
Sore itu tepatnya 2 bulan setelah Rachel dan Gian beserta keluarganya mengetahui bahwa mereka akan mendapatkan anggota badu dalam keluarga Wilson mereka langsung membuat private party yang hanya di khususkan untuk keluarga Wilson dan Richard dan juga keluarga Rachel..karena jika membuat pesta di awal kehamilan tidak seru karena tidak ada tingkah absurd dari bumil yang membuat Gian pusing maka dari itu mereka memutuskan untuk membuat party di usia kehamilan yang ke 2 bulan.
Suasana sore kala itu sangat hangat dan penuh gelak tawa dari para anggota keluarga yang sesekali mengeluarkan celotehannya yang menggelitik perut.. Vallery ya perempuan yang tak lagi muda itu masih saja dengan tingkah nya yang absurd di tambah Genie yang kadang membuat seisi rumah pusing.
*
*
*
Malam hari di kediaman Rey masih di negara A mereka kedatangan tamu dari luar negeri lebih tepatnya tamu dari rekan bisnis Gian yang ingin berkunjung dan berkenalan dengan anggota keluarga yang lain.
"Selamat datang tuan Teo,nyonya Brice,dan siapa itu tampan sekali?" ucap Gian menyambut kedatangan tamunya.
"Ah iya Terimakasih taun Gian.. perkenalkan dia putra tunggal saya Jerico..beri salam sama uncle nak"
"Good night uncle..aku Jerico"ucap Jerico sopan dengan gaya coolnya.
__ADS_1
"Woahh kau tampan seperti ayahmu boy.. bergabunglah dengan anak-anak uncle di sana"
"Terimakasih uncle"
"Denish, Danish ajak temanmu bermain..dad akan berbincang dengan daddynya Jerico"
"Ok dad" ucap Danish mengajak Jerico bersama.
Setelah kepergian Jerico dan Danish kini tersisa oaa orang tua yang sedang mengobrol dengan suasana hangat.
Usia Calista 6 tahun sedangkan Jerico 7 tahun hanya selisih 1tahun saja tapi entahlah mungkin karena ketampanan Jerico yang membuatnya terlihat semakin besar juga postur tubuhnya buang bisa di bilang bongsor sama seperti duo D yang hampir menyamai tinggi Jerico.
"Cal tolong ambilkan susu kotak untuk kami ya?" pinta Denish dengan pelan karena sang adik tak bisa di perintah-perintah seenaknya.
"Ishhh Cal kan sedang melihat kalian main ka"
"Princess bisa minta tolong ambilkan susu kotak untuk kami hm?" timpal Danish yang lebih memahami sang adik.
__ADS_1
"Ok ka Danish"
Calista langsung menuju dapur untuk mengambil 6 susu kotak juga camilan ynag dia letakkan di atas keranjang dorong mini kemudian dia bawa ke tempat bermain dimana semuanya tengah menunggunya.
"Ka Danish ini susu dan cemilannya..Cal pintar kan?"
"Iya princess Kaka memang terbaik"
Calista tersenyum lima jari sambil menatap bosan Denish dan Jerico..entahlah Calista tak suka dengan dua pria kecil itu..mungkin sifat mereka hampir sama yaitu membosankan di bandingkan dengan kakanya yang paling tampan yaitu Danish.
Jerico hanya membalas tatapan Calista..dia tertarik dengan gadis kecil itu..seandainya dia sudha dewasa pasti dia sudah melamarnya untuk di pinang.
"Ka Jeri kenapa liatin Cal kaya gitu..Cal takut" tegur Calista pada Jerico.
"Kaka menyukaimu" ucap Jerico gentleman.
Sedangkan ketiganya langsung kicep tak berbicara..apa maksud nya menyukai Calista..astaga ini sebenarnya jaman apa sih kenapa anak sekecil mereka sudah tau tentang CINTA.
__ADS_1