
Pagi hari di kediaman Rey sudah ramai riuh orang-orang yang berdatangan.. Richi dan keluarga nya sudah di kediaman Rey sejak pagi tadi karena ada sesuatu yang ingin mereka sampaikan.
"Jadi ada apa anda pagi-pagi sudah di rumah saya tuan Jacob?"
"Begini tuan Rey.. sebelum nya saya minta maaf karena telah menggangu waktu kalian di pagi ini tapi saya ingin menyampaikan sesuatu berkaitan dengan Rachel"
"Apa itu?"
"Sebenarnya Rachel adalah anak kandung saya tuan Rey"
Rey dan Laura terdiam mendengar kata-kata tuan Jacob.. terkejut..ya mereka sangat terkejut setau mereka Rachel adalah anak Maxton yang di buang karena tidak mau melakukan perjodohan dengan rekan bisnisnya.
"Anda jangan mengada-ada tuan Jacob!"
"Tidak tuan Rey..saya ada buktinya..maaf kalau saya lancang karena saya sangat penasaran dengan identitas Rachel sendiri dan juga wajahnya sangat mirip dengan almarhum istri saya"
"Apa buktinya?"
Tuan Jacob menyerahkan hasil tes DNA antara rachek dengannya dan juga Richie begitu juga dengan foto seorang wanita yang tak lain adalah istrinya sendiri Liona Collins.
Rey melihat bukti yang ada benar saja wajah Rachel dan Liona sangat mirip bagai pinang di belah dua..astaga fakta apalagi ini.
"Jadi..Rachel adalah anak anda?"
"Ya tuan Rey..karena suatu kesalahpahaman yang terjadi di masa lalu antara saya, Liona ibu Rachel dan Maxton membuat saya menceraikan istri saya Liona yang pada saat itu tengah hamil muda namun saya tidak tau kalau dia tengah hamil..awalnya saya kira Rachel adalah anak dari Maxton tapi setelah sebuah bukti yang tak sengaja terkuak akhirnya saya memutuskan untuk mencari keberadaan Rachel yang sama sekali tidak saya ketahui rupanya"
"Hmm..mengenai masalah ini sebaiknya anda bicarakan saja dengan Rachel karena setau saya Rachel hanya mengenal ibunya dan juga Maxton yang sudah dia anggap sebagai ayah kandungnya walaupun Maxton bersikap layaknya ayah bajingan"
"Baiklah tuan Rey.. terimakasih sudah merawat dan menerima Bella di keluarga ini"
"Bella?"
"Ah iya..namanya Bella dulu sebelum kami berpisah Liona istri saya pernah bilang jika kami mempunyai anak perempuan maka akan kami berinama Bella"
__ADS_1
Setelah berbincang cukup lama akhirnya Rachel di panggil untuk menemui keluarga Richie tentunya dengan Gian yang selalu setia di samping nya.
"Ka Richie,paman,nenek" sapa Rachel ramah.
"Bella-ku" ucap tuan Jacob pada Rachel yang membuat Rachel mengerutkan keningnya.
"Bella..siapa Bella paman?"
"Kau Bella..kau adalah Bella-ku..anakku..maafkan Daddy"
Deg.......
Rachel terdiam kaku mendengar kata-kata tuan Jacob..apa tadi dia bilang.. anakku.. Daddy.. Bella..apa ini semua..kenapa sangat membingungkan.
"Apa maksudmu paman?"
"Daddy..panggil aku Daddy nak"
"Tidak..jelaskan pada Achel"
#Setelahnya...
"Jadi begitu nak..maafkan Daddy"
"Ja..jadi.. A..Achel.. Achel..anak Daddy?"
"Ya nak..ini Daddy..maafkan Daddy tidak menyadari kehadiran mu nak..maafkan Daddy"
Tuan Jacob memeluk Rachel penuh kerinduan.. bertahun-tahun lamanya dia mencari keberadaan putrinya namun tak pernah ada kabarnya..dia sangat menyesal setelah kepercayaan nya pada sang istri telah hancur karena malam sialan itu.
"Gian..Achel punya keluarga sendiri hiks.."
"Iya sayang..aku ikut bahagia"
__ADS_1
Gian memeluk Rachel yang masih sesenggukan..dia senang akhirnya Rachel bisa Bertemu kembali dengan keluarganya yang telah lama terpisahkan..kini misteri yang harus mereka pecahkan adalah kematian Liona yang sebenarnya.
"Bella" panggil Richie.
Rachel mendongak menatap Richie sang kakak..Rachel meminta persetujuan dari Gian untuk memeluk kakaknya..Gian mengangguk.
"Pergilah peluk kakakmu"
"Terimakasih"
Rachel memeluk sang kakak erat..begitu juga dengan Richie yang memeluk Rachel dengan erat dan penuh kerinduan..tidak pernah dia bayangkan akan bertemu kembali dengan sang adik yang sama sekali belum pernah dia lihat rupa nya.
"Kaka merindukanmu Bella"
"Achel juga merindukan kakak.. terimakasih tidak menyerah mencari Achel.. Terimakasih"
"Sudah jadi kewajiban kakak Bella..sekarang kau sudah ada di hadapanku..jangan pernah meninggalkan kami Bella"
"Tidak akan Kaka"
Setelah lama berpelukan melepas rindu Bella atau Rachel masih berbincang dengan keluarganya mengenai kematian sang ibu yaitu Liona.
"Jadi mommy meninggal karena apa nak?" tanya Jacob.
"Kata Daddy mommy serangan jantung..tapi Achel pernah liat mommy di pukuli oleh seorang perempuan di gudang rumah Daddy Max"
"Di pukuli.. perempuan.. seperti apa ciri-ciri nya nak?"
"Achel nggak paham karena Achel ketakutan melihat banyak darah di tubuh mommy..Achel takut kalau Achel ketahuan Achel pasti akan di siksa juga hiks"
Richie memeluk Rachel menenangkan.. sekarang tugasnya mencari tau kebenaran dari kematian Liona sang mommy..dia akan usut hingga tuntas sampai ke akarnya.
"Tenang saja Kaka akan membalaskan kematian mommy..kau jangan takut lagi ya..banyak yang menyayangi mu Bella"
__ADS_1
"Iya ka.. terimakasih"
Gian hanya menyimak dengan seksama..dia juga akan ikut mencari tau kebenaran tentang kematian ibu Rachel..tidak akan ada yang lolos dari mata elangnya.