Gadis Cantik Milik CEO

Gadis Cantik Milik CEO
Episode 83


__ADS_3

Masya mencicipi masakan Fe yang sudah disiapkan oleh Feri.


"Em."Masya terkejut setelah memakan nasi goreng buatan Fe. "Enak banget."Ucap Masya dan langsung melahap nasi goreng itu.


Feri menatap Masya yang sedang menyantap nasi goreng, Feri menelan ludah perlahan melihat Masya.


"Seenak itukah sampai dia seperti itu makannya."Gumam Feri.


"Pelan pelan, gak ada yang mau merebut makananmu."Ucap Feri lalu melahap nasi goreng ditangannya.


"Cih biasa aja. Kenapa dia sampai segitunya."Ucap Feri lirih.


Fe masih sibuk dengan urusan dapurnya dan Feri menemani Masya yang sedang makan dengan begitu lahapnya.


Setelah selesai makan, Feri mengajak Masya pergi jalan jalan.


"Kak Feri gak bilang dulu sama om itu."Ucap Masya sambil menunjuk ke arah Fe yang sedang didapur.


"Ayo."Jawab Feri lalu menyeret Masya keluar.


Selang beberapa menit setelah mereka keluar dari apartemen, Fe kembali kedepan namun tidak menemukan seseorangpun disana.

__ADS_1


"Kok sepi."Ucap Fe sambil mencari cari keberadaan tuan mudanya. "Gak ada orang artinya mereka keluar dan tanpa bicara padaku sepatah katah pun. Aaah memangnya siapa aku?, hm kasian sekali nasibmu nak." Ucap Fe lirih lalu meninggalkan apartemen.


"Mau kemana kita kak."Tanya Feri namun tidak ada jawaban darinya.


Sepuluh menit kemudian mereka sampai ditaman bermain, disana sudah ada Alex dan Erika.


"Fer."Teriak alex sambil melambaikan tangannya agar Feri dapat melihat mereka.


"Ayo."Ucap Feri menggandeng Masya mendekati mereka.


"Hai sob."Ucap Alex lalu memeluk Feri namun Feri melempar Alex. "Jahat banget sih peluk aja gak boleh."Ucap alex dengan wajah sedih yang dibuat buat olehnya.


"Cih kenapa kamu kayak cewek aja pakek peluk peluk."Kata Feri


"Ekor?."Kata Masya dan Erika bertanya tanya. Mereka saling pandang menebak apa yang dimaksut oleh Alex.


"Apa maksudmu?."Tanya Feri, karena dia juga tidak mengerti apa yang dimaksud Alex.


"Itu se Fe kemana ?."Jawab Alex disertai dengusan kesal Masya dan Erika.


"Ohh om datar."Kata Masya sambil tersenyum.

__ADS_1


"Dasar orang gila. Yuk jalan."Ucap Feri lalu pergi meninggal kan Alex dan menggandeng Masya. Erika pun mengikuti Feri dan Masya namun sebelum pergi Erika memukul Alex.


"Hei hei tunggu."Kata Alex menyusul mereka. "Kita mau kemana?."Ucap Alex.


Feri berjalan menuju sebuah area bermain rollcoaster yang dulu dia naiki bersama Masya namin Feri berakhir dengan muntah karena pusing.


Sampai disana Masya hanya menganga , "Bukannya kak Feri muntah kalau naik ini?."Tanya Masya yang terdengar Alex dan Erika.


"Apa?."Kata Alex dan Erika secara bersamaan.


"Iya dulu...." Sebelum Masya menyelesaikan bicaranya Feri menutup mulutnya.


"Ayo naik ini."Kata Feri.


Mereka akhirnya naik rollcoaster. Beberapa menit kemudian mereka turun. Alex dan Erika tertawa terbahak melihat Feri saat naik rollcoaster.


"Ya ya gak muntah sih tapi kenapa dia teriak teriak gitu. Ah telingaku sakit denger teriakannya."Ucap Masya lirih.


Saat di rollcoaster Feri teriak histeris dan tidak berhenti sampai permainan itu selesai.


"Kamu kenapa teriak gitu sih bro. Kamu membuat orang orang takut."Kata alex lalu tertawa terbahak diikuti Masya dan Erika.

__ADS_1


"Cih kan emang gitu kalau naik wahana sepeeti itu."Ucap feri


Terimakasih


__ADS_2