Gadisku Super Polos

Gadisku Super Polos
Ep 64_Bertemu Rekan Kejahatan


__ADS_3

Tuan Maxton saat ini tengah berada di markas kematian yang sudah bertahun-tahun tidak Rey gunakan untuk menyiksa para cecunguk.


Rey sudha pensiun dengan per eksekusian kini anak-anaknya yang menggantikan posisi nya untuk mengeksekusi para cecunguk itu.


"Lepaskannnn sialan kalian..lepasssss"


"DIAM ATAU AKU AKAN MENGULITI MU SEKARANG JUGA" ucap anak buah Gian.


Tuan Maxton seketika diam mendengar ancaman dari anak buah Gian..dia harus tenang dan jangan memancing amarah para orang-orang itu dulu karean bisa saja sewaktu-waktu mereka menghabisi nya.


Entah apa maksudnya dia di tahan di markas itu..dia tak merasa tak pernah mengusik Keluarga Wilson tapi kenapa tiba-tiba dia di tahan di markas mengerikan ini..sekarang yang harus dia lakukan adalah tenang dan menuruti kemauan mereka.


Tak berapa lama kemudian pintu ruangan nya di buka dan terlihatlah tiga orang pria tampan yang mengerikan..raut wajahnya terlihat seperti ingin mencabik-cabik nya..gestur tubuh nya bak pisau yang mampu membuat orang ngilu melihat ketajamannya.


"Wah..wah..wah.. Maxton Miller ternyata bisa tenang juga ya" ucap Richie meliaht tuan Maxton hanya diam menurut.


"Mungkin dia sudah sadar kesalahannya" jawab Roman.


"Orang bejat sepertinya sadar..hahahhaa dunia novel akan tutup mendengarnya" ucap Richie asal.


Gian hanya mendengarkan saja tanpa ikut campur..dia tak mau membuang-buang waktu nya untuk hak yang tak penting seperti ini.


"Sudah diam..bawakan para kesayangan ku" ucap Gian pada anak buahnya.

__ADS_1


"Baik bos"


Anak buah Gian membawa ketiga kesayangan tuannya..ya siapa lagi kesayangan Gian kalau bukan Tiger,Coco,and Wolf..rasanya sudha lama mereka tak bertegur sapa kepada para reader😂.


Siapa ni yang kangen Coco and the geng.


"Wah Gian kau bahkan mempunyai ketiga binatang buas ini di negara ini..aku kira hanya di negara A saja"


"Bukan hanya di negara A tapi di negara S juga keturunan Leon" ucap Roman menambahkan.


"Woahhhh Keluarga Wilson memang tidak ada duanya..kalian terbaik"


Gian hanya tersenyum..dia tak menanggapi ocehan Kaka ipar nya yang menurutnya norak.


Ketiga binatang buas itu mengaum sebagai jawaban atas pertanyaan Gian,bagi ketiga binatang buas itu Gian adalah ayah ketiga setelah Rey,dan Gio..mereka terbiasa dengan sentuhan tangan keluarga Wilson..jika menurut ketiga binatang buas itu tangan keturunan keluarga Wilson mampu menenangkan mereka maka mereka akan menurut dan jinak.


Sedangkan Richie yang melihat interaksi antara ketiga binatang buas itu dan Gian hanya melongo karena jujur itu pengalaman keduanya setelah di negara A.


"Katakan apa kau terlibat dengan kematian Liona Collins?" tanya Gian pada Maxton yang seketika membuat Maxton melotot terkejut.


"Ka..kau.. siapa nya l..Lio..na?"


"Aku..aku adalah menantunya"

__ADS_1


"A..apa..me..nan..tu"


"Ya..kau tau anak sambung yang kau buang..ya dia Rachel adalah istriku..jadi sekarang kau tau kan kesalahan mu?"


Seketika dunianya seakan berhenti berputar setelah mendengar kata-kata Gian tentang Rachel..apakah benar Rachel istri Gian anak dari Reyhan Jade Wilson yang sangat terkenal itu..astaga dia sudah salah perhitungan..sialan.


"Maaf..maafkan aku..aku juga mertuamu taun Gian..aku adalah ayah Rachel meski hanya ayah sambung..tolong lepaskan aku nak..nanti Rachel sedih jika melihatku begini"


Gian tertawa mendengar kata-kata tuan Maxton yang baginya hanya omong kosong semata..ketiag pria itu tertawa tanpa peduli raut wajah tuan Maxton.


"Katakan padaku apakah kau terlibat dalam kematian Liona Collins?"


Tuan Maxton diam..dia tak tau bagaimana harus bersikap sekarang..jika diam maka kematian akan menghampiri nya tapi jika dia mengatakannya maka dia juga akan terkena imbasnya.


"Baiklah jika kau tak mau mengatakannya..aku akan memberimu teman di sini agar kau tak kesepian..bawa orang itu kemari"


Anak buah gaun membawa seorang wanita yang sudah mereka tangkap sebelumnya..ya Gian sangat profesional dan perfeksionis dalam segala hal..dia membuat rencana lain jika Maxton hanya diam saja.


"Kau...dasar bodoh" ucap tuan Maxton ketika melihat siapa yang datang.


"Kau..kenapa kau ada di sini?" tanya wanita itu ketika melihat Maxton juga ada di sana.


"Wah sepertinya kalian bisa reunian di sini..reunian mengenang kelakuan bejat kalian dalam membunuh seseorang yang tak bersalah..bukan begitu nyonya Viola Janner?" uaco Gian dengan smirk menyeramkan.

__ADS_1


__ADS_2