
"Akhirnya datang juga"ucap Richie.
"Haha iya tuan..anda adalah pelanggan tetap kami jadi permintaan anda harus di utamakan..silahkan mau pesan apa?" tanya Alexa dengan senyum terpaksa nya.
"Aku pesan satu CappucCinta"
"Hah.. CappucCinta..apa itu tuan?"
"Cappucino rasa cinta..buatkan yang special"
Alexa hanya bisa geleng-geleng kepala mendengar kata-kata Richie..sudah biasa mendengar gombalannya setiap bertemu.
"Baiklah tuan satu CappucCinta dengan tinggi kerinduan yang mendalam segera meluncur..mohon di tunggu kedatangannya"
Sedangkan Richie tertawa mendengar balasan gombalannya..sungguh dia sangat suka menggoda Alexa entahlah mungkin sudah terbiasa dengan Alexa yang setiap kali bertemu pasti ada saja gombalannya.
Alexa hendak kembali bekerja namun Richie menahannya untuk menemaninya ngopi tentu saja Alexa menolak keras karena dia saat ini sedang bekerja jadi tidak boleh egois dan seenaknya sendiri.
"Kau mau kemana?" tanya Richie sambil menahan tangan Alexa.
__ADS_1
"Saya harus kembali bekerja tuan..maafkan saya..permisi" ucap Alexa sambil mencoba melepaskan tangannya.
"No..temani aku di sini"
"Hah..tuan maaf saya harus bekerja lagi..lain waktu saja"
"No aku hanya ingin kau menemaniku di sini biar aku yang menggajimu nanti juga urusan bosmu aku yang handle"
"Astaga tuan..huhh baiklah saya temani"
Alexa akhirnya mengalah karena Richie sudah meminta ijin pada manager cafe tempatnya bekerja lewat sebuah oesna singkat.. benar-benar tidak bisa di bayangkan kehidupan nya yang semula monoton sekarang jauh lebih berarah.
Kedua manusia itu terhanyut saling cerita tentang kehidupan masing-masing tidak ada batasan..Alexa nyaman di dekat Richie begitupun sebaliknya.. sama-sama nyaman jadi memudahkan mereka menyatu dalam segala kondisi.
"Hubby triple belum ada kabar kah?" tanya Laura pada Rey.
"Belum baby..sabar ya biarkan mereka menikmati waktu nya" ucap Rey memberika pengertian pada Istri nya.
"Tapi aku rindu triple by..sudha seminggu mereka berlibur tapi belum ada tanda-tanda akan kembali huhh kesel by"
__ADS_1
"Hey kau bukan anak remaja lagi baby..jangan merengek begitu nanti ku makan kau"
"Ishhh apa sih by mesum terus"
Rey dan Laura bercerita tentang awal kehidupan cinta mereka hingga kini menjadi nenek dan kakek dari banyak cucu..sungguh kehidupan yang dulunya tak terlalu berwarna kini semakin bertambah warna semenjak kehadiran para cucu-cucu hebat dan pintarnya.
*
*
Sedangkan Genie, Via dan Grace saat ini tengah nongkrong cantik di sebuah cafe langganan mereka.
"Ngomong-ngomong gimana kabar hubungan mu sama Bryan?" tanya Genie penasaran.
"Semakin dekat..Bry juga semakin berubah..kemarin sempet di culik sama ka Gio dan di pulangin pas udah macho aku bener-bener speechless dan terkejut liat perubahan dalam diri Bry" jelas Via menjabarkan perubahan Bryan semenjak di culik Gio.
"Hahahaha entahlah ka Gio kasih makan apa tuh anak orang" celetuk Grace sekenanya.
Mereka maish lanjut ngobrol cantik..tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang mengintai salah seorang dari ketiga gadis itu..mata yang memancarkan kebencian juga permusuhan pada orang yang di tatapnya.
__ADS_1
"Bersenang-senang lah kau saat masih bisa sebentar lagi kau akan menangis darah di hadapanku dan aku akan emnjadi kematianmu" ucap seorang wanita yang membenci salah seorang dari ketiga gadis itu.
Sedangkan para gadia itu memutuskan untuk pulang ke rumah masing-masing..Grace puknag ke apartemen nya untuk menyelesaikan pekerjaan nya yang masih tersisa sedikit, Genie menuju rumah mode nya yang dia kelola bersama Laura dan Gia..sedangkan Via dia pulang ke rumah karena merindukan kamarnya yang sejak pagi belum dia jamah.