Gadisku Super Polos

Gadisku Super Polos
Ep 78_Bolehkah Aku Mencintaimu


__ADS_3

Gian mendekap tubuh Rachle yang sudah bergetar karena menangis..Gian bingung dengan sikap Rachle..ada apa dengan Istri nya itu apa ada yang tidak mengena di hatinya.


"Hey kau kenapa sayang..apa ada yang sakit hm.. katakanlah jangan diam saja aku khawatir honey" tanya Gian dengan raut wajah paniknya.


"Sa..sayang..ma..maafkan a..ku hiks..ma..af a..ku me..lupakan mu" jawab Rachel dengan terbata setelah sedikit bisa mengingat.


"Hey aku sudah bilang jangan terlalu memaksakan dirimu..sudah tidak apa-apa aku mengerti sayang..jangan terlalu memikirkan itu ya.. perlahan juga kau bisa mengingat semuanya hm..sudah..sudah" Gian membawa Rachel ke atas ranjangnya dan merebahkan tubuh Rachel kemudian dia dekap.


Gian mengecup kening Rachel untuk menenangkan istrinya yang masih sesenggukan..dia sakit jika melihat sang istri dalam keadaan seperti sekarang..biarlah waktu yang menjawab segalanya.


Setelah di rasa tidak ada pergerakan dari Rachel Gian melongok ke bawah dan melihat Rachel sudah terlelap dalam pelukannya..dia senang Rachel nyaman dalam dekapannya..dia berharap semoga ingatannya segera kembali agar tidak ada lagi kesedihan di dalam keluarganya.

__ADS_1


"Aku sangat mencintaimu sayang..jangan pernah berubah ya..aku takkan membiarkan seseorang menghancurkan kebahagiaan kita" ucap Gian di selingi kecupan manis pada kening Rachel.


*


*


Gian saat ini sudah berada di kamar ketiga anaknya..mereka juga tengah terlelap hanya saja si bungsu Calista ntah kenapa dia tak mau tidur malah ingin di gendong terus akhirnya sang pengasuh nya memilih untuk menghubungi tuannya.


Ketika Gian masuk Calista langsung berjalan ke arah Gian sambil mengangkat tangan ke atas meminta di angkat.. benar-benar anaknya ini sangat manja sekali.


"Mimimi"

__ADS_1


"Mommy lagi istirahat sayang..nanti kalau mommy udah bangun Daddy kasih tau ya..sekarang princess tidur dulu ya?"


Akhirnya setelah berjuang menidurkan anak bungsunya kini Calista sudah terlelap..Gian lega akhirnya anak perempuannya mau tidur juga..dia meminta pada ketiga pengasuh anaknya untuk menjaga anak-anak nya sementara dia ingin ke kamar nya untuk mengecek apakah istri nya sudah bangun atau belum.


Ketika sudah berada di depan pintu Gian membuka pintunya secara perlahan dan melongok ke dalam dia lega Istri nya masih terlelap dalma balutan selimut tebalnya.


"Syukurlah Istri ku masih tidur..sebaiknya aku temani dia saja..aku takut dia histeris"


Gian segera membaringkan tubuhnya di sebelah Rachel dan mendekapnya erat dengan penuh cinta dan kerinduan..dekapan yang lima bulan lalu serasa kosong kini terasa hangat kembali karena yang selalu dia dekap sudah kembali.


"Jangan pernah pergi lagi sayang..aku bisa gila tanpamu di sisiku..kau adalah separuh nyawa ku Achel..tetaplah bersamaku"

__ADS_1


Gian ikut memejamkan matanya tanpa dia sadari Rachel mendengar semua kata-kata Gian..dia tersentuh juga terharu..dia merasa bersalah sudah melupakan orang-orang yang sangat menyayangi nya apalagi suaminya.


'Maafkan aku sayang..aku jahat sudah meluapkan mu juga meluapkan Keluarga ini..aku janji akan berusaha mengingat kembali tentang kita..aku akan berjaung semua kebahagiaan keluarga kita..aku tak tau perasaan apa yang ada di hatiku saat ini tapi bolehkah aku mengatakan bahwa aku juga mencintaimu Gian' batin Rachel yang ternyata sudah bangun sejak Gian mendekapnya.


__ADS_2