Gadis Cantik Milik CEO

Gadis Cantik Milik CEO
Episode 57


__ADS_3

"aku sudah bilang pada mama mu, kamu tenang saja. nikmati keindahan pemandangan ini."ucap feri lalu duduk dikursi.


"oh gitu...... iya deh."ucap masya masih tetap berdiri dan melihat pemandangan.


"om sepertinya kalau kita main dibawah asyik deh. iya enggak????."ucap masya memancarkan senyumnya menatap feri.


"aku enggak mau ......kekanak kanakan."ucap feri datar.


hih dasar om ini dulu juga dia penah ajak aku kepantai dia bahagia sekali kenapa sekarang gak mau,,,,, dasar om ini benar benar aneh gumam masya.


"om tau enggak.... masya dulu ingin sekali jalan jalan bareng sama papa mama tapi sekarang, papa ninggalin masya sama mama."ucap masya dengan sedih......"papa sayang banget loh om sama masya. papa juga gak pernah manjain masya..... papa selalu bilang kalau masya menginginkan sesuatu masya harus berusaha dengan keras..... masya benar benar kangen sama papa." tanpa sengaja masya meneteskan air matanya.


feri pun menatap masya.


"dasar gadis bodoh......kenapa kamu menangis. kan sekarang sudah ada aku yang bisa bahagiain kamu."ucap feri mengusap air mata masya.


masya menatap feri penuh tanya.


"maksut om???....apa om mau jadi papa masya.... jadi om mau nikah sama mama dong.. iya kan????."ucap masya.


"gadis bodoh sebenarnya apa yang ada diotakmu."ucap feri mencubit hidung masya.


"aw aw aw ....sakit om sakit..lepasin dong.......masya gak bisa nafas tau." teriak masya. hidung masya merah karena cubitan feri.


feri melepaskan cubitan nya lalu pergi keluar kamar. masya memegang hidung nya yang merah.


"tanpa minta maaf main pergi tanpa dosa. sungguh....dulu mama nya nyidam apa an sih kok lahirin anak seperti dia. untung saja bos kaya."ucap masya kesal.


setelah feri keluar, beberapa menit kemudian feri masuk bersama 3 orang wanita cantik dengan membawa peralatan make up dan gaun mewah.


masya menatap ketiga orang didepannya itu saat ini.


"ini om mau ngapain sih kenapa bawa orang orang ini."ucap masya lirih.

__ADS_1


"kerjakan jangan sampai mengecewakan."ucap feri lalu pergi.


"om om tunggu masya.... orang orang ini mau apa sih om."teriak masya sambil mengejar feri namun dihalangi ketiga perempuan itu.


"nona muda silakan anda bersihkan diri dulu.. sebaiknya anda bisa bekerjasama dengan baik."ucap salah satu wanita itu.


"memangnya mau apa sih kalian."ucap masya sangat kesal.


mereka tidak menjawab pertanyaan masya.


"silakan nona."salah satu wanita itu membuka pintu kamar mandi.


masya pun pergi kekamar mandi dan menatap mereka dengan kesal.


"apaan sih.....benar benar om gila. mau ngapain sih dia."ucap masya kesal. setelah beberapa menit masya selesai membersihkan dirinya.


"nona ini bajunya silakan anda pakai."ucap wanita itu lalu memberikan baju ganti untuk masya.


"nona sebaiknya anda cepat ganti dengan gaun ini."


masya segera mengganti pakaiannya. dan mereka membantu merias wajahnya.


"wah bagus ya aku kelihatan sangat cantik."ucap masya yang berdiri didepan kaca takjub menatap dirinya.


memang anda sudah cantik nona kami hanya memberi sedikit polesan make up gumam salah satu wanita itu.


"mau kemana sih ini????kok aku dandan segala."ucap masya.


para wanita itu hanya diam dan bekerja sesuai dengan tugas mereka masing masing. tanpa menghiraukan keluhan keluhan dan pertanyaan yang keluar dari mulut masya.


"mereka ini bisu apa ya ,,,kenapa mereka tidak menjawab satu saja pertanyaanku...menyebalkan disini ada 4 orang tapi sama saja aku seperti sendiri. mereka hanya seperti robot ."ucap masya lirih kesal.


"mari nona saya antar anda."ucap salah satu wanita dan yang lainnya membuka pintu.

__ADS_1


"mau kemana?...masya gak mau kalau kalian harus kasih tau masya dulu."ucap masya dengan kesal lalu duduk di ranjangnya.


mereka tidak mengerti apa yang harus dilakukan berurusan dengan nona nya yang kekanak kanak an itu.


sedangkan feri dan fe sudah berada ditempat makan malam. fe sudah mempersiapkan makan malam hari ini dengan sempurna. hiasan yang sangat mewah dengan latar belakang pantai. sungguh tempat itu semakin indah malam ini.



"fe kenapa mereka lama sekali???."ucap feri yang sudah gusar menunggu belahan hatinya itu turun.


"saya akan hubungi mereka tuan muda."ucap fe.


fe menyeringai licik"kenapa anda tidak sabar tuan muda masih 2.5 jam menunggu santai ,,,,,mari kita nikmati kopi (fe tertawa tanpa suara). menunggu klien saja anda tidak akan mau selama ini tuan muda mungkin anda akan berkata ....fe batalkan kerja sama dengan perusahaan ini, aku tidak mau menunggu terlalu lama..... padahal hanya 5 menit "ucap fe lirih sambil menggelengkan kepalanya dan tersenyum membayangkan tuan mudanya.


fe menghubungi salah satu pelayan yang ada bersama masya.


dring


dring


pelayan: "iya tuan maaf. lebih baik anda kemari nona tidak mau saya ajak keluar."


fe: "berikan ponsel pada nona masya."


ponsel pun diberikan pada masya.


fe: "nona sebaiknya anda cepat kemari sebelum tuan muda marah."


fe langsung menutup sambungan selulernya.


terimakasih dukungannya


jangan lupa like, bintang dan votenya ya

__ADS_1


__ADS_2