
"sya aku anterin pulang ya" ucap miko lalu masya melepaskan tangannya dengan miko.
"tidak perlu mik aku masih ada urusan sebentar"masya tersenyum lalu berjalan meninggalkan miko. miko menatap masya yang berjalan menjahuinya.
"aku akan cari tahu hubunganmu dengan kak feri sya, aku tidak akan melepaskanmu . aku akan buat kamu kembali padaku lagi sya"ucap miko lirih.
sedangkan feri masih tidak berpindah dari tempatnya. setelah beberapa menit dia menghabiskan waktu seperti orang gila senyum senyum sendiri.
ternyata jatuh cinta sangat indah gumamnya dalam hati yang lagi kasmaran itu. feri pun keluar dari ruang kerjanya karena sudah merasa lapar dan disambutlah dengan induk macan rumahnya yaitu mama feri.
mama feri menatap tajam wajah anaknya yang terlihat sangat bahagia.
"sayang mama mau bicara"ucap mama feri. papa feri sudah menatap istrinya, apalagi yang akan dia perbuat pikirnya.
"ma feri sudah lapar, lebih baik makan dulu"ucap feri yang memudarkan senyumnya itu.
mama feri pun setuju. setelah beberapa menit mereka menyelesaikan makan siangnya. mama feri pun mulai berbicara.
"sayang apa kamu benar benar tidak mau tunangan sama erika"ucap mama feri dengan hati hati agar anaknya itu tidak marah lagi padanya.
"ma aku sudah punya pilihan lain jadi mama tidak perlu menjodohkan ku dengan erika" ucap feri
"biarkan feri memilih istri sendiri untuk dirinya, kita tidak perlu ikut campur"ucap papa feri.
mendengar anak dan suaminya yang memojokkannya mama feri pun hanya diam.
feri pun pergi meninggalkan mereka menuju kamarnya. feri sudah tidak sabar lagi menunggu hari dia untuk kencan bersama masya.
beberapa hari ini pun feri sibuk dengan perusahaan nya setelah dia libur. banyak berkas yang harus dia koreksi dan butuh tanda tangannya.
sedangkan masya hanya mengisi harinya dengan membantu mama nya ditoko kue.
"ma om gila itu kenapa lama tidak pernah kemari ya"ucap masya pada mamanya.
__ADS_1
"mungkin dia sibuk sayang, dia kan direktur utama prima group" ucap mama masya.apa kamu merindukan feri sayang gumam mama masya tersenyum.
"iya benar juga, mama mau makan apa malam ini masya mau beli makan"ucap masya.
"beli soto saja sayang kayaknya enak"ucap mama masya. masya pun pergi membeli makanan dan mama masya bersiap membereskan tokonya yang akan tutup.
"malam tante"ucap feri dari luar
"malam, maaf tokonya sudah tutup"ucap mama masya tanpa melihat siapa yang datang.
"tante ini feri"ucap feri lalu mendekat.
mama masya pun menoleh kearah pintu masuk dan benar sudah ada feri disana bersama dengan sekertarisnya itu.
"eh nak feri, lama tidak pernah datang"ucap mama masya lalu menghampiri feri"silakan duduk nak mau minum apa"tanya mama masya lagi.
"apa aja tan, masya kemana?"tanya feri yang dari tadi sudah mengedarkan pandangannya tapi tidak melihat gadis cantik itu.
beberapa menit kemudian masya pun datang dan sudah melihat feri didalam.
wah panjang umur juga om gila baru tadi diomongin sudah nongol aja gumam masya.
"hai om sudah lama ya tidak pernah kesini pasti kangen ya sama aku"ucap masya tersenyum pada feri.
feri hanya menatap tajam masya.dasar gadis bodoh gumam feri.
"sepertinya kamu sangat senang melihatku"ucap feri mendekati masya yang baru datang"apa jangan jangan kamu yang kangen denganku"
ih dasar pasti deh narsis banget om gila gumam masya
"yeee dasar om gila"masya melewati feri lalu berhenti didepan sekertarisnya."hei tuan apa anda setiap hari berwajah seperti ini eh bukan bukan maksut masya dari lahir apa anda berwajah seperti ini"ucap masya lalu meninggalkan fe setelah berkata pedas.
lidah anda sangat tajam nona memangnya ada yang salah dengan wajahku gumam fe dalam hati.
__ADS_1
feri pun tersenyum mendengar ejekan masya pada sekertarisnya.
"fe aku kan sudah bilang tersenyumlah sedikit saat bertemu dengannya"bisik feri didekat telinga fe.
"iya, maaf tuan muda"ucap fe. sungguh saat ini aku ingin berkaca apa wajahku aneh gumam fe.
"ini ma sotonya"ucap masya memberikan satu bungkus soto untuk mamanya
masya pun duduk membuka makanan yang dia beli.
"wah enak banget"ucap masya sambil melahap makanannya.
tiba tiba feri merebut makanan masya
"enak banget ini makanan apa"ucap feri sambil makan makanan yang direbut dari tangan masya.
"ahh makananku om kok dimakan sih"teriak masya melihat makanannya yang sudah berpindah ke tangan feri.
feri tidak menghiraukan masya
"fe kenapa kamu tidak pernah membawaku membeli makanan ini"ucap feri yang tidak pernah memakan makanan itu.
dasar rakus gumam masya
"hei kamu mau kemana"ucap feri
bodoh amat siapa suruh ambil makanan ku gumam masya meninggalkan feri
mama masya hanya tersenyum melihat mereka berdua yang seperti tom and jerry.
terimakasih sudah mampir membaca
jangan lupa like dan bintangnya ya.
__ADS_1