Gadisku Super Polos

Gadisku Super Polos
Ep 47_Rachel Sadar


__ADS_3

Tak terasa 3 bulan sudah Rachel memejamkan matanya menikmati alam bawah sadarnya.. Danish, Denish,dan Calista sudah berusia 3 bulan dan semakin bertambah gembul juga semakin sehat.


"Calista lihatlah mommy masih ingin tidur nak.. sepertinya mommy masih marah sama Daddy..bangunin mommy ya nak..bilang bahwa Daddy sayang mommy"


Gian memangku Calista..Calista tiba-tiba menangis entahlah mungkin Calista bisa merasakan kesedihan kedua orangtuanya.


"Hey princess kenapa sayang..cup cup cup jangan nangis ya..kamu haus hm?"


Gian mengambilkan susu formulanya dan menyerakan pada Calista..biasanya Calista akan langsung menerima dan meminumnya tanpa banyak drama tapi kali ini dia tak mau meminumnya sedikit pun.


"Kenapa sayang..ko nggak mau.. Calista mau apa sayang?"


Calista mengulurkan tangannya pada Rachel..Gian seakan paham dengan keinginan sang putri..dia mendekatkan Calista pada Rachel..Calista meraba-raba sumber makanannya dan menghisapnya.


Gian seakan tau apa yang diinginkan Calista,dia membuka penutup sumber makanan Calista dan benar saja Calista langsung menyesap nya dengan rakus..dia meminum ASI nya untuk pertama kalinya dari sumbernya langsung.


"Kau ingin langsung dari sumber sayang..tidak apa-apa"

__ADS_1


Tak terasa setetes air mata nya jatuh..dia terharu melihat pemandangan di depannya..Calista seakan tau jika ibunya akan bangun jadi Calista tak mau berjauhan dengan sang ibu.


"Calista ayo sayang kita bobo dulu sudah siang" ajak Gian dengan lembut.


Calista tak bergerak dari tempat nya..dia sangat nyaman di dekapan sang ibu..dia bahkan tertidur pulas hanya dengan bersandar di dada sang ibu.


"Astaga..kau pasti rindu dengan mommy ya nak..maafkan Daddy ya..ini salah Daddy"


Karena Calista tertidur di ranjang bersama Rachel akhirnya Gian memutuskan untuk membersihkan diri dulu karena dia sangat lelah..setelah memastikan aman Gian ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


Setelah kepergian Gian tangan Rachel bergerak..Calista seolah merasakan sentuhan hangat sang ibu dia membuka matanya dan melihat Rachel tengah menatap nya penuh cinta.


"Sa..ya..ng..a..na..k..mo..m..my"


Calista tertawa mendengar suara lembut Rachel.. Rachel mengelus pipi Calista yang sudah bertambah gembul.


Perlahan Rachel bangun dan menggendong Calista yang mencari sumber makanannya..Rachel tau Calista haus dia menyusui Calista.

__ADS_1


Tenaganya seolah terisi 100persen..tak ada lemas,pusing dan sebagainya..yang ada hanya kebahagiaan.


"Anak mommy haus..sayang mommy"


Di saat dia tengah asik menyusui Calista tiba-tiba dari kamar mandi terlihat seorang pria tampan yang telah membuatnya menjadi seperti ini.


Gian keluar dari kamar mandi karena merasa sudah terlalu lama meninggalkan Calista di ranjang bersama Rachel..dia khawatir Calista bisa jatuh karena tak ada yang menemaninya.


Dia keluar dan melihat Calista dan Rachel tengah bercanda gurau..Gian tak percaya dengan apa yang dia lihat..benarkah Rachel nya kembali.


"Achel?"


Rachel melihat ke arah Gian dan terdiam..dia tak tau harus bahagia atau marah..yang dia pikirkan saat ini adalah anaknya.


"Kau sudah sadar Achel..oh tuhan syukurlah.. terimakasih sayang.. Terimakasih sudah kembali"


Gian memeluk Rachel dengan erat dan penuh kasih sayang..dia senang Rachel telah sadar dari komanya..dia bahagia.

__ADS_1


Rachel hanya diam tanpa merespon..dia biarkan Gian memeluknya..dia juga rindu..tak munafik jika dia masih mencintai Gian dan hanya Gian yang berada dalam hatinya saat ini.


__ADS_2