Gadis Cantik Milik CEO

Gadis Cantik Milik CEO
Episode 36


__ADS_3

"om gila. ada apa kesini?"ucap masya tersenyum.


kok miko kenal om gila, ada hubungan apa mereka gumam masya.


"gadis bodoh apa kamu akan ters memanggil ku seperti itu?"ucap feri mengalungkan tangannya dileher masya.


terus aku mau panggil gimana kan biasanya juga aku panggilnya om gila.ini kenapa sih om gila tiba tiba protes dengan panggilan ku dan juga kenapa dia sok sok an mesra gini. kayaknya dia belum minum obat gumam masya.


"terus aku harus panggil apa dong lan biasanya"belum sempat masya melanjutkan kata katanya feri mengangkat telunjuknya mendekat dibibir masya.


iya juga biasanya dia panggil aku seperti itu aku juga tidak protes tapi kali ini dia bisa panggil miko dengan sebutan nama nya kenapa aku tidak bisa gumam feri dalam hati.


"feri panggil saja aku feri"ucap feri berkali kali.


dasar benar benar om ini gila. dia kan lebih tua kalau aku langsung panggil namanya gitu kan aaahh bodoh amat aku pusing gumam masya dalam hati"feri kenapa kamu kesini"kan kedengeran tidak cocok bagusan om gila gumam masya lagi.


miko yang sedari tadi melihat drama feri itu pun merasa kesal.


"kak feri ngapain kesini"ucap miko setengah berteriak.


"eh kamu, kalau aku disini memangnya tidak boleh ?ucap feri.


"sejak kapan kak feri kenal masya"tanya miko.


"apa aku harus bilang padamu jika berkenalan dengan wanita"ucap feri


"tapi kan kak masya itu sebenarnya" miko belum selesai bicara masya pun memotong pembicaraan miko.


"miko katanya lisa mau kesini kok belum datang"ucap masya memotong pembicaraannya.

__ADS_1


"sepertinya dia terjebak macet, aku akan menghubunginya"ucap miko lalu mengambil ponselnya dan keluar menghubungi lisa.


feri dan masya masih tetap diruang tamu.


"hai gadis bodoh kamu bisa dengan mudahnya memanggil nama miko kenapa dengan nama ku kamu terpaksa "ucap feri


hish ini om kenapa lagi sih kan sama aja aku panggil miko apa bedanya gumam masya menghembuskan nafasnya.


"kan sama aja tadi om beda apanya"ucap masya bingung dengan sikap feri


"beda kamu meyebutkan nama miko halus"ucap feri.


ya ampun sama aja om kenapa mereka tambah membuat ku pusing ahhk teriak masya dalam hatinya. masya hanya dian tidak menghiraukan feri yang kebakaran jenggot melihat masya disentuh miko.


"hei gadis bodoh"panggil feri pada masya sambil menepuk pundaknya


ya ampun apa lagi sih om gumam masya


ampun deh om ini ada apa sih kenapa kamu marah marah om. tapi kenapa aku merasa senang dengan sikapnya gumam masya dalam hati


belum sempat masya menjawab feri, miko sudah datang.


"gimana ko apa lisa tidak jadi kesini"tanya masya pada miko


kenapa kamu berbicara dengannya tidak menjawabku gumam feri dalam hati yang semakin geram


"tadi aku sudah hubungi dia, katanya sih sebentar lagi nyampek"ucap miko


lisa cepatlah datang bantu aku keluar dari sini. kenapa udara jadi tambah panas sih gumam masya.

__ADS_1


"miko apa mama mu tahu kamu kemari?"tanya feri sambil menusuk nusuk pundak masya


"memang nya kenapa aku harus ngomong sama mama, aku bebas kemana aja pergi"ucap miko yang tidak tahu kalau feri.sudah mengetahui mamanya tidak menyukai hubungannya dengan masya.


"apa aku perlu menghubungi mama mu kalau kamu bersama ku dirumah masya"ucap feri menekankan kata rumah masya.


"apa maksud kak feri mau mengadu ke mamaku?"tanya miko dengan kesal


masya sudah merasa pusing mendengarkan mereka.


"aku capek mau tidur deh mending kalian pulang dulu"ucap masya lalu tersenyum


apa dia mengusirku dia menyamakan aku dengan miko gadis bodoh teriak feri dalam hati.


"gadis bodoh apa kamu ingin miko pulang dan berdua disini bersamaku"ucap feri melingkarkan tangannya di pinggang masya"bilang iya"bisik feri ditelinga masya dengan penuh penekanan.


"em iya maksud ku miko lebih baik kamu pulang dulu aku ada urusan sama feri"ucap masya tersenyum dengan terpaksa


masya kamu mengusirku memilih kak feri tetap disini. masya ada apa denganmu gumam miko


"tapi lisa kan mau kemari kita belum selesai bicara"ucap miko, dia tetap ingin disitu menunggu lisa.


"nanti temanmu aku yang urus kamu bisa pulang, aku ada perlu dengan masya"ucap feri masih tetap melingkarkan tangannya dipinggang masya.


"oke aku akan berpamitan pada tante dulu"ucap miko lagi masih tidak rela untuk pulang.


"mama sepertinya udah tidur deh nanti aku yang bilang"ucap masya.


cepat pulang miko, biar cepat selesai drama ini gumam masya dalam hati

__ADS_1


terimaksih dukungannya jangan lupa like dan bintangnya ya


__ADS_2