang kita juga mempunyai panggilan tersendiri kan untuk orng tertentu begitu juga dengan feri.
"mue jangan seperti ini, kita udah dewasa "ucap feri sambil melepaskan pelukan erika. mama feri yg melihat adegan pelukan itu merasa sangat bahagia. berbeda dengan papa feri dia tdk ingin ikut campur dalam urusan perasaan. dia memilih untuk diam karna dia hanya ingin melihat anaknya itu bahagia memlih wanita yg feri cintai, seperti dia dulu memilih mama feri untuk menikah dengannya tdak dengan perjodohan ataupun pemaksaan dari orng tuanya.
"emng kalau udah dewasa kenapa?gak boleh?"jawab erika yg langsung menglingkarkan tangnnya di pinggang feri.
__ADS_1
"mue laki laki dan perempuan itu harus ada batasannya"ucap feri kesal melepaskan tangan erika.
"iya2 aku tau. kenapa jadi kamu jaga jarak gitu sih sama aku. kan kita juga udah temenan lama"ucap erika yg merasa kesal dengan feri.
"kalian mau tetap disitu"ucap mama feri. yang dari tadi melihat drama romantis itu menurutnya.
feri dan erika pun bergabung bersama papa dan mama feri. erika dan mama feri berbincang bincang sangat akrab sekali sedangkan feri melihat sngat malas.
feri berbincang dengan papanya soal perusahaan, mereka sama2 malas mendengarkan perempuan perempuan yg gosip. beberapa menit kemudian feri sudah merasa bosan dan pergi kekamarnya namun dicegah oleh mamanya.
"feri mau istrhat capek"ucap feri lalu berjalan menaiki tangga
"kan ada erika disini temenin dulu dong apa ajak jalan2 gitu"ucap mama feri semangat
__ADS_1
"ma nanti malam kan kalian juga ketemu, erika mending pulang aja istrahat. kita lanjutkan lagi nanti malam"feri tetap meninggalkan mama nya..
wajah erika pun berubah menjadi muram. dia sama sekali tdk pernah berfikir temannya berubah menjadi sedingin itu. padahal dia dulu sangat baik terhadap erika fikirnya
"iya udah lah tan erika pulang dulu nanti malm kan kita juga ketmu lagi"ucap erika berpamitan kepda mama feri lalu pulang.
"iya deh sampai ketemu nanti malm ya syang"ucap mama feri sambil mengelus kepala erika
aku harus dapetin perhatian kamu lagi feri. aku gak mau ada jarak antara kita. ak akan berusha sekeras mungkin supaya kamu mau denganku lagi gumam erika
dikamar feri sudah duduk bersandar di tampat tdrnya itu. apalagi saat ini dia sangat lelah dengan mamanya yg terus memaksakan dirinya dengan erika. akan ada masalah besar jika erika dan mama nya tau kedekatannya dengan masya. dia beralih memikirkan masya, untuk mengembalikan suasana bahagia hatinya.
terimaksh sudah mampir membaca ka. terimaksh dukungannya .
__ADS_1
mohon maaf jika masih ada kesalahan dan ketidak nyamanan dalam cerita ini.