Gadisku Super Polos

Gadisku Super Polos
Ep 72_Bella


__ADS_3

"Bibi apa saya boleh tinggal sama bibi?"


"Boleh..kamu boleh tinggal sama bibi sampai kamu sudah bisa mengingat siapa kamu nak"


"Terimakasih bibi.. terimakasih..tapi saya nggak ingat siapa saya"


"Hm.. baiklah mulai sekarang nama kamu Bella.. bagaimana?"


"Bella.. baiklah terimakasih bi"


Bibi Tara bersiap untuk keluar dari rumah sakit itu setelah membayar setengah dari biaya pengobatan Rachel.


Pihak rumah sakit tidak menuntut agar lunas dulu bafu boleh pulang karena owner rumah sakit sendiri yang membuat peraturan bahwa biaya boleh di cicil asal sehat dulu..dengan peraturan seperti itulah warga merasa terbantu.


Rachel dan bibi Tara kembali ke rumah bibi Tara dengan menggunakan kendaraan umum..tidak butuh waktu lama untuk mereka sampai di rumah..Rachel dan bibi Tara langsung beristirahat karena memnag mereka sangat lelah setelah hampir 3 bulan di rumah sakit.


"Bibi istirahat saja biar Bella yang memasak" ucap Bella atau Rachel.


"Tidak apa-apa nak..kau istirahat saja..kau kan baru sembuh"

__ADS_1


"Tidak apa-apa bibi..atau bersama-sama saja bagaimana, nanti paman pulang kan masakannya sudah matang"


"Baiklah..ayo ke dapur kau belum tau kan dimana dapurnya?"


"Belum bi"


Rachel dan bibi Tara menuju dapur untuk membuat hidangan yang akan mereka santap bersama nanti..Rachel tak kesusahan karena dia memang bisa memasak hanya perlu menyesuaikan dengan lidah kedua orang baik itu.


#Skip..........


Sementara Gian sudah menyebar foto Rachel di setiap daerah..dia juga memasang iklan siapa saja yang bisa menemukan istri nya akan di beri hadiah fantastis yaitu 50rb dollar..tak main-main hanya itu cara yang paling efektif agar Rachel bisa segera di ketemukan.


Dengan adanya berita seperti itu pasti kalangan masyarakat banyak yang berminat dan berlomba-lomba untuk mencari Rachel walau demi mendapatkan uang..tapi tak masalah bagi Gian asalkan istri nya segera di ketemukan.


"Semoga setelah ini kau bisa di temukan honey..aku sangat merindukanmu.. anak-anak juga merindukan mu honey.. Kembali lah"


Gian selalu menemani anaknya jika sudah pulang melakukan pencarian..dia tak mau anaknya merasa kekurangan kasih sayang nya meskipun Gian tetap melakukan pencarian tapi dia juga selalu menyempatkan diri untuk bermain dengan anak-anak nya.


"Apa belum ada tanda-tanda Rachel segera di ketemukan Gian?" tanya Rey pada Gian.

__ADS_1


"Belum dad.. sebentar lagi pasti kami bisa bertemu"


"Ya dad harap Rachel segera di ketemukan..dad kasian melihatmu terpuruk boy"


"Hm..amin dad"


Rey terdiam sejenak dia berat menyampaikan apa yang ingin dia utarakan pada Gian..dia tau Gian sangat mencintai Rachel tapi ketakutan sebagai seorang ayah pada putranya adalah bagaimana jika Rachel sudah tiada dan sampai kapan Gian akan menunggu..dia benar-benar tidak sanggup melihat putranya seperti itu.


"Gian?"


"Ya dad"


"Sebelumnya dad minta maaf..tapi bagaimana jika--"


"Bagaimana jika apa dad..jangan pernah berfikir hal yang tidak-tidak dad..Gian yakin Achel pasti masih hidup hanya dia masih belum bisa kembali.. meskipun Achel sudah tiada Gian tidak akan menikah sampai kapanpun..lebih baik Gian sendiri daripada menghianati cinta Rachel"


Setelah berucap seperti itu Gian pergi dari hadapan Rey..dia sakit jika harus menerima kenyataan bahwa separuh Jiwa nya sudah tiada..dia tak mau berfikir sampai ke situ dia yakin Rachel pastiasih hidup dan tengah menanti nya..ya pasti masih hidup.


"Aku percaya kau masih hidup honey..tunggulah sebentar lagi pasti kita akan bertemu kembali"

__ADS_1


__ADS_2