Gadis Cantik Milik CEO

Gadis Cantik Milik CEO
Episode 53


__ADS_3

feri masih diam mendengar mamanya yang sudah panik.


"iya kan mama mau tau siapa!!!.."ucap mama feri kesal.


"mama selalu saja ikut campur. biar saja lah ma feri keluar sama siapa saja, dia juga sudah besar jangan diatur terus."ucap papa feri yang membuat istrinya bertambah kesal.


"pa...... mama itu cuma ingin feri punya calon istri yang baik buat dia dan anaknya nanti, kenapa papa tidak mau mendukung mama sama sekali."ucap mama feri dengan sedikit penekanan.


"ma feri yang akan pilih calon istri mama jangan ikut campur urusan feri lagi. feri tau yang terbaik untuk feri."ucap feri dengan sedikit kasar.


"tapi mama ingin kamu sama erika.!!!!!!!…………mama feri bicara dengan sedikit berteriak.


"feri tidak suka dengan erika mama jangan selalu memaksakan feri."feri pun mulai geram dengan mamanya.


"mama tidak akan setuju hubungan kamu dengan wanita lain.!!!!.ucap mama feri


"terserah mama" feri berjalan pergi.


"feri tunggu mama....kamu belum jawab siapa gadis itu?………"teriak mama feri.


"ma biarkan feri pergi!!!. apa mama tetap akan memaksa feri?." tanya papa feri.


"iya mama tetap ingin menantu yang baik untuk feri."jawab mama feri.


"maksut mama erika yang baik untuk feri?. erika baik di mata mama tapi mama juga tidak tahu dimata feri!!!!!!." mama...papa ingatkan terakhir kali biarkan feri memilih pasangan untuknya dan jangan ikut campur urusan dia. atau mama akan menyesal nanti."ucap papa feri lalu meninggalkan istrinya.


"apaan sih papa ini. selalu belain feri. memangnya salah kalau aku ingin tahu wanita yang dekat dengan anakku. aku juga ingin tahu status dia gadis baik baik atau tidak."ucap mama feri lirih


feri pergi menuju apartemen miliknya. dia langsung menjatuhkan badannya diatas ranjang.


"ahh aku lupa belum makan. tadi kan mau makan jadi tidak nafsu gara gara mama."ucap feri kesal.


"masya lagi ngapain ya sekarang."feri tiba tiba teringat dengan gadis cantik itu.


sedangkan masya sudah berada dirumah setelah membantu mamanya ditoko kue.


"ma masya besok mau daftar kuliah ya!!."ucap masya menemui mamanya yang sedang menyiapkan makan malam mereka.


"mau kuliah dimana sayang?."tanya mama masya.

__ADS_1


"masya mau ambil desain interior aja ma di kampus xxx soalnya sekarang ada beasiswa disana."fikir masya karena keadaanya sekarang dia harus mencari jurusan yang mudah untuk mendapat beasiswa.


"iya sayang. terserah masya aja. apa mama perlu nganterin?."tanya mama masya.


"masya kan bukan anak tk ma ngapain dianterin segala."ucap masya mengerucutkan bibirnya.


mama masya hanya tertawa melihat kelakuan anaknya.


"makan yuk sayang, mama masak kesukaan kamu."ucap mama masya.


mereka pun makan malam. setelah itu masya pun pergi kekamarnya.


"om gila lagi ngapain ya?…apa dia masih marah sama aku. kok masya kepikiran om gila sih."ucap masya lirih sambil memainkan ponselnya.


tiba tiba masya menghubungi feri tanpa dia sadari.


"loh loh loh.... aaaaaaaaaaaa tangan masya nakal kepencet kan jadinya …………………gimana nih masya mau ngomong apa. semoga om gila tidak angkat telfon nya."ucap masya panik.


dring


dring


dring


dring


"siapa yang menghubungi ku jam segini?………"ucap feri lalu mengambil ponselnya.


sontak membuat dia terkejut dilayar ponsel muncul nama gadis bodoh yang menghubunginya.


"gadis bodoh apa kamu sudah kangen sama aku.!!!"ucap feri tersenyum ceria.


hatinya yang tadi lagi tidak baik pun berubah 1800 derajat.


"hallo ada apa?…"jawab feri dengan sok kerennya itu.


masya pun pucat wajahnya mendengar feri mengangkat telfonnya.


aduh mati deh masya. ini namanya menggali lubang kuburan sendiri fikir masya.

__ADS_1


"tidak apa apa om maaf mengganggu."ucap masya sambil tertawa yang dibuat buat.


"apa kamu sudah kangen sama aku?."tanya feri dengan sangat senang.


sepertinya tadi siang om gila marah sama aku deh. kenapa sekarang sudah bahagia gini suaranya. kangen dia bilang?…………narsis amat sih kan masya cuma kepencet tadi huh. nanti kalau masya ngomong tidak sengaja kepencet dia marah lagi kan om gila suasana hatinya seperti bunglon dikit dikit berubah menyebalkan. terus masya ngomong apa dong gumam masya menghembuskan nafas kasar.


"om sudah enggak marah lagi sama masya?."jawab masya sambil nyengir sendiri.


"jadi kamu khawatir kalau aku marah ya."feri senang mendengar masya menanyakan itu.


"yee siapa juga narsis amat sih om."jawab masya.


kenapa hati masya jadi deg deg an gini sih ahhh ....masya memukul mukul dadanya.


"awwww."teriak masya kesakitan karena terlalu keras memukul dirinya.


"gadis bodoh kamu kenapa?sakit ya ?aku kesana ya?…aku antar kedokter. kamu jangan sampai sakit gadis bodoh."ucap feri yang khawatir mendengar teriakan masya.


"hih masya enggak apa apa om, kenapa panik gitu sih. kayak ada kebakaran saja."ucap masya kesal mendengar feri yang berlebihan.


"bukan begitu gadis bodoh nanti kalau kamu sakit siapa dong yang nyakitin aku."ucap feri menyeringai tipis.


kata kata feri pun membuat masya terbahak "siapa yang ngajarin om gila ngomong gitu sih menggelikan tau."masya masih tetap tertawa terbahak


"gadis bodoh."kata feri dengan tertawa bahagia.


"ya sudah om masya mau tidur."ucap masya


feri pun tanpa menjawab masya langsung mematikan ponselnya.


dia tertawa bahagia sekali rasa lapar yang tadi menghampirinya hilang seketika setelah mendengar suara masya.


"eh tiba tiba dimatiin saja. bilang selamat malam kah atau apa gitu hih menyebalkan."kata masya lalu berbaring di tempat tidurnya.


pembicaraan yang tidak cukup lama itu membuat mereka senyum senyum sendiri malam ini. jatuh cinta memang sangat membahagiakan. 😊😊😊😊😊😊


terimakasih sudah membaca kakak


kalau ada alur yang cukup membosankan langsung komen ya.

__ADS_1


terimakasih sudah meluangkan waktu membaca.


jangan lupa like, bintang dan votenya ya.


__ADS_2