
Feri merasa sangat bahagia bisa bersama masya hari ini dan mengungkapkan perasaannya pada Masya sedangkan Masya masih bingung apa yang akan dia lakukan. Setelah mendengar apa yang dilakukan Feri padanya.
Artinya om Feri sekarang tunangan ku dong, tapi ini kan hubungan yang serius dan harus melibatkan keluarga. Dan dia tidak melibatkan keluarga nya dan aku juga tidak boleh memberitahu mama, apa dia hanya mempermainkanku?.Aku tidak mengerti apa maksut om Feri guman masya masih bertanya tanya dalam hatinya.
"Sayang dari mana?."Tanya mama masya lalu mendekati Masya yang sedang termenung di ruang tamu rumahnya.
"Jalan jalan aja tadi ma."Jawab masya.
"Gimana kampus nya apa kamu sudah lihat kesana?." Sebenarnya mama masya masih khawatir dengan Masya. Meskipun Masya bisa kuliah sesuai dengan keinginannya tapi semua didunia ini juga butuh uang dan keadaan mereka saat ini membuat mama masya sedikit khawatir.
"Masya masih mengajukan beasiswa sih ma, tapi masya gak tau juga soalnya itu kan kampus anak orang kaya semua. Anak kaya kan hanya ngandelin uang ma, jadi Masya bisa nunjukin bakat Masya tanpa uang. Ya semoga masya bisa dapet beasiswa itu."Masya menghembuskan nafasnya pelan.
"Masya kekamar dulu deh ma."Ucap masya lalu pergi kekamarnya.
"Maafin mama sayang."Ucap mama masya lirih lalu pergi kekamarnya.
Pagi yang cerah matahari bersinar terang. Burung berkicau berterbangan kesana kemari seperti tahu akan kegembiraan hati Feri saat ini.
Pagi ini Feri sangat beesemangat, Feri sudah bersiap berangkat ke kantor dan Fe juga sudah menjemput Feri diapartemennya.
Hari ini Erika sudah berniat untuk menemui Masya. Erika merencanakan sesuatu supaya masya mau menjauh dengan Feri.
Lihat saja aku tidak akan rela Feri jatuh dalam pelukanmu gumam Erika lalu melajukan mobilnya.
Sinar matahari masuk menyinari kamar gadis cantik itu."Hoaaam."Masya baru saja membuka matanya dan masih enggan untuk bangun dari tempat tidurnya.
"Sya mama berangkat dulu ya."Ucap mama masya dari luar pintu kamar anaknya itu.
__ADS_1
"Iya."Masya masih menggeliat tidak ingin beranjak dari tempat tidurnya.
"Eh iya ngomong ngomong Lisa gak pernah ada kabar kemana dia?. Benar benar seperti hilang ditelan bumi."Ucap Masya.
"Apa pantas dia disebut sahabat cih. Apa aku hubungi dia?, aku juga lagi butuh teman curhat hmm."masya memanyunkan bibir mungilnya sambil berfikir.
Masih belum beranjak dari tempat tidurnya Masya meraih ponselnya dan mencoba menghubungi sahabatnya.
Masya: "Kamu kemana aja sih kok hilang tiba tiba?. Kamu masih inget aku kan atau kamu udah hilang ingatan?." Tanya Masya setelah tersambung dengan Lisa.
Lisa:"Hey Sya aku masih liburan keparis diajak sepupuku." Lisa tertawa mendengar temannya yang bicara tnpa titik koma itu.
Masya:"Seperti itu ternyata sahabat ya!. Kalau gitu aku tunggu oleh oleh darimu bye."Masya menutup telfonnya.
"Aaaah coba masih ada papa pasti aku juga lagi seneng seneng berlibur."Ucap Masya menghembuskan nafas kasar.
Tok tok tok
"Jangan jangan itu surat kiriman dari kampus untukku."Ucap masya yang menanti kedatangan surat penerimaan beasiswanya.
"Eh ini kan cewek yang pernah meluk om mesum itu!!!! ada perlu apa dia kesini?."gumam Masya.
"Hey kenalkan aku Erika."Ucap Erika menatap tajam Masya.
"Aku Masya. Anda ada perlu apa datang kemari???."Tanya Masya penasaran dengan kedatangan Erika.
"Boleh aku masuk."Ucap Erika.
__ADS_1
Erika mengedarkan pandangan nya setelah masuk rumah Masya.
Ternyata hanya gadis miskin yang tidak tau diri. Beraninya dia mendekati Feri, tidak tau malu gumam Erika.
"Kamu tau maksud kedatanganku kemari!!!."Ucap Erika duduk dengan elegan di ruang tamu sederhana milik Masya.
Masya hanya menggelengkan kepala mendengar kata Erika.
"Cih ternyata kamu masih tidak sadar?. apa kamu tau Feri?, sebaiknya kamu jauhi Feri.!" Ucap Erika manatap Masya dengan pandangan tidak suka.
Apa sih maksud orang ini gumam Masya.
"Maaf sebelum nya apa maksud anda, saya tidak mengerti."Ucap Masya mengerutkan dahi nya.
"Kamu tau status Feri bukan?, dibandingkan dengan kamu seperti bumi dan langit!. Mungkin kamu juga hanya pelampiasan untuk melepas lelah Feri, setelah dia bosan dengan mu, dia akan membuangmu." Ucap Erika
"Apa maksud anda berkata seperti itu?. Lagi pula aku juga tidak mendekatinya, memangnya anda siapa nya dia?. Atau kira kira anda wanita yang habis dipakai olehnya dan dibuang juga?."Ucap Masya dengan berani.
Kamu pikir aku bisa dibuli olehmu. dasar cewek gak waras gumam Masya.
"Cih gak tau malu benar kamu!!. Kamu kira aku akan seperti itu?. Aku tunangan Feri."Ucap eLErika menyombongkan dirinya.
"Oke kita lihat saja, lagian aku juga gak pernah ngejar dia. Kalau memang kamu tidak suka bilang saja sama dia jangan datang kemari!!. Kalau memang dia tunangan anda tolong jaga baik baik tunangan anda." Ucap Masya.
"Gadis brengsek!!, beraninya dia. Kita lihat saja nanti." Gumam Erika.
Terimakasih dukungannya
__ADS_1
jangan lupa mampir novelku I LOVE YOU
jangan lupa like, bintang dan votenya