
"apa kamu bilang fe, jadi kamu diam diam menyimpan foto masya"ucap feri dengan geram. tanpa melihat foto yang akan ditunjukkan oleh sekertarisnya itu.
tuan muda apa saya ingin mati menyimpan foto nona masya diponsel ku tanpa anda suruh tuan muda gumam fe yang serba salah.
"bukan itu maksut saya tuan muda tapi ini"fe berjalan mendekati feri dan menunjukkan ponselnya. terlihat masya dan miko sedang makan bersama dilayar ponsel itu.
setelah feri mengetahui foto itu, dia langsung melempar ponsel fe kelantai hingga berantakan.
aaaah ponsel ku, kasian kamu pasti sakit dibanting, aku saja belum pernah bersikap kasar dengan mu gumam fe dalam hati berteriak sedih melihat ponselnya yang sudah tidak berupa.
"apa yang dia lakukan bersama miko, kenapa dia tidak mendengarkan ucapanku brengsek"ucap feri berteriak."cepat cari tahu apa yang mereka lakukan disana, dalam waktu 30 menit tidak menemukan sesuatu aku hancurkan kalian"ucap feri geram.
"baik tuan muda"ucap fe. kenapa aku membangunkan raja rimba yang tidur pulas, aaah aku akan habis dicabik cabik olehnya sampai tak tersisa gumam fe.
fe menghubungi seseorang yang sudah disuruh mengawasi masya. ternyata mereka cukup pintar telah merekam pembicaran masya dan miko.
setelah fe mendapatkan rekaman itu. fe segera memberikannya kepada feri.
__ADS_1
"ini tuan muda"ucap fe memberikan ponselnya. untung saja ponsel ku ada dua kalau tidak gimana aku hubungi mereka, semoga kamu selamat ponselku. kalian berdua akan aku kasih bonus telah menyelamatkanku gumam fe.
feri pun mendengarkan rekaman itu dengan teliti tidak ada satu kata pun terlewatkan oleh telinganya.
cukup pintar juga kamu gadis bodoh. aku akan memaafkanmu untuk kali ini dan untuk mu miko tunggu saja. jika kamu masih tetap mengganggu masya aku akan lakukan sesuatu untukmu gumam feri dalam hatinya senang.
kenapa anda tersenyum tuan muda. oh nona masya sungguh aku berterimakasih padamu meskipun aku tidak mendengar kamu bicara apa sehingga membuat tuan muda tersenyum yang terpenting aku terselamatkan gumam fe.
"fe apa kamu pernah menyatakan perasaan pada seseorang"tanya feri pada fe sambil berdiri duduk disofa ruang kerja nya.
fe masih memikirkan cara yang ditanyakan feri.
"maaf tuan muda saya masih belum begitu paham masalah seperti itu akan saya cari caranya tuan muda"ucap fe.
tinggal ngomong aja apa susahnya tuan muda. anda kan juga pandai bicara. kenapa anda tidak browsing saja tuan muda kan dunia ini sudah canggih sekarang kenapa anda bertanya pada orang jomblo berkarat sepertiku tuan muda gumam fe.
mendengar jawaban fe feri pun tertawa terbahak. "hahah apa kamu benar benar tidak pernah jatuh cinta fe, sebenarnya kamu laki laki bukan sih fe" feri masih tetap tertawa mengingat ucapan fe tadi.
__ADS_1
"benar benar sapi tua kamu fe"ucap feri
apa yang anda ucap kan tuan muda kita sama sama sapi tua hanya saja kita berbeda tuan muda. anda sapi tua yang memakan rumput muda gumam fe.
"maaf tuan muda"ucap fe."apa tuan muda ajak saja nona masya makan malam, nonton bioskop atau ketaman hiburan"
"apa kamu kira aku anak kecil fe mau melakukan hal hal seperti itu"ucap feri menatap fe.
iya juga dia kan sudah tua. sebenarnya anda cukup sadar diri tuan muda guman fe dalam hati.
"karena masya masih masa pertumbuhan tuan muda, saya kira nona masya pasti akan senang" ucap fe memberikan penjelasan pada orang yang gila karna jatuh cinta.
feri pun memikirkan yang dikatakan sekertarisnya itu.
selamat membaca semoga mengibur jangan lupa like dan bintangnya.
terimakasih dukungannya.
__ADS_1