Gadis Cantik Milik CEO

Gadis Cantik Milik CEO
Episode 37


__ADS_3

miko pun pulang dengan terpaksa.


apa hubungan masya dengan kak feri, kenapa kak feri sepertinya sangat dekat dengan masya gumam miko lalu melajukan mobilnya.


"gadis bodoh apa kamu masih menyukai miko?"tanya feri sambil mendorong masya


tadi mesra banget, bicaranya juga halus banget kenapa sekarang gini lagi gumam masya mendengus kesal.


"aku sama miko cuma temenan kok om"ucap masya


"jangan dekat dengan laki laki siapapun"ucap feri lalu meninggalkan masya


kenapa dia sudah seperti jalangkung aja, datang tak dijemput pulang tak di antar gumam masya sambil tertawa cekikikan


diluar rumah masya feri bertemu dengan lisa tanpa menyapa dan menoleh sedikit pun.


lisa pun bingung melihat tidak ada mobil miko disitu.


"kok mobil miko gak ada ya, dia siapa"ucap lisa lirih sambil berjalan masuk rumah masya. masya yang masih berada diruang tamu pun menyambut lisa.


"hai sya"ucap masya langsung memeluk masya"maafkan aku sya aku kangen banget sama kamu"


"iya aku juga kangen sama kamu"ucap masya yang ikut memeluk lisa.


"apa miko sudah menjelaskan semuanya padamu"ucap lisa melepaskan pelukannya


"iya miko tadi datang kesini udah jelasin semuanya"ucap masya


"tapi sya cowok yang tadi itu siapa"tanya lisa penasaran dengan feri. siapa yang tidak penasaran dengan cowok sekeren dan setampan feri. semua wanita bertemu dengannya pasti akan jatuh cinta pada pandangan pertama.

__ADS_1


"oh tadi itu...."masya terdiam dia bingung mau mengakui feri sebagai siapa "cuma temen"setelah beberapa menit dia memikirkan jawaban nya.


"bukan pacar kamu kan sya"tanya lisa yang curiga dengan masya.


masya hanya tersenyum mendengar pertanyaan lisa.


memang om itu tampan sih tapi apa mungkin dia suka sama anak kecil sepertiku pikir masya .


lisa pun ngobrol panjang lebar dengan masya menceritakan semuanya pada masya. namun masya menanggapinya dengan biasa saja.


dirinya juga bingung kenapa tidak ada rasa bahagia yang dia rasakan setelah tau kebenarannya.


"sya kamu mau maafin aku sama miko kan"tanya lisa memegang kedua tangan masya


"aku udah maafin kok"


mereka bernostalgia hingga larut malam. lisa pun tidak pulang memilih tidur dirumah masya. lisa sangat bahagia malam itu bisa tertawa bersama lagi dengan masya. setelah mereka lelah tertawa, lisa pun tertidur dengan pulas.


tapi malam itu masya tidak bisa memejamkan matanya. dia masih bingung dengan perlakuan feri kepadanya.


apa maksut om tadi, kenapa aku tidak boleh dekat dengan laki laki lain. memangnya kenapa kalau aku dekat laki laki masya masih tetap memikirkan kata kata feri.


miko pun masih tetap memikirkan kejadian yang tadi. feri sudah pulang kerumahnya dan memikirkan yang selanjutnya akan dia lakukan.


pagi hari feri sudah bangun, dia duduk bersantai di teras kamarnya, melihat pemandangan yang indah dan banyak burung burung berkicau pagi ini.


aku akan memiliki mu tunggu saja masya. kamu jadi milikku, bagaimanapun caranya gumam feri.


hari ini otak feri terpenuhi dengan masya sampai dia tidak mau melakukan apapun.

__ADS_1


sedangkan masya sudah bersiap membantu mamanya ditoko roti dan lisa sudah berpamitan untuk pulang.


"sayang semalam mama dengar ada suara feri ya disini, apa dia juga kesini"ucap mama masya sambil membersihkan toko nya.


"iya ma semalem om itu juga kesini. ma masya boleh tanya sesuatu"ucap masya menatap mamanya dengan raut wajah yang ingin dibelas kasihani.


mama nya pun berjalan mendekati anak masya"iya boleh dong sayang"ucap mama masya tersenyum sambil membelai rambut masya.


"ma maafin masya sebelumnya tidak pernah cerita. mama tau tidak ternyata mama miko tidak menyukai hubungan ku dengan miko"ucap masya sedih menceritakan kejadian waktu dia salah paham dengan pacar dan sahabatnya.


"terus sekarang kan masya udah tau, masya mau maafin mereka juga kan"tanya mamanya


"masya udah maafin mereka ma tapi ma masya merasa tidak suka lagi dengan miko, dan juga meskipun masya udah tahu kebenarannya masya tidak merasa bahagia pun, aku juga merasa senang kalau dekat dengan om itu ma rasa nya sama seperti kalau aku dekat dengan papa, dia melindungiku"ucap masya


sepertinya kamu jatuh cinta dengan feri sayang , tapi kamu tidak memahami. ternyata masya masih sangat begitu polos pikir mamanya


"ikuti kata hatimu sayang mama selalu mendukungmu, udah ah anak mama tidak boleh sedih"mama masya meninggalkan masya. masya masih termenung.


dikediaman feri, dia selesai sarapan dan bersantai diatas ranjangnya.


feri meraih ponselnya menghubungi fe. sambungan terhubung.


"fe kamu kerumah sekarang"ucap feri pada fe yang saat itu masih sibuk dengan urusan kantor.


"baik tuan muda"ucap fe dari sambungan ponselnya. apa lagi yang anda mau tuan muda saya sudah begitu repot dengan urusan kantor gumam fe lalu pergi dan meminta sekertaris menunda acara nya siang ini.


menghadapi orang jatuh cinta lebih rumit dari urusan kantor fikir fe.


terimakasih dukungannya jangan lupa like dan tanda bintangnya ya.

__ADS_1


__ADS_2