Gadis Cantik Milik CEO

Gadis Cantik Milik CEO
Episode 62


__ADS_3

Cih apa yang akan dia lakukan gumam masya.


Setelah beberapa menit kemudian mereka selesai makan. Masya dan feri sudah berada didalam mobil.


"Gadis bodoh."Panggil feri lalu mendekati masya.


"Apa sih kak masya belum mandi tau."Ucap masya lirih.


"Jorok amat kamu. Ngapain aja dari pagi kok belum mandi?."Tanya feri masih tetap mendekatkan dirinya.


"Bilang masya jorok tapi masih mau dekat dekat masya." Ucap masya kesal.


Feri hanya tersenyum mendengar kata masya.


"Memangnya aku salah deketin tunanganku." Ucap feri.


"Kak status tunangan masya kan cuma sama kak feri saja belum dengan keluarga juga, artinya masya belum resmi dong jadi tunangan kak feri." Ucap masya membuat feri kesal.


Wajah feri berubah 360 derajat menjadi dingin.


"Apa kamu bilang belum resmi. Jangan lupa gadis bodoh saat ini kamu sudah milikku." Feri mendengus kesal memalingkan wajahnya.


"Ya kita lihat aja nanti." Ucap masya dengan santai.


Gadis bodoh ini benar benar kurang ajar berani sekali dia melawanku gumam feri dengan kesal.


"Keluar!!!Pulang sendiri sana."Feri mengusir masya dari mobilnya.

__ADS_1


"Oke."ucap masya lalu keluar dari mobil.


Memang dia kira aku mau dibuli lagi. masya bukan anak kecil lagi. Masya gak mau sakit hati cuma karena laki laki. mMsya mau bahagiain mama gumam masya.


"Brengsek beraninya dia. Lihat saja sampai mana kamu berani melawanku."Feri memukul pintu mobilnya.


Nona kenapa kamu membuat masalah. Jangan membangunkan raja rimba. Anda masih tidak tau ketika dia marah mungkin anda akan habis dimakan sampai tak tersisa gumam fe.


Fe melajukan mobil kembali kekantor, sedangkan masya berjalan kaki pulang menuju rumahnya.


"Masya seneng deh akhirnya bisa kuliah dengan beasiswa, tapi masya tadi bicara seperti itu kelewatan gak sih?, tapi kan masya jengkel juga kak feri bilang aku tunangannya tapi cewek judes tadi juga bilang tunangan kak feri. Siht menyebalkan."Masya mendengus kesal.


Erika yang sudah gusar setelah menemui masya mulai memikirkan caranya agar masya menjauh dari feri.


Erika pun pergi kerumah feri menemui mama feri.


Setelah beberapa menit erika menuju rumah feri. Erika masuk kedalam rumah feri. Mama feri sudah menunggu nya diruang tamu.


"Sore tan." Ucap erika lalu melangkah mendekati mama feri.


"Sayang lama gak kesini." Mama feri memeluk erika.


"Iya tan. Tan aku mau kasih tau tante." Erika mengambil ponsel miliknya dan memberikan kepada mama feri.


Mama feri pun menatap tajam foto yang ditunjukkan erika.


"Siapa gadiss itu?."Tanya mama feri pada erika.

__ADS_1


"Erika juga gak tau pasti sih tan hubungan mereka sudah sejauh mana, tapi tadi erika udah dateng kerumahnya."Ucap erika.


"Apa yang kamu katakan padanya?." Tanya mama feri menyelidik.


"Aku suruh dia jauhi feri tan. Dia gadis miskin tan. Pasti dia deketin feri hanya mau manfaatin feri."Ucap erika.


Mama feri pun geram mendengar kata erika. Papa feri yang mendengar pembicaraan mereka pun hanya diam tanpa mengeluarkan pendapatnya.


"Feri juga masih marah sama tante. Dia beberapa hari ini gak pulang. Coba kamu temui dia keapartemennya nanti malam." Suruh mama feri pada erika.


"Uya deh tan nanti aku kesana, erika pulang dulu."Erika pun berpamitan.


Setelah selesai dengan urusan kantor feri pun pulang keapartemennya. Feri sudah menjatuhkan badannya setelah membersihkan diri.


Tak lama kemudian terdengar suara bel berbunyi. Feri membuka pintu dan sudah berdiri erika disana.


"Eh kamu cha." Ucap feri lalu kembali duduk disofanya.


Erika pun masuk mengikuti feri.


"Aku bawa makanan buat kamu." Ucap erika lalu pergi kedapur milik feri menyiapkan makanan.


"Oh iya makasih. Ada perlu apa cha?."Tanya feri penasarab dengan kedatangannya erika.


"Fer aku kan sahabatmu, apa aku tidak boleh bertemu denganmu." Erika meletakkan makanan dimeja.


Terimakasih dukungannya kak

__ADS_1


jangan lupa mampir novelku I LOVE YOU


__ADS_2