Gadisku Super Polos

Gadisku Super Polos
Ep 19_Pergi Untuk Kembali


__ADS_3

"Rachel apa kau benar-benar akan meninggalkan kami..?" tanya Laura yang terlihat sedih.


"Mom..maafin Achel..Achel hanya ingin memulai semuanya dari awal..Achel mau belajar hidup mandiri..Achel nggak mau terus merepotkan kalian"


"Tapi kenapa harus pergi Rachel kau kan bisa kuliah atau sekolah di negara ini..mom akan sedih jika kau pergi Rachel"


"Mom Achel kan bisa pulang kalau ada liburan..mom dan yang lainnya juga bisa mengunjungi Achel di sana..Achel akan sangat merindukan kalian"


"Hiks.. baiklah jika itu menjadi pilihanmu nak..ingat kembali ke rumah kau adalah anak mommy mengerti"


"Iya mom..Achel janji akan kembali ke rumah ini.. Achel akan buktikan kalau Achel layak berada di sini dengan kalian"


Semua anggota keluarga melepas kepergian Rachel untuk mengejar pendidikan di luar negeri..Gian sudah mengatur semuanya dengan sangat baik..mulai dari tempat tinggal, tempat kuliah karena sebelumnya Gian sudah mengajarkan baca tulis serta pelajaran dari anak SD sampai Perguruan tinggi.


Gian benar-benar mempersiapkan segala nya dengan sangat rapih..bahkan Gian mengatur pengawal untuk mengawasi Rachel selama di negara A..entahlah hanya Gian yang tau perasaan nya pada Rachel.


Sebenarnya ada banyak ada tidak rela untuk melepaskan Rachel pergi tapi lagi dan lagi demi kebahagiaan Rachel dia harus ikhlas melepaskan Rachel.


Rachel ke kamar Gian karena Gian tidak terlihat sedari tadi..Rachel ingin berpamitan pada Gian..dia tak bisa pergi sebelum melihat Gian..entahlah ada apa dengan perasaan nya.


Tok..tok..tok...


"Masuk"


Rachel masuk kedalam kamar Gian..dia menutup pintu kamar Gian..dia melihat Gian sedang berdiri di depan jendela kamarnya.


"Kau sedang apa Gian..?"


"...."


Rachel mendekati Gian dan memeluknya dari belakang..dia tak peduli di anggap wanita tak tau diri atau apalah itu..yang dia mau sekarang memeluk Gian sebelum pergi.


Gian h njdak melepaskan pelukan Rachel tapi tertahan oleh perkataan Rachel.

__ADS_1


"Biarkan begini dulu..Achel hanya ingin memelukmu sebentar sebelum pergi"


Akhirnya Gian membiarkan Rachel memeluknya,,dia jjiga nyaman dengan posisi begini..andai dia bisa seterusnya seperti ini pasti dia tidak akan ingin kemana-mana.


"Kau benar ingin meninggalkan ku dan keluarga ku..?"


"Demi kebaikan semua.. Achel akan kembali lagi "


"Kau jahat Achel"


Rachel mendengar suara parau Gian..dia menatap Gian yang kini sudah berhadapan dengan nya.


"Maaf"


"Ini bukan kesalahan mu Achel"


"Maafkan Achel..tapi Achel harus pergi untuk membuktikan pada semua orang jika Achel pantas bersamamu Gian".


"Kenapa kau harus perduli dengan perkataan orang-orang Achel..apa kau tak percaya pada diri iimu Sendiri?"


Gian menghela nafas panjang..biarkanlah Rachel pergi biarkan gadis ini membuktikan pada mereka bahwa dia pantas berada di keluarga Wilson.


"Pergilah dan kembali saat kau sudah merasa pantas bersanding dengan ku"


Rachel tersenyun..dia akan membuktikan bahwa dirinya pantas untuk bersama Gian..dia hanya akan pergi menjemput mimpi nya dan juga masa depannya bersama Gian.


"Terimakasih Gian..Achel janji akan kembali lagi"


Sejenak Gian menatap wajah cantik nan polos Rachel..dia harus rela melepas Rachel..Gian tau betapa Rachel sangat keras untuk bisa belajar dewasa selama ini..dia akan mendukung impian dan kebahagiaan Rachel.


"Bolehkah aku mencium mu..?"


Rachel mengangguk sambil tersenyum..dia akan memberikan apapun untuk Gian selama dia mampu.

__ADS_1


"Boleh"


Mereka berkissing dengan penuh perasaan..kedua kalinya Gian merasakan kelembutan bibir wanita..dia suka..manis dan membuat nya gila.


Setelah elah selesai berkissing..Gian menatap wajah cantik Rachel sebentar sebelum akhirnya dia melepaskan Rachel pergi.


"Pergilah..aku akan mengantarmu sampai bandara..jaga kesehatanmu..jaga dirimu..kembalilah ketika kau sudah berhasil menata hidupmu..aku akan menunggumu sampai kau kembali"


"Terimakasih Gian..Achel janji akan kembali..tunggulah sebentar"


Mereka menuju bandara setelah berpamitan dengan keluarga Wilson yang lainnya..Gian tak mengijinkan siapapun ikut mengantar Rachel ..dia ingin menikmati waktunya bersama Rachel..hanya berdua sebelum jarak memisahkan mereka untuk waktu yang belum bisa di pastikan.


Sampailah mereka di bandara..Rachel turun bersama Gian..Gian tak sedetikpun melepaskan genggaman tangannya pada Rachel.


"Pergilah jemput mimpimu..jangan lupa kembali pada hati yang tengah menunggu mu..aku akan selalu setia menunggumu di sini"


"Ya..Achel akan berusaha sebaik mungkin agar Achel bisa kembali ke hati yang tengah menunggu Achel..Achel akan merindukanmu Gian"


"Jangan menangis.. tersenyun lah..semangat dan jangan lupa selalu mengabariku"


"Terimakasih Gian.. terimakasih"


Merea berpelukan sebentar sebelum jarak benar-benar memisahkan keduanya..berat sekali melepaskan tapi d mi kebahagiaan bersama maka mereka harus rela dan berbesar hati.


Gian melepas Rachel..dia kembali ke mobilnya dan menatap ke arah bandara..setitik cairan keluar dari pelupuk matanya..dia sedih tapi juga tak boleh egois.


Pertemuan mereka mungkin tak terlalu bermakna karena hanya ada rasa kasihan yang melingkupi Gian tapi semakin dia mengenal Rachel dia semakin mengagumi nya.


Gian menatap pesawat yang di tumpangi Rachel dengan berat hati..dia rela melepas kepergian Rachel karena dia tau itu yang terbaik..suatu saat dia hanya berharap semoga Rachel kembali sebagai Rachel yang baru yang tak bisa di tindas ataupun di rundung.


"Pergilah jemput mimpimu dan kembalilah ketika kau sudah siap untuk kembali..aku akan menunggumu sampai kau kembali Rachel..aku mencintaimu..cepatlah kembali"


Gian masih berdiam diri di mobilnya..dia belum beranjak dari bandara..setengah jam kemudian dia pulang ke rumah.. sanggupkah dia memulai kembali hidupnya tanpa Rachel yang biasanya selalu ada di sampingnya.

__ADS_1


Dari sinilah awal mula kisah cinta Gian dan Rachel di mulai..sanggupkah waktu memisahkan mereka ataukah cinta mereka akan mengalahkan waktu yang ada.


__ADS_2