
Hari itu dan malam itu juga Gian dan Richie kembali ke negara A untuk memastikan bahwa kabar yang mereka dapat bukan kabar yang sesungguhnya.
Gian..sepanjang perjalanan gelisah,menangis,dan merenung..apa kesalahan keluaga nya hingga hukuman berat selalu mereka dapatkan di saat bahagia mulai mereka dapatkan.
"Achel kau harus baik-baik saja sayang..kau harus baik-baik saja" batin Gian berdoa.
Sampailah mereka di negara A..Gian dan Richie langsung bergegas menuju kediaman Rey..tak ingin membuang-buang waktu yang tersisa.
Tak berapa lama kemudian mereka sampai di kediaman Rey..Gian bergegas turun dna berlari agar cepat sampai rumah.. sesampainya di rumah Gian bergegas mencari keberadaan Rachel istrinya..tidak ada yang penting saat ini selain Rachel.
"Rachel..honey..achelll..kau dimana sayang?" panggil Gian dengan suara menggelegar.
Laura dan Rey mendengar suara Gian..mereka tau pasti anak mereka sudah sampai.. bagaimana harus menceritakan semuanya..tidak sanggup jika membuat perasaan anaknya terluka.
"Gian..hiks..kau kembali nak?" ucap Laura yang masih dalam rengkuhan Rey.
"Mom..dad..dimana Achel..kenapa Gian Tidka menemukannya?" tanya Gian dengan gusar.
"Boy..tenanglah dulu.. duduklah" ucap Rey menenangkan.
"No dad..Achel dimana..Gian tau Achel pasti sedang bersembunyi kan..ya dia pasti sedang membuat kejutan kan untuk Gian..hahhaa..Achel..Achel..baiklah akan Gian tunggu"
"Boy..jangan begitu nak..kau harus bisa menerima kenyataan ini"
"No dad..Achel pasti sedang membuat kejutan untuk Gian..jangan aneh-aneh kalau bicara dad"
"Astaga..Gian..hiks.." tangis Laura semakin pecah kala melihat anaknya kekeh pada pendiriannya bahwa sang istri tengah membuat kejutan untuk nya.
#Skip.........
Di sisi lain seorang wanita tengah tertawa puas melihat kehancuran dari keluarga Wilson terutama Rachel dan Gian..dia sangat senang akhirnya rencananya berhasil.
Tidak sia-sia dia menahan diri untuk membalaskan dendam nya pada dua pasangan itu.. akhirnya sekarang bisa dia rasakan kepuasan akan dendam itu.
__ADS_1
"Hahahaha.. akhirnya dendam ku terbalaskan.. nikmatilah penderitaan kalian..aku takkan biarkan bahagia menghampiri kalian barang sedetikpun..hahahaha..kalian harus merasakan kehilangan orang yang kalian sayang.. seperti aku yang kehilangan Orangtua ku karena kalian"
Wanita itu sudah merencanakan semuanya sejak kepergian Gian ke negara X..dia menyamar menjadi pelayan di kediaman Rey karena memang waktu itu mereka kekurangan pelayan dan kebetulan ada sekitar 5 orang yang berhasil lolos seleksi.
Cintya..ya wanita itu adalah Cintya..dia benar-benar merubah total penampilan nya dari seksi menjadi seperti kutu buku..rambut pendek sebahu,kulit sedikit hitam,wajah yang di buat seakan memiliki cacat,gigi yang sedikit maju (gigi palsu), dan penampilannya yang seperti orang tak punya.
Dia benar-benar mempersiapkan diri untuk melakukan pembalasan dendam nya..dia sebelum nya tinggal di negara A sudah lebih dari 1 bulan dan memilih menyewa rumah kecil sedikit kumuh agar identitas nya tak terlacak sebagai Cintya namun sebagai Femmy,
Dia bekerja di kediaman Rey sudah 1 Minggu..ya dia memang memilih untuk berperan sebagai pelayan terlebih dahulu sebelum ada yang curiga..setelah ini dia akan pergi sejauh mungkin agar tidak ada yang menyadari nya.
"Baiklah setelah ini aku akan pergi ke tempat yang jauh..yang hanya aku dan beberapa orang yang tau.. nikmatilah kesedihan kalian..hahhaha"
Cintya membereskan semua barang-barang nya agar bisa lebih cepat pergi dari rumah itu..dia harus ekstra hati-hati dalam bertindak.. pengamanan sangat ketat tentunya bukan hal yang mudah untuk keluar begitu saja tanpa alasan.
#Skip...........
"T..to..l..o..ng..a..k..u"
Seorang wanita yang terseret arus sungai dan menepi di tepian dengan memegang sebuah ranting kini tengah merintih merasakan sakit yang amat sangat di sekujur tubuhnya.
Semoga tuhan bisa menyelamatkan nya dan mengijinkan nya bertemu kembali dengan keluarga nya.. sayup-sayup dia mendengar suara seseorang berteriak minta tolong..sebelum menutup matanya wanita itu tersenyum lega karena Tuhan masih menyayangi nya.
Sedangkan orang yang tadi berteriak semakin mendekat ke arah wanita itu.
"Astaga..ya tuhan..nak kau kenapa..astaga..tolonggggggg.. suamikuuuuuu..tolongggghh"
Si penolong wanita itu berteriak memanggil suaminya agar membantunya menyelamatkan wanita itu..dia benar-benar tidak sanggup melihat wanita yang tengah dia pangku memejamkan matanya.
"Nak sadarlah..astaga..nafasnya semakin sedikit.. suamikuuuuuu cepatlah"
"Iya sebentar.. astaga siapa dia istriku?"
"Aku tidak tau Suamiku..bantu aku membawanya ke rumah sakit"
__ADS_1
"Baiklah"
Suami istri itu membawa sang wanita itu ke rumah sakit terdekat.. kebetulan suami istri itu tadi sedang mencari kayu bakar..kegiatan mereka sehari-hari memang seperti itu.
Mereka hidup di desa yang terbilang terpencil namun nyaman,damai,dan asri..hanya ada sekitar 10 rumah di desa itu dan mereka semua adalah pasangan suami-istri yang berasal dari gelandangan.ereka membentuk sebuah desa kecil untuk tempat mereka tinggal dan saling dukung antar sesama.
Sesampainya di rumah sakit yang jaraknya sekitar 20 menit dari desanya mereka langsung membawa wanita itu ke ruangan UGD untuk segera mendapatkan penanganan.
Bersyukur rumah sakit yang tak terlalu besar itu lebih mementingkan penanganan daripada uang..asalkan Pasian selamat uang belakangan..itulah prinsip dari tetua di rumah sakit itu.
Lama menunggu akhirnya dokter yang menangani wanita itu keluar dan menghampiri kedua pasngan Suami istri itu.
"Bagaimana dok keadaan nya?" tanya sang istri.
"Syukurlah keadaan nya sudah stabil hanya saja Pasian mengalami penurunan daya ingatnya atau bisa di katakan amnesia namun mungkin hanya bersifat sementara kita lihat saja nanti setelah pasien sadar"
"Bagaimana anda bisa menyimpulkan bahwa dia mengalami amnesia dok?" tanya sang suami.
"Begini tuan..setelah kami melakukan CT scan terhadap kepala pasien kami melihat sedikit keretakan di sana..nah akibat itu mungkin suatu benturan keras pada kepala pasien lah yang mengakibatkan paien amnesia..tapi kita bisa memastikan nanti saja setelah pasien sadar ini hanya diagnosa kami sebagai dokter saja tuan,nyonya.. pasien juga sempat mengalami kritis tadi tapi syukurnya dia berhasil melewati masa kritisnya"
"Baiklah.. terimakasih dok..tapi maaf biaya pengobatan nya kami belum bisa membayar nya karena keterbatasan biaya..saya harap kalian mau menunggu hingga saya dan suami mendapatkan uangnya"
"Baiklah tidak masalah tuan,nyonya..kami tidak mementingkan yang..asalkan pasien selamat maka biaya bisa menyusul nanti"
"Syukurlah..kami berterimakasih pada pihak rumah sakit ini karena masih peduli pada kami yang hanya orang kecil"
"Ini semua sudah menjadi kebijakan pemilik rumah sakit ini nyonya,tuan.."
"Semoga pemilik rumah sakit ini selalu dalam lindungan Tuhan..kalau boleh tau siapa pemilik rumah sakit ini dokter..kami ingin mengucapkan terimakasih"
"Rumah sakit ini milik keluarga Wilson tuan,nyonya.. mereka jarang ke sini..paling sebulan sekali"
"Baiklah.. terimakasih sekali lagi dokter"
__ADS_1
Sang dokter hanya tersenyum menanggapi ucapan terimakasih dari pasangan suami istri itu.