
feri dan masya sudah terhanyut dalam lamunan mereka masing masing.
sedangkan erika bertambah panik mendengar kabar dari mama feri kalau dia tidak dapat mengetahui siapa gadis yang bersama feri siang tadi.
"kalau tante tidak bisa dapat informasi siapa gadis itu. aku akan cari tahu apa hubungan gadis itu dengan feri. kalau hanya sekedar teman kerja juga sepertinya tidak mungkin."
erika berniat mencari tahu hubungan masya dan feri. erika tau sifat temannya itu. dia tidak akan bersikap selembut itu kepada wanita manapun kecuali dia suka padanya.
keesokannya feri terbangun dengan suasana hati yang sangat baik.
dia pergi mandi dan bersiap untuk kekantor.
"aku diapartemen" pesan singkat yang dikirim untuk sekertarisnya itu
kling
kling
fe membuka pesan singkat itu.
"ada masalah apa lagi dirumah tuan muda, kenapa anda kembali tinggal di apartemen."ucap fe lirih lalu mengemudi mobil kearah apartemen feri.
beberapa menit kemudian fe sampai diapartemen dan langsung masuk menemui tuan mudanya.
feri sudah duduk disofa apartemennya dengan senyum bahagia.
"sepertinya ada yang salah dengan tuan muda pagi ini. kalau dia ke apartemen artinya dirumah lagi ada masalah tapi kenapa dia sekarang malah senyum senyum tidak jelas begini, apa tadi pagi tuan muda salah minum obat."ucap fe lirih sambil menatap feri.
"selamat pagi tuan muda."sapa fe lalu masuk menghampiri tuan mudanya.
"pagi fe……hari ini langit sangat cerah kan fe, sungguh indah."ucap feri lalu berjalan menuju balkon apartemennya.
"aku rasa tuan muda benar salah minum obat...... tuan muda hari ini mendung kenapa anda bilang cerah..... dilihat dari sisi mana cerahnya!!!!!.....ampun.!!!!!"ucap fe lirih. fe menggelengkan kepala nya heran dengan tuan mudanya.
"sepertinya memang cerah tuan muda."ucap fe mengikuti tuan mudanya ke balkon.
saya jadi ikut menggila sepagi ini fikir fe.
lihat tuan muda mendung bukan!!!!!apa anda masih akan berkata cerah...mari saya antar kedokter mata tuan muda, mata anda bermasalah... sepertinya saya juga harus mengikuti kegilaan anda tuan muda untuk menyelamatkan hidupku gumam fe dalam hatinya.
"ada jadwal apa saja hari ini fe."tanya feri masih dengan tersenyum.
"hari ini akan ada banyak pertemuan dan juga rapat tuan muda."ucap fe.
"oke, kita berangkat sekarang."ucap feri lalu berjalan keluar.
"baik tuan muda."fe mengikuti tuan mudanya.
"sepertinya pekerjaanku hari ini tidak melelahkan seperti kemaren, melihat suasana hati tuan muda."ucap fe lirih. fe juga ikut tersenyum senang.
masya sudah bersiap berangkat menuju kampus.
__ADS_1
"sepertinya asik deh jadi anak kuliahan."ucap masya senang dengan status nya yang baru.
"ma masya berangkat kekampus ya."teriak masya.
"kan keren jadinya."ucap masya lirih dengan senyum senyum kecil lalu pergi.
"sayang sarapan dulu."teriak mama masya dari dalam.
"masya gak lapar ma."teriak masya yang tetap berjalan pergi.
"gadis nakal"ucap mama masya lalu bersiap untuk pergi ketokonya.
mama masya keluar dan menutup pintu.
"tante masya nya ada."tanya miko yang sudah berdiri tidak jauh dibelakang mama masya.
"ehhh miko!!!!...masya baru saja pergi."jawab mama masya.
"oh..... kemana kira kira masya tante?."tanya miko.
"katanya mau kekampus xxx."jawab masya.
"oke deh tante makasih......tante mau kemana?...."tanya miko.
"tante mau berangkat kerja dulu."mama masya pun berjalan pergi.
"tan..... tante miko antar ya."ucap miko membuka pintu mobilnya.
"enggak tan...miko antar aja yuk."ucap miko. mama masya pun naik mobil.
miko mengemudi mobil mengantar mama masya sebelum pergi menemui masya. setelah beberapa menit miko terdiam memikirkan sesuatu.
akhirnya miko berani bertanya pada mama masya.
"tante kenal sama om feri ya?."tanya miko.
miko memang ingin mencari tahu hubungan masya dan feri. berhubung mama masya sekarang tidak bersama dia miko mengambil kesempatan untuk mengetahui hubungan mereka.
"oh nak feri. ya kenal. miko kenal?."jawab mama masya.
"enggak kok tante miko cuma tanya saja. waktu itu ketemu dirumah sama masya juga."jawab mama feri.
"apa masya sekarang dekat sama dia tante?"tanya miko.
mendengar pertanyaan miko mama masya mengerutkan dahinya bingung dengan miko.
bukannya miko selalu dekat sama masya dari dulu. apa dia tidak tau?……ada apa dengan mereka?……masya juga sekarang jarang kumpul bareng miko.. fikir mama feri.
"tante juga tidak begitu tahu miko. feri juga cuma beberapa kali saja kemari."jawab mama masya. setelah itu mama masya pun menunjukkan tokonya. beberapa kemudian menit mereka sampai.
"terimakasih ya miko... mau mampir dulu?."tanya mama masya
__ADS_1
"terimakasih tante... miko mau langsung ke kampus saja."ucap miko lalu pergi menuju kampus xxx.
dikampus masya selesai mendaftarkan dirinya menjadi mahasiswa baru.
"ah ini kampus terbaik dikota ini. semoga saja pengajuan beasiswa ku diterima."ucap masya lirih.
tanpa masya ketahui, sudah ada yang mengikuti masya dari tadi.
lalu masya berniat untuk melihat area kampus itu.
dring
dring
dring
ponsel masya berbunyi, terlihat nama miko disana.
"ada apa miko menghubungiku!!!."ucap masya lalu menerima panggilan itu.
masya: "hallo kenapa miko?..."
miko : "sya aku didepan kampus xxx. kamu dimana?."
ngapain dia kemari fikir masya.
masya: "kok tau aku disini?"
miko:"iya tadi aku kerumahmu terus tante bilang kamu kesini, mangkanya aku nyusul juga kesini."
masya: "oke aku kesana."
masya berjalan menemui miko didepan kampus.
"sya."miko melihat masya lalu melambaikan tanganya. masya menghampiri miko.
"hay sya. sudah selesai urusannya?." tanya miko
"sudah sih masih nunggu pemberitahuan, nanti dikirim kerumah."ucap masya.
"kamu ngapain kesini."tanya masya
"aku mau jemput kamu lah, yuk makan siang bareng."ajak miko. masya pun mengangguk dan mereka pergi makan siang bersama.
ditempat lain fe sudah menerima pesan tentang masya dan juga lengkap dengan foto masya bersama dengan miko.
"ahh ****** aku kenapa disaat seperti ini muncul foto foto ini. nanti lah habis pulang kerja."ucap fe menggelengkan kepalanya.
terimakasih kakak sudah menyempatkan waktu untuk membaca
jangan lupa like, bintang dan vote nya
__ADS_1