Gadisku Super Polos

Gadisku Super Polos
Ep 40_Pendarahan


__ADS_3

Gian pergi ke pusat perbelanjaan..entahlah tiba-tiba dia ingin sekali ke pusat perbelanjaan dan melihat-lihat perlengkapan bayi.


"Kenapa aku sangat suka melihat benda-benda lucu ini..astaga kenapa denganku"


Akhir-akhir ini Gian memang bersikap sedikit aneh..dia sering meminta makanan yang aneh..dia sudah periksa ke dokter dan dokter hanya bilang jika yang dia alami itu adalah gejala ngidam.


Gian tak habis pikir apakah dia harus senang atau sedih..dia hanya berhubungan dengan satu perempuan yaitu Rachel..tapi keberadaan Rachel sampai saat ini belum di ketahui.


"Apakah benar kau tengah mengandung Achel..apakah itu anakku atau bercampur dengan orang lain..sial"


Kesal dengan segala pikiran negatif nya Gian memilih untuk mencari makanan saja karena perutnya menginginkan sesuatu.


Di saat Gian tengah mengantri makanannya tiba-tiba dia melihat sesosok bayangan wanita yang selama ini dia cari keberadaan nya..benarkah itu dia..atau dia hanya berhalusinasi saja.


"Achel..betulkah dia Achel..?"


Gian mendekati Rachel yang tengah memilih perlengkapan bayi..Gian berdiri membelakangi Rachel yang tengah asik memilih sepatu dan bandana kecil yang amat sangat menggemaskan.


"Achel?"


Rachel yang namanya di sebut dan dia sangat hapal dengan bau parfum Gian pun menoleh..seketika dia terkejut melihat Gian di depannya.


"G..Gian"


Gian heran melihat Rachel berada di toko perlengkapan bayi..untuk apa dia di sini dan bukannya dia pergi jauh tapi kenapa bisa ada di sini.


"Sedang apa kau di sini..apa kau hamil?"


JEDUARRR...


Bagaikan di hantam gada Rachel terkejut dengan pertanyaan Gian..apakah Gian tau kalau dia tengah hamil anaknya.


"K..kau..kau t..tau da..ri..mana?"

__ADS_1


"Jadi kau hamil..anaku atau anak laki-laki lain?"


Rachel melotot mendengar kata-kata menyakitkan Gian..tak oernah dia sangka dan duga Gian yang begitu dia sayangi dan cintai ternyata bisa berkata seperti itu dan bahkan tak menganggap anaknya.


"Jaga bicaramu Gian..kau pikir aku wanita murahan..?"


"Memang begitu kan..kau bahkan menjebakku dengan obat itu..pasti sudah banyak laki-laki yang kau layani bukan?"


"Atau kau hamil anak orang lain dan mengaku bahwa itu adalah anakku..cih sekali jallang tetaplah jallang kau Achel"


PLAK...


Tak tahan mendengar hinaan dari Gian Rachel pun menampar Gian sekuat tenaga..cintanya benar-benar sudah ternodai oleh perkataan Gian yang amat sangat menyakiti perasaan nya.


"Aku hamil anakmu Gian..kenapa kau tega mengatakan aku tidur dengan laki-laki lain hah..kau bukan sehari dua hari mengenalku tapi sudah 2 tahun lebih kau mengenalku dan kau juga orang pertama yang telah mengambil kesucian ku.. baiklah jangan pernah menyesal telah menyakiti hati ku..tenang saja anakku akan ku urus sendiri tanpamu..suatu saat jangan pernah kau mencari keberadaan anakku dan aku..ingat Gian aku benci padamu"


Rachel pergi dari hadapan Gian yang masih mematung dengan perkataan nya sendiri..niat hati tak ingin berkata begitu tapi entahlah setan apa yang merasuki jiwanya dan tiba-tiba dia berkata begitu.


Rachel menemui Laura dan Genie..dia sudha tak tahan lagi.. tiba-tiba perutnya sakit entahlah kenapa sangat sakit.


Genie yang tadi masih asik berbelanja mendengar suara Rachel dan sontak melihat Rachel kesakitan langsung memanggil ibunya.


"Mom..ka Achel kesakitan..ka Achel kenapa astaga darah ka..mom ka Achel berdarah"


Rachel mengikuti pandangan Genie..benar saja darah di kedua kakinya masih mengalir..tuhan..jangan..jangan ambil dia dariku.. tolong tuhan..jangan.kau ambil..batin Rachel.


'Jangan nak..jangan pergi..jangan tinggalkan mommy sayang..maafkan mommy.. bertahanlah..Gian jika sampai nakku kenapa-kenapa aku tak akan memaafkan mu sampai matipun'


Laura mendekati Genie dan Rachel..dia melihat Rachel semakin pucat..dia membawa Rachel di bantu oleh bodyguard nya.


#Rumah Sakit>>>>>>


Rey, Gia,El,Genie,Laura sedang khawatir menunggu Rachel di depan pintu UGD..entah ada apa sebenarnya tiba-tiba Rachel mengalami pendarahan.

__ADS_1


"By apa kau sudah tau penyebabnya?" tanya Laura dengan nada bergetar


"Sudah baby..nanti saja ya"


"Katakan by..katakan"


Rey di tatap oleh semua anggota keluarga nya untuk menjelaskan penyebab terjadinya pendarahan ini..mau tak mau dia harus menjelaskan pada merek semua..berat dan marah dia harus menceritakan semuanya.


"Huhhh.. Gian..dia yang menyebabkan Rachel pendarahan"


"Whatttt"


Semua orang terkejut mendengar kenyataan sebenarnya..tidak ada yang menyangka bahwa Gian bisa melakukan itu pada Rachel.


"Kau jangan bercanda by..tidak mungkin anak kita yang melakukan ini"


"Lihatlah dan dengarkan baik-baik"


Rey memperlihatkan ponselnya yang berisi rekaman dimana Rachel dan Gian terlihat beradu mulut hingga kata-kata Gian amat sangat menyakiti perasaan Rachel.


"Astaga..Gian..hiks..mommy gagal mendidik nya..hiks..mommy gagal by" Raung Laura yang melihat kelakuan anaknya.


"Baby jangan begini sayang..Laura..sayang bangun hey.. Laura"


Laura pingsan seketika karena tidak kuat mendengar ucapan Gian yang amat sangat menyakiti perasaan seorang wanita.


"Gia,El, Genie jaga mommy dan Rachel Daddy akan mengurus si brengsek itu dulu"


"Dad biar Gia saja"


"No..ini harus dad yang urus dia sudah keterlaluan..jaga mereka baik-baik..kabari dad jika ada sesuatu yang penting"


"Baiklah dad.. hati-hati"

__ADS_1


Rey pergi dari rumah sakit menuju rumah nya dimana Gian saat ini tengah berada..Rey tak akan mengampuni Gian karena sudah benar-benar kelewatan pada Rachel.


__ADS_2