
Sebelumnya di London........
**"Gian sebenarnya Achel mau cerita sama kamu tapi Achel takut kamu marah"
Gian melihat ke arah Rachel dengan tatapan menuntut..dia sudah tau tentang Ken yang menghina Rachel.. jujur dia amat sangat marah dan ingin menelan Ken hidup-.
"Katakan"
"Sebenarnya kemarin Achel ribur sama ketua tim..mereka ngajak ke bar tapi Achel nolak karema Achel nggak bisa minum dan nggak pernah ngerasain minuman seperti itu..Achel udah nolak secara halus tapi malam Achel di hina sok polos dan di tuduh Gonta ganti pasangan"
Gian semakin mendidih ketika mendengar langsung dari mulut Rachel..dia bangkit dan mendekati Rachel kemudian memeluk erat Rachel.
"Sudah biar itu menjadi urusan ku..ayo ikut"
"Kemana?"
"Kantor"
Achel hanya diam..dia tak mau bertanya tujuan Gian mengajaknya ke kantor..biarkanlah sekali-kali harus di beri pelajaran supaya tidak mengulangi lagi.
Apartemen sudah rapih..tidak ada yang tertinggal karena barang-barang Rachel sudah di bawa terlebih dahulu oleh para bodyguard Gian.
Sampailah mereka di kantor..Gian turun dan menggandeng tangan Rachel..mereka di sambut oleh Crish.
"Selamat datang kembali tuan gian" ucap Crish membungkuk memberi hormat.
"Ya.. kumpulkan semua karyawan ke aula dalam 10 menit" ucap Gian tegas tanpa bantahan.
"Baik tuan"
Gian membawa Rachel ke ruangannya..dia memeluk Rachel untuk menenangkan diri nya sendiri yang benar-benar sudah ingin meledak..Rachel tau Gian tengah marah dia mengecup bibir Gian agar Gian lebih tenang.
__ADS_1
Kecupan yang awalnya singkat kini berubah menjadi penuh tuntutan..Rachel menghentikan kissing nya karena ini sedang di kantor bagaimana kalau ada yang lihat atau memergoki mereka..kan malu.
"Sudah Gian..ini di kantor" ucap Rachel ketika berhasil melepaskan tautannya.
"Huhhh maaf..aku terlalu bersemangat"
"Tidak apa-apa"
"Aku mencintaimu Rachel.. menikahkan denganku"
Rachel terdiam..apa Gian sedang melantur kenapa tiba-tiba dia melamar nya.
"Jangan bercanda Gian..nggak lucu"
"Aku serius Achel.. menikahlah denganku..aku tau ini tidak romantis tapi aku serius ingin menikahimu"
"Gian.."
"Ya i Will"
"Really?"
"Ya..Gian"
"Oh my thanks sayang"
Gian mengambil tangan Rachel dan menggambarkan bentuk cincin di jari manis Rachel..dia mungkin gila karena melakukan lamaran dadakan bahkan tidak eornah terpikirkan oleh nya akan melamar di kantor tanpa persiapan.
"Maaf aku belum menyiapkan apapun karena ini dadakan..jadi untuk saat ini cincin gambar saja ya nanti kita beli di toko perhiasan setelah dari sini"
"Tidak apa-apa..ini juga bagus"
__ADS_1
Tak berapa lama kemudian pintu di ketik dan terlihatlah Crish di depan pintu.
"Permisi tuan..semua karyawan sudah hadir di aula"
"Ayo kesana..sayang ayo ikut"
Rachel hanya di menurut saja..dia sebenarnya sungkan dengan Crish karena bari sehari mengundurkan diri dia sudah akan berganti status menjadi calon istri pemilik kantor atau CEO perusahaan itu.
*
*
"Selamat pagi semuanya" sapa Gian dengan wajah datar.
"Pagi tuan" jawab semua karyawan serempak.
"Saya hanya ingin menyampaikan sesuatu kepada kalian dan juga mengenalkan seseorang pada kalian semuanya..baiklah saya hanya ingin menyampaikan terimakasih sudah bekerja keras dalma membangun perusahaan agar bisa lebih maju lagi..berkat kerja keras kalian perusahaan ini semakin di kenal orang luar..tapi saya sangat menyayangkan satu hal..
Keberhasilan tidak selamanya harus di rayakan dengan berpesta miras atau mengunjungi bar tapi merayakan keberhasilan bisa juga dengan cara menyumbang di panti atau berbagi pada sesama yang kurang mampu bukan malah menghambur-hamburkan uang untuk kegiatan yang tidak jelas..saya bukannya melarang tapi kemarin ada satu kejadian yang amat sangat membuat saya naik darah karena apa lagi dan lagi kaum wanita di permalukan..kemarin tepatnya di pantri ada satu tim yang hendak merayakan keberhasilan kerja keras mereka di salah satu bar yang terkenal akan free sexx nya, namun salah seorang anggota tim menolak dengan alasan tidak bisa minum karena memang dia tidak bisa tapi saya sangat menyayangkan tindakan ketua tim itu yang seenaknya menghina nya dengan sebutan perempuan sok lugu dan sering bergonta-ganti pasangan..
Lagi dan lagi perempuan jadi korbannya namun anggota tim lainnya hanya diam dan menatap sinis seseorang itu tanpa bisa membela atau menghiburnya..singkatnya apa kalian tau siapa perempuan yang di hina itu..?"
Semua karyawan terdiam terutama Ken dan anggota timnya yang merasa jika yang CEO katakan adalah perbuatan mereka.
"Sialan berani sekali perempuan sialan itu melapor kepada atasan..lihat saja nanti akan ku beri pelajaran dia" ucap Ken mengumpat Rachel.
"Jika kalian tidak tau maka akan saya perkenalkan dia kepada kalian..silahkan masuk" ucap Gian menyuruh Rachel masuk dan berdiri di sampingnya.
Rachel masuk dan berdiri tepat di samping Gian..Gian tanpa di minta langsung merangkul pinggang Rachel..semua orang tampak tak percaya terutama Ken dan anggotanya..mereka melongo kenapa Ra hek bisa ada di sana bersama CEO.
"Perkenalkan dia adalah Rachel karyawan yang berhasil menyelesaikan proyek real estate di daerah xx..dia juga yang telah di hina oleh ketua anggota timnya..kalian tau siapa dia..dia adalah calon istri saya"
__ADS_1