
Fe hanya mengikuti mereka menunggu tugas dari tuan mudanya.
Mereka pun berjalan mencari restoran untuk makan malam mereka.
Aetelah berjalan beberapa menit mereka menemukan restoran. Mereka pun makan direstoran itu.
"Cha sepertinya kita harus kencan sendiri deh biar gak ganggu mereka berdua."Ucap alex pada erika yang sedang memainkan ponselnya.
"Memangnya siapa yang mau kencan sama kamu."Sahut erika tanpa menatap alex.
"Cha buka hatimu dikit, biar tuh mulut cewek bahagiain kamu."Goda feri pada erika.
Masya hanya tersenyum melihat alex dan erika yang seperti tom and jerry.
"Fer aku kasian sama sekertarismu. carikan pacar lah fer."Ucap alex mengejek fe.
"Kamu urus aja dirimu sendiri!!!.Memangnya kamu punya pacar?."Ucap feri membela fe. fe dan lainnya tertawa.
"Sudah lah. Tapi masin calon."ucap alex sambil menatap erika.
"Yeeeeee kenapa kamu lihat aku seperti itu."Kata erika menatap balik arik.
"Kan calonnya kamu."Alex tersenyum memegang tangan erika.
__ADS_1
"Emangnya aku setuju."Erika tertawa diikuti yang lainnya. Alex mendengus kesal melihat mereka menertawakannya.
Gak tau sejak kapan aku merasa nyaman dengan kak feri. Gak tau mulai kapan aku merasa sangat bahagia bisa bersama dengan mereka. Kak feri menjaga ku dengan baik. Apa dia akan benar benar selalu seperti ini ucap masya dalam hatinya lirih. Masya menatap orang yang berkumpul dengannya. Feri juga tersenyum sangat bahagia.
"Yuk pesanannya sudah datang, makan dulu aja."Ucap masya yang melihat makanan sudah ditata di meja mereka.
Feri aku bahagia melihat kamu bisa tersenyum seperti dulu lagi. Masya benar benar merubahmu seperti dulu. Dan sekarang aku benar benar rela melepasmu bahagia dengan orang lain. Aku rela bukan berarti aku berhenti mencintaimu tapi aku tau kamu berhak bahagia meskipun bukan aku yang membuatmu bahagia gumam erika tersenyum menatap feri. Alex yang dari tadi menatap erika pun tau kalau erika sedang berkaca kaca dan tersenyum menatap feri.
Tiba tiba alex memegang tangan erika dan tersenyum kepadanya. Erika juga menatap alex dan tersenyum kepada alex.
Feri dan masya sudah menikmati makanan mereka.
"Ini makanan kesukaan ku, cobain deh enak kok."Ucap feri menyuapi masya satu sendok makanan yang ada dipiringnya.
Masya tanpa ragu membuka mulutnya.
"Cih kalian lagi main drama apaan?."Ucap alex melihat mereka suap suapan. Alex sudah lama berteman dengan feri, dia tidak pernah melihat feri selembut itu pada wanita.
"Kamu iri?."Ucap feri menyeringai tipis.
Alex hanya tertawa mendengar ucapan feri.
Nona masya anda sungguh hebat membuat tuan muda berubah gumam fe dalam hatinya. Fe tersenyum bahagia melihat perubahan sikap feri sekarang.
__ADS_1
"Kak habis makan kita jalan jalan yuk."Ajak masya memegang tangan feri.
"Kamu mau kemana?."Tanya feri dengan lembut pada masya.
"Masya pengen kemenara eifel, museum louvre emmm banyak deh pokoknya."Ucap masya tersenyum manja pada feri.
"Aku akan antar kamu kemanapun kamu mau oke."Ucap feri masih dengan lembut pada masya.
"Ua udah yuk berangkat."Ucap masya yang sudah berdiri dengan semangat.
Feri dan masya pun langsung berjalan diikuti alex dan erika.
"Kalian ngapain ikut?."Tanya feri menoleh pada erika dan alex.
"Kan jalan jalan juga fer."Jawab alex.
"Ya jalan sendiri sana jangan ikutin kita."Ucap feri.
"Ihh dasar pelit, tapi fe kenapa boleh ikut."Tanya alex dengan kesal.
"Maaf tuan saya hanya menjaga tuan muda."Jawab fe. Feri puas dengan jawaban fe.
"Fe mending kamu cari pacar juga deh. Lagian feri juga sudah besar ngapain juga dijaga."Bisik alex pada fe lalu menertawakannya.
__ADS_1
Terimakasih dukungannya
maaf tidak bisa up banyak ya dan juga pendek soalnya masih banyak kerjaan mohon maaf