
"Bagaimana dok keadaan putriku?" tanya mommy Laura.
"Semuanya baik-baik nyonya.. sebenarnya nona Rachel..Hamil nyonya"
"Apa..ha..hamil.. serius?" tanya laura memastikan.
"Benar nyonya..di perkirakan usia kandungan nya sudah 3 mingu..untuk bisa lebih memastikan lagi periksalah pada dokter kandungan"
"Baik dok terimakasih"
"Sama-sama nyonya.. baiklah kalau begitu saya permisi dulu tuan,nyonya,nona"
"Iya dok sekali lagi terimakasih"
Rey mengantar dokter itu ke depan.. setelah itu dia kembali lagi dan bergabung dengan para wanita kesayangannya.
"Rachel selamat ya nak..Daddy senang akhirnya mau tambah cucu lagi" ucap Rey memberikan selamat pada Rachel.
"Terimakasih dad" jawab Rachel sekenanya dengan tak bersemangat.
Laura menyadari perubahan sikap Rachel..dia duduk di samping Rachel dan memeluknya dengan kehangatan..dia tau apa yang di pikirkan Rachel saat ini.
"Sudah tidak perlu di pikirkan..kami akan selalu ada di sampingmu Achel..kau tak sendiri..jika keadaannya sudah membaik juga kalian akan bersama lagi entah itu kapan tapi percayalah takdir kan membawa kalian kembali bersama lagi"
"Achel hanya takut Gian tidak mengakui anak ini mom"
"Kau tenang saja jika dia berani begitu ada mom,dad,dan ka Gio yang selalu membelamu..sudah sekarang istirahatlah ibu hamil tidak boleh tidur terlalu malam"
"Baik mo Achel ke kamar dulu,."
"Hati-hati nak jaga cucu mommy dengan baik"
Rachel naik ke lantai atas kembali ke kamarnya..dia di bantu Genie..Genie tak mau keponakan d an calon Kaka iparnya kenapa-kenapa..dia sudah protektif terhadap segala sesuatu yang menyangkut baby(calon ponakan).
"Kaka istirahat ya..Genie ke kamar dulu..kalau butuh apa-apa hubungi Genie saja..jangan sungkan"
"Iya Gen..makasih ya"
"Sama-sama ka"
Genie kembali ke kamarnya..dia juga ingin istirahat karena badannya keleah juga bau akhirnya dia memutuskan untuk mandi.
Sementara itu di ruang bawah Laura dan Rey tengah berunding bagaimana baiknya karena kehamilan tanpa di dampingi seorang suami sangat berat..Rachel belum oernah merasakan yang namanya hamil dan ini jadi pengalaman pertama nya jadi Laura khawatir dengan kondisi psikis Rachel.
"By Laura takut Rachel stres karena menjalani masa kehamilan sendirian tanoa seorang suami"
"Aku juga berfikir begitu baby..apa sebaiknya kita bawa Rachel pergi dari negara ini saja?"
"Jangan by.. kehamilannya masih sangat rawan untuk di ajak bepergian jauh apalagi naik pesawat"
__ADS_1
"Hmm.. baiklah..terserah kau saja baby..aku hanya ikut"
"Lebih baik di sini saja dulu sampai melahirkan..siapa tau hubungan mereka bisa kembali seperti semula jika Gian menyadari kesalahannya"
"Ya kau benar baby..tadi siang dad menghajarnya karena dad kesal dia menyebut Rachel dengan sebutan jallang murahan"
"Apaaa...kurang ajar anak itu..kenapa sih sifatnya hadus seperti mu by..ishhh menyebalkan"
"Baby kenapa jadi bawa-bawa aku..tega ish"
"Emang bener kan?"
Laura kembali ke kamarnya..dia tak akan menang jika berdebat dengan suaminya itu.
Skip>>>>>>
"Aku harus mencarimu Keman lagi Achel..aku lelah"
"Maafkan aku..aku..huaekk"
Gian bergegas berlari ke kamar mandi dan memuntahkan isi perutnya..entah kenapa kepalanya jadi pusing dan perutnya serasa di ubek-ubek dari dalam..sangat mual dan menyiksa.
"Ada apa denganku sebenarnya.. Rachel"
*
*
"Liat aja nanti kalau aku udah kembali ke rumah habis kau Gian" gerutu Gia dengan segala rencana nya untuk menghajar adiknya.
"Sweetie sudah lebih baik biarkan mereka menyelesaikan urusannya sendiri..kita cukup memberi nasehat saja" ucap El menenangkan.
"Aku tau tapi aku juga wanita El..kesel aku sama adikku..sialan emang si Gian..liat aja nanti habis dia"
El hanya diam tak menjawab.. jika menjawab sudah di pastikan Peperangan akan terjadi dan dia pasti akan kalah juga mendapatkan ultimatum yaitu tidur di luar selama seminggu di tambah jatah di potong jadi sebulan sekali.
El tentu pilih jalan aman saja dia pilih untuk diam tak membela siapapun..El tau Gian memang salah tapi tidak sepenuh nya bersalah..maklum sebagai kaum lelaki pasti akan membela sesama kan.
Sampailah mereka di pulau itu..mereka turun dan di sambut Rey dan Laura yang sudah menanti sejak tadi..Laura menyambut Gia dan El beserta cucunya.
"Sayang apa perjalanan nya melelahkan?" tanya Laura pada cucunya.
"Iya Glendma..Ed yeyah" jawab si tampan Edward yang semakin fasih dalam berbicara.
"Baiklah ayo masuk dan makan dulu..kau pasti lapar kan?"
Bocah tampan itu mengangguk sebagai jawaban..sedangkan Gia dan El mengikuti mereka dari belakang bersama sang Daddy.
"Bagaimana El perusahaan?" tanya Rey basa basi.
__ADS_1
"Semuanya baik-baik dad..semakin bertambah maju semenjak kehadiran kalian"
"Bisa saja kau..kapan cucu keduaku lahir?" sambil memandang pada perut buncit Gia.
"3 bulan lagi dad..sabar ya" jawab Gia.
"Boy or girl?"
"I don't know.. secret dad"
"Huhh kau ini.. menyebalkan"
Mereka masuk kedalam dan bergabung bersama yang lainnya..Gia duduk di samping Rachel yang terlihat sedang berbincang dengan Edward..dia bahagia jika calon adik iparnya bahagia.
"Achel"
"Ka Gia"
"Bagaimana kabarmu?"
"Baik-baik saja ka..baby bagaimana kabar nya?"
"Aktif sekali kadang Kaka kewalahan..tapi senang rasanya kau tau"
"Benarkah?" sambil mengelus perutnya yang masih rata.
Gia tau pasti Rachel memikirkan tentang kehamilannya..dia memberi semangat dan petuah tentang kehamilan agar Rachel tidak terlalu memikirkan yang tidak-tidak.
"Achel..hamil itu berarti kita di percaya sebagai seorang ibu yang akan berhasil jika kita bisa melewati setiap fase kehamilan..kita di beri kepercayaan dalam menjaga amanah dari sang pencipta untuk menjaga nyawa baru dalam dirimu walau harus bertaruh nyawa sekalipun..karena perjuangan ibu melahirkan itu sangat berat..nyawa bisa saja hilang jika tidak beruntung..tapi jika beruntung kita bahagia akhirnya perjuangan panjang kita sukses dengan hanya melihat anak kita yang selama ini di jaga dengan sepenuh hati dan jiwa"
"Doakan Achel sanggup ka"
"Pasti Achel..kau wanita hebat..jangan takut..ada kami jika Gian tidak mau bertanggung jawab tenang saja Kaka yang akan membunuh nya"
"Terimakasih ka..kalian memang yang terbaik"
Aonrolan masih berlanjut hingga waktu makan malan..semuanya bahagia karena ada 3 perempuan hamil dalam keluarga Wilson saat ini yaitu Alana,Gia,dan Rachel.
*
*
Guys maaf ya hari ini up 1 bab aja dengan jumlah 1000kata dan hari ini author sibuk mau urus sesuatu jadi kalau sempat pasti author sempetin up yang satunya.
Maaf kalau ada salah kata...
Plish jangan boom like ya gaes karena nanti performa karya nya bisa turun dan author pasti sedih karena udah brusaha bikin karya tapi kalau performa nya turun wah ntahlah mungkin bisa Hiatus dulu..
πππ
__ADS_1
Salam dari author garing π