Gadisku Super Polos

Gadisku Super Polos
Ep 51_Harga Mahal


__ADS_3

#Flashback......


Rachel kembali dari toilet dan mendapati meja tempatnya makan kosong..Genie,mommy, anak-anak hanya ada Denish dan Danish dimana putrinya Calista berada..apakah di bawa mommy atau Genie.


"Calista kemana..apa di abea mom dan Genie..kenapa Danish dan Denish di tinggal sendirian?"


Tak berapa lama menunggu akhirnya Genie datang dengan membawa segelas minuman namun tak terlihat Calista bersamanya.. pikirannya melayang mungkin bersama Laura..Rachel masih positif thinking sampailah Laura datang namun tak bersama Calista..seketika Rachel panik.


"Mom.. Calista mana mom?"


"Loh..bukannya sama Genie ya tadi?"


"Nggak mom Genie tadi habis pesen minuman lagi.. kirain mommy bawa Calista?"


"Nggak..mom baru selesai terima telepon dari yayasan..bukannya tadi mom titip sama kamu ya Gen kenapa bisa lalai sih?"


"Sorry mom"


Rachel panik bukan main..hanya ada kedua putranya yang masih terlelap dalam stroller nya.. Calista..entah dimana putrinya berada saat ini..semoga anaknya tidak apa-apa.


"Mom Calista mom..hiks.. Calistaaaaa"


Rachel histeris ketika menyadari sang anak telah hilang..Laura panik seketika menenangkan Rachel yang tengah di Landa panik..tak berapa lama kemudian Rachel tak sadarkan diri karena syok mendengar kabar tak mengenakan.


"Rachelll..astaga.. Genie suruh pengawal bantu angkat Achel..astaga ya ampun nak"


#Di Rumah.......


"Achel bangun nak..ya ampun bagaimana ini.. Gen hubungi kakamu lagi cepat"


"Iya mom"


Genie menghubungi Gian dan mengatakan bahwa anaknya di culik dan Rachel tak sadarkan diri..kepanikan melanda Gian terdengar dari nada suaranya.


"Maafin Genie mom..Genie lalai..ini salah Genie hiks"


"Sudah sayang..ini sudah terjadi mau bagaimana lagi"


Genie semakin terisak..dia tak tau kenapa masih ada saja orang yang tega Melakukan hal bodoh begini.


Rachel sadar dan histeria memanggil anaknya..Laura dan Genie spontan memeluk Rachel dengan erat.


"Anakkuuuuu..huhuhuhu dimana kamu nak hiks..huhuhuhu"


Tak berapa lama ponsel Rachel berbunyi..Rachel mengangkatnya siapa tau dari Gian dan sudah menemukan anaknya.


"Siapa Achel?"


"Nggak tau mom..no name"


Rachel mengangkatnya terdengar suara seorang pria yang begitu dia kenali..benarkah ini dia.

__ADS_1


"Halli Achel.. bagaimana kabarmu?"


"Saiap kau?"


"Wohooo santai Achel..kau tak merindukan ku kawan?"


"Ken..apa maumu?"


"Mauku datanglah ke hotel xx jika kau ingin bertemu dengan anakmu..jangan memberitahu siapapun ingat keselamatan anakmu tergantung padamu"


"Apa maumu brengsek..sialan"


"Aku hanya mau kau bersujud kepada ku dan mencium kakiku"


"Bedebah..sialan.. Brengsek..arghhhh akan ku bunuh kau"


Sambungan terputus..Rachel bangun dan hendak pergi namun tertahan oleh Genie dan Laura yang sedari tadi mencuri dengar percakapan Rachel.


"Achel kau mau kemana?"


"Achel harus pergi mom.. Calista dalam bahaya"


"No Achel.. stay here..Gian dan Daddy sebentar lagi sampai..jangan gegabah"


"Tapi Calista dalam bahaya mom..bajingan itu menculik Calista hiks"


#Flashback end........


Rachel masih meronta melepaskan diri namun tertahan dengan kuat oleh tangan Genie dan Laura hingga Gian dan Rey datang dan langsung mengambil alih tugas Laura dan Genie.


#Skip>>>>>>


Gian masuk kedalam kamar hotel itu dan tidak menemukan siapapun disana..sudah Gian duga..ini pasti jebakan yang di buat dua bajingan itu untuk menjebak Rachel dan mempermainkan nya.


"Keluar atau ku runtuhkan kamar ini" ucap Gian dingin dengan nada penuh ancaman.


Benar saja tak berapa lama muncullah 3 orang pria yang telah siap untuk melakukan pesta kecil yang telah Naomi dan Ken siapkan untuk menggagahi Rachel nantinya.


Gian menatap penuh amarah pada ketiga laki-laki yang sudah teller akibat obat Laknat..Gian tersenyum miring melihat ketiganya..Gian menyuruh anak buahnya untuk menyingkirkan pada cecunguk itu.


"Jika kalian masih tidak mau keluar maka terpaksa akan ku hancurkan kamar ini hingga menjaga reruntuhan"


Ken dan Naomi keluar dari kamar mandi dengan menggendong Calista yang menangis..Gian tersayat mendengar suara tangis pilu sang anak..beraninya dia bedebah itu membuat anaknya menangis.


"Lepaskan anakku dan pergilah"


"Cih tidak semudah itu..kau serahkan duku jallang itu baru ku berikan anakmu" ucap Ken menantang Gian.


"Untuk apa?"


"Untuk ku jadikan pemuas ranjang ku hahahaha"

__ADS_1


"Sialan.."


Gian sudah benar-benar geram dengan tingkah Ken..dia menodongkan pistol pada ken namun terlebih dahulu Ken menodong nya pada Calista.


"Beraninya kau brengsek?"


"Turuti permintaan ku maka anakmu bisa lepas"


Gian tak menjawab..dia menatap tajam pada Ken yang sudah benar-benar menguji kesabaran nya.


Tanpa banyak bicara lagi Gian menerjang Ken yang tengah lengah..dia menendang Ken hingga Ken tersungkur dan terjatuh ke lantai.


Gian terus menghadiahkan bogem mentah nya pada Ken yang sudah sangat lancang menculik dan membuat Rachel hampir depresi..dia tak bisa memaafkan perbuatan bedebah itu.


Puas menghajar Ken..kini tatapannya beralih pada Naomi yang sudah berkeringat dingin..dia mendekati Naomi dan ingin mencekik leher wanita itu dengan keras tanpa ada rasa belas kasih.


Setelah Calista di baringkan di tempat tidur dan tanpa aba-aba Gian langsung mendekat ke arah Naomi sontak Naomi mundur hingga terbentur pada sisi ranjang.


"Tuan..kau mau menggodaku?" ucap Naomi dengan masih ketakutan


"Tidak Sudi"


"Ayolah tuan..aku lebih bisa memuaskan mu di atas ranjang loh"


Gian tak tahan lagi dia mencekik leher Naomi hingga membuatnya hampir tiada.


"Uhukkkk kau gila hah uhukkk"


"Jika aku gila,lalu kau apa?"


"Sialan"


Gian menyuruh anak buahnya membawa Naomi dan Ken ke markas kematian yang ada di negara A itu..dia rindu bermain-main dengan Leon and the geng.


"Pastikan mereka hanya kehilangan jari-jari nya saja.. karena aku sendiri yang akan membunuh kedua bajingah itu.. inilah harga mahal yang harus mereka bayar karena sudah berani membuat wanitaku hampir depresi"


Gian menggendong Calista yang menangis sejak tadi..sakit rasanya melihat anak nya menangis seperti itu.


"Sayang jangan menangis ya..ini Daddy sayang..ayo kita pulang..maafkan Daddy ya nak"


#Skip>>>>>>


"Achel bangun sayang..lihat siapa yang ku bawa" ucap Gian.


Rachel menggeliat dan mengerjapkan matanya berkali-kali..dia melihat wajah Gian dengan senyum..tak terasa setetes air matanya jatuh tanpa di sadari.


"Sayang bangunlah..Calista sudah aman"


"Dimana Calista Gian..anakku dimana hiks"


"Sayang lihat aku"

__ADS_1


Rachel menatap Gian lekat..tatapannya penuh dengan kesakitan dan kesedihan..tak kita melihat mata sayu Rachel Gian memeluknya erat.


"Anak kita sedang tidur di sebelah mu sayang"


__ADS_2