Gadisku Super Polos

Gadisku Super Polos
Ep 39_Ngidam


__ADS_3

Pagi-pagi sekali Rachel sudaha terbangun dan berjalan-jalan di sekitar pantai..dia tiba-tiba merindukan seseorang yang sudah sangat lama tidak dia lihat.


Berharap dia akan bertemu dengan orang yang tengah dia rindukan itu tapi sepertinya angan hanya sebatas angin lalu saja yang tak akan bisa terealisasikan.


"Mommy..Achel rindu mommy..mommy baik-baik saja kan?"ucap Rachel sambil memandangi ombak yang membasahi kakinya.


Tak tahan menahan kerinduan hebatnya.. Rachel menjerit dan berteriak menyerukan ibunya..dia hanya ingin berbagi kerinduan dengan cara seperti itu.. bertemu pun tidak mungkin karena memang belum waktunya.


"MOMMYYYYYYYYY..ACHEL KANGENNNNNN"


Selesai meluapkan perasaan nya Rachel kembali ke villa karena dia sudah terlalu lama di pantai dan angin pantai pun sudah menyerangnya berkali-kali hingga badannya tampak dingin dan gemetaran.


Sampailah Rachel di kamar..dia merebahkan diri di selimut untuk mencari kehangatan.. tiba-tiba dia bangun dan memuntahkan isi perutnya si kamar mandi.


"Hoekk..hoekkk..sayang jangan begini ya nak..mommy mohon jangan begini"


Badannya lemas dan tak bertenaga..sudah setiap hari dia selalu mengalami morning sickness yang lumayan parah.


Rachel ingin mencium aroma Gian..entahlah tiba-tiba dia menjadi begini..moodnya selalu berubah-ubah kadang baik kafang buruk..kadang dia kesal dengan Gian tapi kadang juga merindukan nya.


Akhirnya Rachel memutuskan untuk tidur lagi karena hari memang masih gelap dan belum ada seorang pun yang bangun kecuali dia sendiri.


Skip>>>>>>


"Hoekkk..hoekkk"


Tersenyum bunyi seseorang memuntahkan isi perutnya di dalam kamar mandi..Gian..ya dia tengah mengalami morning sickness setiap pagi..dia tak tau kenapa selalu muntah-muntah setiap pagi karena di rumah memang tiada orang.


Semua anggota keluarga nya memilih pergi meninggalkan nya dan menemani Rachel..mereka sudah terlanjur menyayangi Rachel hingga mereka tak perduli dengan Gian yang notabenenya sudah mengecewakan mereka.


"Sebenarnya aku ini kenapa..setiap pagi pasti begini"

__ADS_1


Gian tiba-tiba ingin makan nasi goreng seperti yang pernah dia buatkan untuk Rachel.. akhirnya Gian memutuskan untuk membuatnya dengan porsi lebih..ntahlah dia hanya ingin membuat nasi goreng itu yang kira-kira cukup untuk 3 orang.


Lama berkutat di dapur akhirnya makanan yang dia inginkan telah siap di santap..Gian mengambil sepiring nasi goreng itu dan membawa nya ke meja mini bar di dalam dapur itu.


"Hmm..enak..kenapa aku sangat ingin makan ini ya pagi-pagi sekali"


Gian terus memakan nasi goreng itu dengan lahap hingga habislah satu piring nasi goreng itu..sisanya Gian simpan di microwave jika ingin di makan kan hanya tinggal di panaskan lagi.


"Aku merindukanmu Achel..sampai kapan kau akan menyiksaku Achel..maafkan aku".


Gian mengambil pakaian Rachel yang masih tersisa hanya beberapa pasang saja..dia peluk dan hirup aroma pakaian bekas Rachel..entahlah tiba-tiba dia tenang setelah menghirup aroma khas Rachel yang tertinggal di pakaian itu.


Skip>>>>>>


"Apa kau menemukan petunjuk..katakan"


"..."


"...."


"Apa perkataan mu bisa di percaya?"


"..."


"Baiklah..terus selidiki hingga terbukti..aku tak ingin salah mengenali orang"


"...."


"Ya.. secepat nya"


Sambungan telepon terputus..seorang pria tampan saat ini duduk di balkon kamarnya dan memandangi langit yang masih gelap karena sang mentari pagi belum mau menampakkan diri nya.

__ADS_1


"Bella..Kaka merindukanmu..Kaka harap kau masih hidup dan segera bertemu kami..Daddy, grandma,dan Kaka sangat merindukanmu Bella..kembalilah adik kecilku"


Ya pria tampan itu tengah merenungi nasib adiknya yang entah dimana sekarang..dia di bawa pergi sejak masih dalam kandungan sang mommy yang waktu itu terlibat salah paham dengan sang Daddy hingga kata-kata laknat 'Bercerai' terucap dari mulut sang Daddy.


Usianya waktu itu masih terbilang sangat muda yaitu 6 tahun..dia tak tau jika sang mommy mengandung adiknya saat itu dan terjadi lah kesalahpahaman itu yang memecah keharmonisan keluarga kecilnya.


"Mom..maafin Rich karena belum bisa menemukan adik.. Rich janji akan berusaha lebih keras lagi untuk mencari adik mom..doakan dan bantu Rich dari sana ya mom"


Pria bernama Richie itu sangat menyayangi sang mommy dan adik kecilnya..ketika kebenaran terungkap semua sudah terlambat.. keluarga bahagianya sudah twrpecah hanya karena dia orang iblis yang sangat dia benci itu yang telah menjadi penyebab terjadinya kesalahpahaman itu.


"Maxton,Violla..tunggulah saat adikku sudah kembali pada kami maka hari itu juga adalah hari kehancuran bagi kalian..aku bersumpah akan membuat kalian menderita semenderita yang telah mommy dan adik kecil ku alami selama berpisah dari kami"


Skip>>>>>>>


Rachel mendekati Genie yang sudah terlihat cantik dan rapih..dia ingin ikut dengan Genie untuk berbelanja di pusat perbelanjaan..dia bosan hanya duduk diam di villa tanpa melakukan apapun..setelah merengek meminta ijin pada Laura dan Rey akhirnya mereka mengijinkan Rachel ikut tapi dengan pengawasan ketat tentunya Laura juga ikut.


"Genie,Rachel apa kalian sudah siap sayang?" tanya Laura.


"Sudah mom" jawab mereka serempak.


"Baiklah ayo..hubby Laura dan anak-anak pergi dulu ya..jangan rindu" bisik Laura pada Rey.


"Baby kau menggodaku sayang..awas saja nanti kau" ancam Rey.


Laura tertawa dan mengecup sekilas bibir sensual Rey yang semakin hari semakin bertambah pula tingkat kemanisan nya.


Singkat cerita mereka bertiga sudah sampai di pusat perbelanjaan..Rachel, Genie,dan Laura menuju toko perlengkapan bayi..walau usia kehamilan Laura baru menginjak 2 bulan tapi entahlah mereka sangat antusias sekali untuk menyambut sang baby yang masih sangat lama keluarnya.


"Beli buat ka Nana dan ka Gia juga mom..kalau buat Achel masih lama 7 bulan lagi"


"Begitukah..MMM.. Baiklah..besok kalau usia kehamilan mu sudah memasuki bulan ke 7 kita belanja lagi oke?"

__ADS_1


"Oke mom"


__ADS_2